Bank Konvensional Termasuk Riba?, Bagaimana Menurut Pandangan Islam?

Avatar of news.Limadetik
Bank Konvensional Termasuk Riba?, Bagaimana Menurut Pandangan Islam?
Ilustrasi
Banner Iklan

OLEH : Afifah Dila Hertanidya
Prodi: Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Malang

______________________________

LIMADETIK.COM – Bank merupakan suatu lembaga yang mengatur keuangan dan memiliki kedudukan yang sangat penting dalam perekonomian di suatu negara. Bank Konvensional sangat bertolak belakang dengan Bank Syariah, yaitu dalam pembagian keuntungan yang bisa didapatkan.

Dalam masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim, hal ini sering menjadi kontroversi, dimana keharaman dan kehalalan Bank konvensional sering menjadi perdebatan dikalangan masyarakat. Tidak sedikit Masyarakat yang beragama muslim yang ragu untuk menabung dan meminjam uang kepada Bank Konvensional. Nah, dalam Penulisan Opini ini akan dijelaskan bagaimana sih pandangan islam terhadap keharaman Bank Konvensional?.

Bank adalah lembaga keuangan yang menyimpan uang dari masyarakat dan menyebarkan kembali uang tersebut ke masyarakat dan memberikan jasa. Meskipun Bank Konvensional dan Bank syariah sama-sama bergerak di lembaga keuangan, akan tetapi terdapat banyak sekali perbedaan diantara keduanya seperti: Dalam Bank Syariah, akad dilakukan dengan memikirkan konsekuensi dunia dan akhirat dengan berdasarkan hukum islam yang sebenar-benarnya, dan tidak akan melakukan akad atau transaksi yang diharamkan oleh islam.

Sedangkan Bank Konvensional lebih mengedepankan urusan duniawi semata,dan dalam prosesnya masih ada beberapa yang melenceng dari ajaran islam. Salah satu perbedaan yang paling mencolok antara Bank Konvensional dan Bank Syariah adalah Proses bagi hasil pada Bank Syariah dan pembagian bunga pada Bank Konvensional.

Dalam proses bagi hasil, penentuan tingginya rasio dibuat saat melakukan akad dengan melihat kemungkinan mengalami keuntungan ataupun kerugian. Sedangkan penentuan bunga dilakukan saat akad dengan berasumsi harus selalu untung.

Dalam Surah Ali Imran ayat 130 dijelaskan larangan memakan riba, akan tetapi pandangan para ahli muslim tidak semua berpendapat bahwa bunga dalam keuangan modern adalah riba, ada yang setuju dan ada yang tidak. Namun sudah banyak ilmuwan muslim yang sepakat terhadap larangan terhadap bunga.

Pendapat yang sangat penting mengatakan bahwa bunga mempunyai sifat yang menimbun kekayaan di sebagian orang saja. Pemasukan bunga tidak sepantasnya bergantung pada ketidakpastian yang akan dialami oleh penerima pinjaman. Pemindahan resiko terhadap pihak lain merupakan suatu pelanggaran yang tidak seharusnya dilakukan.

Transaksi tersebut dapat merugikan sebelah pihak yang bisa menciptakan rasa egois yang bertentangan dengan ajaran islam mengenai ukhuwah, menurut pandangan islam baik peminjam atau yang memeberi pinjaman harus memiliki resiko masing-masing. Islam mengizinkan pengembangan harta duniawi hanya melalui bisnis dan berdagang yang menguntungkan kedua belah pihak.

Namun, banyak sekali orang yang mengembangkan bisnisnya dengan memasukkan praktek riba didalamnya. Di indonesia saat ini, Bank Konvensional perkembang dengan sangat pesat, Bank konvensional memberikan pelayanan jasa yang sangat baik sehingga menarik perhatian masyarakat luas untuk yakin menabung dan meminjam dana di Bank Konvensional. Masyarakat menutup mata dengan kenyataan Bank konvensional termasuk riba, masyarakat seperti ketergantungan dengan peranan Bank Konvensional dalam perekonomian di Inondonesia.

Terdapat beberapa pendapat mengenai riba dengan bunga, yaitu pendapat yang berpandangan pragmatis; yaitu riba berbeda dengan bunga, bunga dibolehkan dalam pengelolaan keuangan modern, Sedangkan konservatif; berpandangan bahwa riba didefinisikan baik sebagai bunga maupun usury, dan aliran yang berpendapat ekonomis; mengatakan bahwa sistem bunga itu tidak adil dan memberatkan sebelah pihak.

Dampak negatif dari bunga Bank Konvensional dapat membebankan nasabah dengan beban bunga yang sangat banyak, sehingga nasabah sering mengalami kesulitan untuk membayar bunga yang melebihi kemampuannya. Ulama kontemporer berpendapat jika bunga Bank Konvensionl haram, dan sebagian ulama yang lain mengatakan tidak apa-apa dan bukan termasuk riba.

Bank Konvensional yang menerapkan sistem bunga adalah haram, disini penulis memberikan Opini yang berpendapat bahwa Bank Konvensional merubah sistem bunga dengan proses jual beli kepada masyarakat yang menabung dan meminjam sehingga terbebas dari sistem bunga.