Fenomena Mahasiswa Mengerjakan Tugas di Coffeeshop

Avatar of news.Limadetik
Fenomena Mahasiswa Mengerjakan Tugas di Coffeeshop
FOTO : Dian Aizza Yasmien

Oleh : Dian Aizza Yasmien
Universitas Muhammadiyah Malang

___________________________

ARTIKEL – Worklife balance kini sudah menjadi budaya anak zaman sekarang, worklife balance sendiri memiliki makna menyeimbangkan tanggung jawabnya dalam pekerjaan atau penugasan dan hal tidak dikaitkan dengan pekerjaan.

Banyak mahasiswa yang menerapkan budaya tersebut saat mengerjakan tugas atau pekerjaan lainnya, tempat yang cocok untuk budaya tersebut adalah coffeshop. Coffeeshop menjadi pilihan ideal bagi mahasiswa untuk mengerjakan tugas dikarenakan kebanyakan coffeeshop saat ini menyediakan meja dan kursi yang nyaman, wifi koneksinya yang cukup kencang dan tak lupa coffeeshop menyediakan stopkontak, sehingga mahasiswa dengan nyaman mengerjakan tugas di coffeeshop.

Bukankah Fasilitas tersebut sam dengan di rumah atau dikosan bukan? Yaaa tentu saja, namun saat mengerjakan di coffeeshop mahasiswa merasakan suasana baru dan juga mahasiswa dapat menikmati makanan atau minuman yang dipesan atau yang diinginkan.

Selain itu coffeeshop juga cocok untuk mengerjakan tugas Bersama teman, tempatnya yang luas dan menyediakan banyak kursi, yaa itu semua tentu saja bisa dilakukan dirumah atau di kosan namun terkadang jika mengerjakan tugas bersama teman jika di rumah atau di kosan muncul rasa sungkan atau gaenak dengan orang rumah atau penghuni kosan, maka dari itu coffeeshop sangat cocok untuk mengerjakan tugas Bersama teman.

Yaa itu semua tergantung pribadi masing-masing, kalau saya pribadi lebih suka mengerjakan tugas di coffeeshop dikarenakan saya dapat memesan minuman atau makanan yang dapat mengembalikan mood belajar saya dan juga saya merasakan suasana baru dan merasa lebih fresh untuk mengerjakan tugas, mengerjakan tugas dikosan atau rumah juga bisa tapi menurut saya itu cukup membosankan dan merasa kesepian.