banner podcast

Bupati Bondowoso Tinjau Jalannya Tes Seleksi PPPK

  • Bagikan
Bupati Bondowoso Tinjau Jalannya Tes Seleksi PPPK
FOTO: Saat Bupati Salwa tinjau tes PPPK
Banner Iklan

BONDOWOSO, Limadetik.com – Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin meninjau jalannya ujian tes seleksi bagi Pegawai Pemerintah dalam Perjanjian Kerja (PPPK).

Peninjauan tersebut dilakukan di tiga lokasi. Yakni, SMA Negeri 2 Bondowoso, SMK Negeri 3 Bondowoso, dan SMK Negeri 1 Bondowoso.

Bupati Salwa menerangkan, ada 1.978 orang yang turut serta dalam ujian.

“Karena banyaknya peserta ujian ini maka ujian pun dilakukan di tiga tempat. Sehingga, tak terjadi penumpukan, jadi dipecah di tiga tempat,” kata Bupati Salwa pada awak media usai peninjauan, Kamis (16/9/2021).

Dirinya juga menerangkan, untuk kuota Bondowoso adalah 1.908 orang. Dengan banyaknya kuota ini, pihaknya melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso (Disdikbud) akan melakukan pemetaan.

Tujuannya untuk menyebar guru yang lolos tes ke masing-masing lembaga yang membutuhkan, bahkan hingga ke pelosok pedesaan.

“Kalau sekarang masih belum kita petakan. Mestinya begitu, daerah pinggiran juga diperhatikan, tidak hanya di kota” tambah Bupati.

Sementara menurut Kepala BKD Bondowoso, Asnawi Sabil, untuk mencukupi kebutuhan guru di Bondowoso, maka sebarannya harus merata di semua daerah yang membutuhkan.

“Standar kompetensi, standar kualifikasi guru ada pemerataan sehingga tidak ada lagi daerah yang tenaga gurunya terbatas, kualifikasinya minus, di kota sangat unggul di daerah-daerah tertentu minus” terang Sabil.

Menurutnya, kebutuhan tenaga pendidik menyesuaikan dengan Dapodik (Data Pokok Pendidikan).

Data tersebut akan terus diperbaharui seiring banyak guru yang memasuki masa pensiun. Adapun, kebutuhan guru sendiri merata di berbagai mata pelajaran baik di tingkat SD-SMA.

“Dinamika guru kan ada yang pensiun kapan saja. Karena bagaimanapun banyak guru yang menjelang purna bakti” tambahnya.

Informasi yang dihimpun Limadetik.com, ujian digelar pada 13-18 September 2021 di 10 kelas di tiga sekolah. Masing-masing kelas berkapasitas 25 orang.

Per hari ujian dilaksanakan dua sesi dengan durasi tiap sesi adalah 2 jam 40 menit.

Mereka mengikuti ujian Computer Assisted Test (CAT) dengan jumlah soal sebanyak 155.

Terperinci soalnya yakni seleksi kompetensi teknis ada 100 soal, seleksi manajerial 25 soal, seleksi manajerial sosial kultural 20 soal, serta seleksi kompetensi wawancara 10 soal.

Jumlah peserta yang memenuhi syarat yakni sebenarnya mencapai 2.032 orang. Namun, yang 54 di antaranya mengundurkan diri.

Kemudian, ada 10 orang peserta yang akan mengikuti ujian di tahap ke II pada bulan Oktober 2021 mendatang.

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.