Dinyatakan Sembuh, PMI Asal Sampang yang Terindikasi Tertular Varian Baru Covid-19 Pulang Kampung

Dinyatakan Sembuh, PMI Asal Sampang yang Terindikasi Tertular Varian Baru Covid-19 Pulang Kampung
FOTO: Data yang dikeluarkan pihak Dinas Kesehatan Jawa Timur terkait ditemukan varian baru covid pada 3 PMI

SAMPANG, LimaDetik.Com – Satu Orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur yang terindikasi tertular virus corona varian baru jenis B 1351 asal Afrika Selatan dinyatakan sembuh dan sudah kembali ke daerah asalnya di Kecamatan Sokobanah pada tanggal 20 Mei 2021 beberapa hari yang lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kabupaten Sampang Agus Mulyadi SKM, M.Kes, kepada awak media Limadetik.com ketika dikonfirmasi melalui sambungan telephon seluler, pada Senin (31/05/2021).

“Sudah pulang dan sudah sembuh. Kemarin itu sudah di screening dan diseleksi di Surabaya. Karena mereka dipastikan ada virus, kemudian langsung dirawat di Rumas Sakit Surabaya, Kemudian diobati. Kalau sudah sembuh, baru nanti bisa dipulangkan ke daerah masing-masing” jelasnya.

Ditambahkannya, mereka yang terindikasi tertular varian baru Corona Virus Desease (Covid)-19 dalam masa pemeriksaan dengan menggunakan metode Polymerase Chain Teaction (PCR) dalam masa karantina di Surabaya, harus menjalani masa isolasi di Rumah Sakit (RS) Darurat Lapangan Indrapura Surabaya sebelum dipulangkan.

“Selama 14 hari mereka dirawat disana (Surabaya). Sampai dinyatakan benar-benar bersih virusnya. Sampai 2 kali PCR dengan hasil negatif, baru dipulangkan. Itupun masih dipantau. Jadi virus itu tidak ikut. Termasuk yang kontak kerabnya sudah kita telusuri juga. Kemudian kita juga PCR dan hasilnya negatif. Insya Allah mudah-mudahan aman” ujarnya.

Disinggung terkait penjemputan PMI yang tertular tersebut, Agus menjelaskan, PMI yang tertular di jemput langsung oleh keluarganya sendiri ke Surabaya, tidak satu paket dengan PMI yang sudah dinyatakan aman dari Covid-19.

“Kalau yang sembuh itu dijemput langsung oleh keluarga masing-masing. Karena memang pihak Rumah Sakit itu langsung komunikasi dengan pihak keluarga” jelasnya.

Terpisah, Plt. Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan DPMPTSP dan Naker Kabupaten Sampang Agus Sumarso mengungkapkan, penjemputan akan terus berlangsung hingga bulan Juli 2021.

“Kemarin itu (Minggu, 30 Mei 2021) 18 0rang. Perhari ini sudah 1600 orang PMI yang kita jemput. Penjemputan akan terus berlangsung. Ini perkiraan sektar Juli informasi begitu dari Surabaya” pungkasnya.

(MDS/YD)