Berkat Kesigapan Semua Pihak, PMK di Trebungan Bisa Ditangani

Hal ini disampaikannya mengingat di desa setempat sudah berhasil menangani dan terbebas dari PMK hingga 85 persen.

Berkat Kesigapan Semua Pihak, PMK di Trebungan Bisa Ditangani
FOTO: Jamin Hermanto, Kepala Desa Trebungan Kecamatan Taman Krocok

BONDOWOSO, Limadetik.com – Penyakit Mulut dan Kuku atau yang dikenal PMK banyak terjadi di Wilayah Indonesia. Penyakit ini, banyak menyerang hewan ternak dari mulai sapi, kerbau, hingga domba atau kambing, dan tergolong penyakit akut yang penyebarannya melalui infeksi virus dan mudah menular. Namun PMK di Trebungan dapat diatasi dengan baik.

Penyakit ini tidak ditularkan ke manuasia atau bukan penyakit zoonosis, sehingga yang menjadi fokus saat ini adalah jangan sampai penyakit ini menyebar antar ternak yang peka.

Seperti yang terjadi di Desa Trebungan Kecamatan Taman Krocok Bondowoso. Kepala Desa setempat, Jamin Hermanto, mengajak seluruh warganya yang beternak sapi agar selalu mematuhi anjuran pemerintah terkait penanganan PMK tersebut.

Hal ini disampaikannya mengingat di desa setempat sudah berhasil menangani dan terbebas dari PMK hingga 85 persen.

“Alhamdulillah berkat kesigapan pihak Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso yang turun langsung kepada para peternak untuk menangani PMK, akhirnya desa kami mencapai 85 persen tingkat kesembuhan hewan ternak dari PMK” kata Kades Jamin pada Limadetik.com, dikediamannya, Kamis (23/06/2022).

Menurut kades yang juga Wakil Ketua Sentra Komunikasi Aliansi Kepala Desa (SKAK) Bondowoso ini, berharap agar upayanya bersama dinas terkait dalam menangani PMK dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan desa yang lain.

“Selain tetap mengikuti anjuran pemerintah, jika ada gejala PMK sebaiknya masyarakat utamanya peternak sapi untuk langsung melaporkan. Dan sebaiknya jangan dijadikan tontonan karena berpotensi menular pada ternak yang lain” sambung Jamin.

Sebelumnya di desa Trebungan, total ada sekitar 70 ekor sapi yang terjangkit PMK, namun dalam waktu singkat, saat ini sekitar 85 persen dari jumlah sapi yang terpapar sudahsembuh total.

Tinggalkan Balasan