banner podcast

Desa Kesilir Jadi Pilihan Mahasiswa IAI Ibrahimy Banyuwangi Melaksanakan KKN

  • Bagikan
Desa Kesilir Jadi Pilihan Mahasiswa IAI Ibrahimy Banyuwangi Melaksanakan KKN
FOTO: KKN Mahasiswa IAI Ibrahimy Kabupaten Banyuwangi di Desa Kesilir
Banner Iklan

LIMADETIK.COM, BANYUWANGI – Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kesilir. Sekelompok anggota KKN yang diterjunkan terdiri dari 14 orang.

Setiap anggota memiliki tugasnya masing-masing untuk berkomunkasi dengan berbagai intansi, dan bertugas untuk komunikasi setiap Lembaga-lembaga pendidikan, aparatur desa, dan berbagai oraganisasi.

Hal ini bertujuan agar semua anggoota KKN terlibat dalam kerjasama untuk pengumpulan data-data yang dibutuhkan, juga sebagai salah satu memenuhi tugas yang telah diberikan kampus kepada setiap kelompok KKN.

Ketua KKN, Gilang menyampaikan, setiap kegiatan di desa, pihaknya selalu aktif dalam berpartisifasi untuk membantu sekaligus mengumpulkan data, hal itu dilakukan agar selalu mendapat suport dari setiap aparatur desa dan masyarakat, juga dapat menjadi contoh untuk generasi yang ada di Desa Kesilir.

“KKN kelompok 18 selalu memberikan kontribusi pada setiap kegiatan desa dan masyarakat sebagai bentuk pengabdian dan pelaksanaan tugas yang di terima dari kampus IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi” katanya, Jumat (2/8/2022).

Kegiatan-kegiatan yang memiliki sangkut paut dengan anggota KKN lanjut Gilang, selalu berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan dan pantangan yang membuat acara tersebut tidak berjalan sesuai skejul mereka.

“Banyaknya kegiatan pada saat agustusan mampu mereka hendel dengan baik, seperti gerak jalan, bersih desa, pentas seni, wayangan dan lain sebagainya. Selain itu para anggota KKN juga menjalankan tugasnya dengan baik dengan mengadakan FGD yang bertujuan untuk mencari benang merah dari suatu permasalahan yang mereka dapat dari berbagai kalangan baik dari staf desa, masyarakat dan beberapa organisasi” ungkapnya.

Tujuan dari FGD juga mempermudah dalam membentuk Forum Anak Desa (FAD) juga Sahabat Perempuan dan anak (SAPA) mereka laksanakan di kantor balai desa dengan mengundag masyarakat dan beberapa isntansi, seperti Kepala Desa, LPMD, BPD, Fatayat, Muslimat, PKK, Posyandu, IPNU/IPPNU, dan Karang Taruna.

Selain mensosialisasikan FAD dan SAPA juga sekaligus pembentukan struktural agar setiap oraganisasi tersebut memiliki penanggung jawab. Acara tersebut di pandu langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Disamping itu mereka juga mendatangi setiap dusun dengan bertujuan mensosialisasikan terkait progaram yang akan diselenggarakan, lembaga yang ada di desa Kesilir tersebut mendapatkan sosialisasi langsung.

Adapun lembaga di desa Kesilir yakni SD Negeri 1 Kesilir, SD Negeri 2 Kesilir , SD Negeri 3 Kesilir, SD Negeri 4 Kesilir, SD Negeri 5 Kesilir, SD Negeri 6 Kesilir, MI Darul Huda, MI Miftahul Muna, MTs King Abdul Aziz, MTs Al Furqon, SMK Blambangan, SMK NU Bestren King Abdul Aziz, SMK Puspa Bangsa 2, MA Negeri 4 Banyuwangi dan MA Terpadu Trisakti.

“Kami juga memiliki kegiatan dikala malam seperti memberi pembelajaran pada anak-anak di salah satu rumah warga untuk Les, selain itu mereka juga mengajar ngaji di TPQ AL-FALAH. Anggota KKN selalu mendapatkan undangan dari setiap acara yang akan di selenggarakan baik itu acara Desa, Fatayat, Muslimat, dan yang lain. Seperti acara Besih Desa” pungkasnya.

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.