Audit Siklus Pendapatan Pada CV. Bagus Agriseta Mandiri

Avatar of news.Limadetik
Audit Siklus Pendapatan Pada CV. Bagus Agriseta Mandiri
FOTO: Profile Usaha

OLEH : Shofiyah Maulidiyah
NIM : 202010170311311)
Fakultas/Prodi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis/Akuntansi
Universitas Muhammadiyah Malang

_________________________________________

NEWS.LIMADETIK.COM – Secara harfiah tujuan utama didirikannya suatu perusahaan adalah untuk memperoleh profit atau pendapatan. Selain fokus untuk tujuan lingkungan dan kemajuan sosial, memperoleh pendapatan atau tujuan profit merupakan alasan paling utama sebuah perusahaan didirikan. Pendapatan adalah bentuk imbalan yang akan didapat perusahaan dari aktivitas bisnis yang dijalankan, baik dari pemberian barang atau jasa yang ditawarkan. Pendapatan merupakan bagian terpenting dalam operasi suatu perusahaan, karena jumlah pendapatanlah yang akan menentukan laba atau ruginya perusahaan, yang berarti pendapatanlah yang menjamin keberlangsungan dari perusahaan itu sendiri.

Karena tadi disebutkan pendapatan adalah bagian terpenting dalam operasi perusahaan, maka untuk melihat keakuratan penyajian serta pelaporannya, pendapatan juga harus masuk dalam proses audit. Audit pendapatan adalah proses pengumpulan serta pemeriksaan bukti informasi mengenai pendapatan, guna menentukan apakah pendapatan sudah dicatat dan dilaporkan sesuai dengan SAK yang ada.

Yang perlu dilihat dan ditentukan dalam proses audit pendapatan ialah apa saja ruang lingkup pendapatan, bagaimana sistem pengendalian internal yang diterapkan perusahaan dalam menerima pendapatan, bagaimana perlakuan akuntansi yang diterapkan oleh perusahaan saat menerima pendapatan. Dan pada tulisan kali ini penulis ingin menganalisis audit pendapatan pada UMKM CV. Bagus Agriseta Mandiri.

CV. Bagus Agriseta Mandiri merupakan salah satu UMKM yang terletak di Kota Wisata Batu, lebih tepatnya beralamat di Jl. Kopral Kasdi No. 2 Bumiaji, Kota Wisata Batu, Jawa Timur. CV. Bagus Agriseta Mandiri merupakan industri kecil atau UMKM yang berbasis pertanian. Produk unggulan yang dihasilkan pada UMKM ini yaitu, berbagai olahan dari buah apel yang merupakan ikon dari Kota Batu itu sendiri. Produk-produk yang dihasilkan yaitu, dodol apel, jenang apel, sari apel, keripik apel, manisan apel, bakpia apel.

Selain menghasilkan produk olahan dari buah apel, CV. Bagus Agriseta Mandiri ini juga menghasilkan produk olahan dari buah-buah lainnya. Industri ini didirikan oleh Syamsul Huda S.P sejak tahun 2001 dan masih beroperasi hingga sekarang. Saat pertama kali melakukan pemeriksaan pada pendapatan, yang harus dilihat terlebih dahulu ialah ruang lingkup pendapatannya. Pada CV. Bagus Agriseta Mandiri pendapatan yang mereka terima dapat berupa tunai atau cash, pendapatan kredit atau piutang, dan terakhir yaitu, pendapatan jasa.

Pendapatan tunai dan kredit merupakan pendapatan mereka atas produk yang telah diproduksi, sedangkan pendapatan jasa merupakan pendapatan yang diterima dari kunjungan wisatawan ke pabrik baik untuk mendapatkan edukasi mengenai pertanian dan budidaya apel, selain itu wisatawan juga dapat belajar mengenai bagaimana cara pengolahan apel yang ada di Bagus Agriseta Mandiri. Menurut penuturan dari pendiri pendapatan paling besar yaitu diperoleh dari piutang, tentunya hal tersebut juga memiliki resiko yang tinggi, alasan mereka menerapkan hal tersebut yaitu untuk memperluas jangkauan pasar mereka, UMKM berkembang lebih besar dan juga membantu UMKM kecil lainnya.

