banner podcast

DPP SKPPHI Apresiasi Langkah Cepat Kapolri Dalam Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Penembakan Brigadir J

  • Bagikan
DPP SKPPHI Apresiasi Langkah Cepat Kapolri Dalam Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Penembakan Brigadir J
Banner Iklan

JAKARTA, Limadetik.com – Kasus penembakan Polisi vs Polisi baru-baru ini terjadi di Duren Tiga, Jakarta Selatan (Rumah Dinas Kadiv Propam Polri). Kejadian ini melibatkan Brigadir J dengan Bharada E.

Kronologi Polisi tembak Polisi di Duren Tiga ini terjadi di kediaman Rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga Nomor 46 kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

DPP SKPPHI (Dewan Pimpinan Pusat Studi Kebijakan Publik Penegakan Hukum Indonesia) memberikan apresiasi kepada Kapolri Dengan membentuk tim khusus terkait kasus polisi tembak polisi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Ketua Umum DPP SKPPHI Ryanto Sirait, SH, MH saat ditemui awak media di Sekretariat Gedung Linggar Jati, Pulomas, Jakarta Timur pada Jumat (15-07-2022) menyatakan sangat mengapresiasi langkah cepat Kapolri Dalam membentuk Tim Khusus Usut Kasus Penembakan Brigadir J.

“Kami mendapatkan informasi bahwa Kapolri telah membentuk tim khusus diantaranya berisi Tim Internal Polri dan pihak eksternal yaitu Kompolnas dan Komnas HAM dalam mengusut kasus tersebut. Kami yakin tim khusus yang sudah dibentuk tersebut dapat bekerja dengan profesional dan terpercaya, sehingga Kepolisian tetap menjadi terdepan dalam memelihara keamanan di negeri ini” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP SKPPHI Megy Aidillova, ST mengungkapkan ikut berlangsungkawa atas berpulangnya Brigadir J, dan mengharapkan hal ini jangan sampai terjadi kembali di institusi Kepolisian.

“Kami sangat menyayangkan dengan kejadian hal tersebut, kami ikut berdukacita telah menelan korban, polisi yang sangat muda masih merintis jenjang karir. Semoga keluarga korban (Brigadir J) dapat menerima musibah ini dengan sabar dan ikhlas. Kami harap hal ini tidak terjadi lagi di institusi Kepolisian” ulasnya.

Secara terpisah, Ketua DPP Bidang Humas Fandra Arisandi Andika Putra, SH, SHEL menambahkan informasi tentang kasus penembakan terhadap Brigadir J tewas oleh Bharada E berkembang liar di masyarakat.

“Kami yakin, institusi Polri akan melakukan proses ini secara obyektif, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.