banner podcast

Bupati Sumenep Tegaskan PISEW Harus Digunakan Tepat Sasaran

  • Bagikan
Bupati Sumenep Tegaskan PISEW Harus Digunakan Tepat Sasaran
FOTO: Bupati Sumenep Achmad Fauzi SH.MH saat membuka Rapat Koordinasi Pertemuan Kecamatan (PK) I di Kedai HK
Banner Iklan

SUMENEP, LimaDetik.Com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi SH.MH secara tegas mengatakan agar penggunaan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) harus tepat sasaran, tepat manfaat dan juga tepat waktu.

Hal itu dikatan Bupati pada tahun 2021 ini, Kabupaten Sumenep mendapatkan program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) untuk 43 desa yang tersebar di 20 Kecamatan yang ada. Itu semua dalam rangka meningkatkan infrastruktur kewilayahan dengan memperhatikan kualitas sesuai aturan yang berlaku.

Dalam sambutannya Bupati Sumenep saat membuka Rapat Koordinasi dan Pertemuan Kecamatan (PK) I di kedai HK menyampaikan, bahwa setiap kegiatan pelaksanaan PISEW harus bisa memperhatikan pertanggung jawabannya sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Jangan sampai pelaksanaan program PISEW ini mengabaikan tanggung jawab sehingga menimbulkan masalah hukum dikemudian hari. Maka semuanya harus sesuai ketentuan dan kualitas” katanya, Senin (12/4/2021).

Oleh karenanya, Bupati Achmad Fauzi meminta semua pihak dan elemen di desa bersama-sama ikut aktif melakukan monitoring dan evaluasi secara terus menerus, agar hasil pelaksanaan programnya terbukti dengan tidak menimbulkan persoalan seperti kualitas pekerjaannya.

Ia juga menekankan agar PISEW senantiasa mengedepankan aspek teknis dalam pelaksanaannya guna memperdayakan masyarakat, dengan sasaran adalah terbangunnya infrastruktur dasar skala wilayah kecamatan, guna mendorong pengembangan sosial dan ekonomi lokal, berdasarkan potensi atau komoditas unggulan sehingga dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat yang ada.

“Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan bantuan PISEW untuk Kabupaten Sumenep pada tahun 2021, total anggaran dananya sebesar dua belas miliar rupiah. Tentunya hal ini harus benar benar digunakan sesuai peruntukan kebutuhannya” terang suami dari Nia Kurnia tersebut.

Maka tambah Bupati, program PISEW tersebut harus mampu mendorong pembangunan daerah dan melalui programnya benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, Ir. Moh. Jakfar, MM menyampaikan, kecamatan yang menerima program PISEW tahun ini rata-rata anggaran dananya sebesar enam ratus juta Rupiah. Dengan demikian anggaran tersebut bisa diperuntukkan sesuai apa yang menjadi kebutuhan utama di desa tersebut.

“Kita meminta agar bantuan ini benar benar dipergunakan untuk kebutuhan utama. Dan Kecamatan penerima program PISEW adalah Pragaan, Lenteng, Ganding, Guluk-guluk, Ambunten, Rubaru, Dasuk, Batuputih, Gapura, Batang-batang, Nonggunong, Gayam, Raas, Sapeken, Saronggi, Pasongsongan, Dungkek, Manding, Batuan dan Kecamatan Arjasa” paparnya.

Untuk secara rinci, Jakfar menjelaskan, yakni desa penerima PISEW yakni Kecamatan Pragaan di Desa Larangan Perreng dan Pakamban Daya, Kecamatan Lenteng Desa Poreh dan Cangkreng, Kecamatan Ganding di Desa Gadu Timur dan Gadu Barat, Kecamatan Guluk-guluk di Desa Bakeong dan Karang Sokon, Kecamatan Ambunten di Desa Ambunten Tengah dan Ambunten Timur, Kecamatan Rubaru di Desa Bunbarat dan Kalebengan, Kecamatan Dasuk di Desa Bringin dan Jelbudan.

Sementara, Kecamatan Batuputih di Desa Batuputih Kenek, Juruan Daya, Gedang-gedang dan Bullaan, Kecamatan Gapura di Desa Karang Budi, Panagan dan Andulang, Kecamatan Batang-batang di Desa Jenangger dan Kolpo, Kecamatan Nonggunong di Desa Sokarame Paseser dan Talaga.

“Untuk Kecamatan Gayam Desa yang mendapatkan PISEW meliputi Gendang Timur dan Gendang Barat, Kecamatan Raas Desa Ketupat dan Jungkat, Kecamatan Sapeken di Desa Sepanjang dan Tanjung Kiaok, Kecamatan Arjasa di Desa Pandeman dan Pabian. Kecamatan Pasongsongan Desa Soddara dan Padangdangan” ungkapnya

Selanjutnya tambah Jakfar, Kecamatan Dungkek Desa Lapa Laok dan Lapa Daya, Kecamatan Manding Desa Kasengan dan Gunung Kembar, Kecamatan Batuan Desa Gunggung dan Patean dan Kecamatan Saronggi Desa Langsar dan Pagar Batu

(yd/yd)

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.