Globalisasi di Era Revolusi Industri 4.0 & Society 5.0

Avatar of news.Limadetik
Globalisasi di Era Revolusi Industri 4.0 & Society 5.0
FOTO: Andy Dwi Cahyono

Oleh : Andy Dwi Cahyono
Prodi: Akuntansi/Fakulatas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Malang

_____________________________

ARTIKEL – Globalisasi merupakan fenomena yang sedang berkembang dan mengubah dunia saat ini. Proses globalisasi membuat perluasan dan interkoneksi ekonomi, sosial, teknologi, budaya, dan politik di seluruh dunia. Globalisasi dapat terjadi melalui berbagai macam cara, seperti perdagangan, investasi, migrasi, komunikasi, dan transportasi yang semakin mudah diakses.

Perdagangan bebas dan investasi asing merupakan dua faktor utama dalam globalisasi ekonomi. Perdagangan bebas memungkinkan produk dan jasa dari negara lain masuk ke pasar domestik, sementara investasi asing memungkinkan perusahaan asing untuk menanamkan modal di negara lain. Hal ini meningkatkan kompetisi dan menyebabkan harga barang dan jasa lebih rendah.

Selain itu, faktor penting lain yang mempengaruhi terjadinya globalisasi adalah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terjadi pada era revolusi industri 4.0 dan society 5.0 seperti saat ini. Era industri 4.0 dan society 5.0 merupakan era dimana perkembangan teknologi mengintegrasikan konsep kecerdasan buatan (AI), robotika, internet of things (IoT), dan analitik data untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dalam industri manufaktur, serta meningkatkan kualitas hidup dan mengatasi masalah sosial melalui kolaborasi antara manusia, teknologi, dan lingkungan.

Globalisasi di era teknologi industri 4.0 dan society 5.0 memberikan dampak yang signifikan atau membawa perubahan yang cukup besar dalam cara hidup seseorang. Pada satu sisi, globalisasi yang ditunjang oleh teknologi industri 4.0 memungkinkan perdagangan dan investasi yang lebih luas, yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan. Teknologi industri 4.0 juga menyediakan alat-alat dan platform yang lebih efisien untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Namun, globalisasi juga menimbulkan masalah seperti pengangguran, ketidaksetaraan, dan kerusakan lingkungan. Seperti pada teknologi industri 4.0 yang dapat mengakibatkan penguasaan oleh perusahaan-perusahaan raksasa teknologi, yang dapat mengendalikan pasar dan mengurangi kesempatan bagi perusahaan-perusahaan kecil dan menengah. Namun, globalisasi di era teknologi industri 4.0 juga membawa banyak manfaat, salah satunya adalah peningkatan mobilitas manusia dan kemajuan komunikasi.

Sedangkan dalam era society 5.0, globalisasi menimbulkan tantangan baru seperti kesenjangan ekonomi yang semakin besar antara negara-negara maju dan berkembang, masalah lingkungan yang semakin parah, dan masalah privasi yang semakin kompleks. Sebagai masyarakat global, kita harus menemukan cara untuk mengatasi tantangan ini dan mengejar keuntungan dari peluang yang ditawarkan globalisasi. Hal ini bisa dilakukan dengan memperkuat kerja sama global, meningkatkan kesadaran lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan, serta memperkuat perlindungan privasi individu.

Sebagai sebuah opini pribadi, saya pikir globalisasi di era industri 4.0 dan Society 5.0 adalah hal yang positif. Namun, kita harus tetap waspada terhadap masalah yang muncul dari globalisasi ini, seperti mengambil tindakan untuk mengurangi ketimpangan ekonomi dan sosial yang dapat muncul dari perkembangan teknologi yang cepat, serta menjaga agar teknologi yang digunakan tidak merugikan lingkungan dan hak-hak individu.

Secara keseluruhan, globalisasi di era industri 4.0 dan Society 5.0 dapat memberikan keuntungan yang luar biasa jika dapat mengatasi tantangan yang muncul dan mengejar peluang yang ditawarkan. Maka dari itu, sebagai masyarakat global kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa kita memanfaatkan potensi yang ada untuk mencapai kesejahteraan global yang berkelanjutan.