Di dalam suatu organisasi bisnis yang baik, di dalamnya juga harus terdapat sistem pengendalian internal (SPI) yang baik pula. Sistem pengendalian internal ini bertujuan untuk menghindari dan mencegah penyelewengan atau penyimpangan yang mungkin terjadi di suatu perusahaan. sistem pengendalian internal yang diterapkan di CV. Bagus Agriseta Mandiri dapat dikatakan sudah baik walaupun masih terdapat kelemahan pada pemisahan fungsi tugas pada saat penerimaan pendapatannya.

Sistem pengendalian internal yang baik dapat dilihat dengan adanya struktur organisasi, mengadopsi prinsip-prinsip akuntansi, bukti transaksi, informasi yang tepat waktu dan pemisahan fungsi, kebijakan perusahaan.

Berikut ini sistem pengendalian internal yang diterapkan di CV. Bagus Agriseta Mandiri:
1. Struktur organisasi, struktur organisasi di UMKM ini terdiri dari bagian paling atas yaitu pimpinan, dan dibawahnya terdapat middle manajer yang bertugas untuk mengawasi jalannya perusahaan, dan di bawah middle manajer terdapat manajer produksi, manajer pemasaran, dan manajer administrasi dan keuangan.

2. Mengadopsi prinsip-prinsip akuntansi, pencatatan dan pengakuan akuntansi yang ada di CV. Bagus Agriseta Mandiri yaitu mulai dari jurnal umum, laporan laba rugi, laporan posisi keuangan dan laporan arus kas, yang semua itu sudah dicatat dan dilaporkan oleh CV. Bagus Agriseta Mandiri. Yang artinya untuk ukuran perusahaan yang masih UMKM pencatatan yang dilakukan sudah sangatlah lengkap.

3. Bukti transaksi, CV. Bagus Agriseta Mandiri melakukan pencatatan dan mengadakan bukti transaksi untuk pendapatannya, baik pencatatan secara manual atau pencatatan secara komputerisasi.

4. Informasi yang tepat waktu, CV. Bagus Agriseta Mandiri melakukan pencatatan atas pendapatannya setiap hari, pada tanggal yang sama.

5. Pemisahan fungsi, untuk pemisahan fungsi pada saat penerimaan pendapatan belum dilakukan. Hal ini dikarenakan pada saat pandemi melanda, CV. Bagus Agriseta Mandiri harus mengurangi jumlah dari beberapa karyawannya. Jadi, untuk saat ini tugas untuk mencatat penjualan, penerimaan kas, pencatatan laporan keuangan dan bagian yang berhadapan langsung dengan pelanggan masih dilakukan 1-2 orang saja.

6. Kebijakan perusahaan, pada CV. Bagus Agriseta Mandiri kebijakan perusahaan yang diterapkan pada saat penerimaan pendapatan yaitu, Perusahaan hanya menggunakan mata uang Indonesia yaitu Rupiah dalam setiap transaksinya baik dalam transaksi pendapatan tunai atau kredit. Tidak terdapat penggunaan mata uang asing, untuk kebijakan pembayaran sendiri perusahaan tidak membatasi dalam jumlah berapa mereka menerima uang tunai atau transfernya, untuk kebijakan penagihan terhadap piutang dan kebijakan mengenai pembeli dari luar kota CV. Bagus juga sudah menetapkannya.

Jadi, dari beberapa poin diatas dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan pendapatan di CV. Bagus Agriseta Mandiri dari penelusuran ruang lingkup pendapatan, dan mengenai analisis sistem pengendalian internal yang telah diterapkan perusahaan sudah cukup baik. Dan seharusnya langkah selanjutnya yaitu pencocokan dan analisis mengenai saldo-saldo dipendapatan. Namun untuk hal itu tidak bisa disebarluaskan mengenai informasinya.

Demikian tulisan mengenai pemeriksaan pendapatan pada CV. Bagus Agriseta Mandiri. Semoga dengan membaca artikel ini, dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca mengenai pemeriksaan pada pendapatan.