Inovasi Pembelajaran di Daerah 3T

Avatar of news.Limadetik
Inovasi Pembelajaran di Daerah 3T
Ilustrasi

OLEH : Siti Amalia Mabrurah
Universitas Muhammadiyah Malang

____________________________________

NEWS.LIMADETIK.COM – Inovasi Pembelajaran di Daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) Pendidikan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dikarenakan, berbekal dengan pendidikan yang mumpuni, seseorang dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih berintelektual. Dimana, hal ini sangatlah penting dan memiliki urgensi yang tinggi untuk dilaksanakan secara merata.

Terutama, dalam hal pendidikan yang diberikan kepada generasi muda bangsa. Pembelajaran yang inovatif harus dapat diberikan kepada seluruh anak-anak bangsa, termasuk, anak-anak yang ada di daerah 3T atau daerah terdepan, terluar, dan tertinggal.

Inovasi pembelajaran sangat krusial dalam mendongkrak kualitas pendidikan bangsa. Sehingga dapat dikatakan bahwa, inovasi pembelajaran sangatlah penting untuk dibagikan secara merata kepada seluruh anak bangsa. Di daerah 3T, pendidikan masih dapat dikategorikan sebagai suatu bentuk kemewahan.

Dimana, tidak semua anak-anak yang berada di daerah 3T dapat menikmati pendidikan yang berkualitas. Tidak hanya itu, pembelajaran di daerah 3T juga masih sangat jauh dari kata inovatif serta adaptif.

Bagaimana tidak? Pembelajaran di daerah 3T masih tergolong berkualitas rendah dengan fasilitas pembelajaran yang seadanya dan bahkan cenderung tidak layak. Mengetahui bahwa inovasi pembelajaran memiliki peranan yang begitu penting, namun, tidak dapat diwujudkan dengan baik di daerah 3T, tentu merupakan suatu fakta yang sangat miris. Fakta ini seharusnya dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua.

Terutama, bagi pemerintah dan dinas terkait guna dijadikan sebagai bahan refleksi dan intropeksi. Pemerintah seharusnya merasa malu ketika mengetahui bahwa inovasi pembelajaran masih sangat buruk di daerah 3T. Sehingga, pemerintah dan dinas terkait diharapkan dapat segera mengambil langkah yang tepat dan juga cermat dalam mendorong adanya inovasi pembelajaran yang merata, bahkan, di daerah 3T sekalipun.

Lebih lanjut, tentu masyarakat juga memiliki peran penting dalam mendongkrak inovasi pembelajaran di daerah 3T. Masyarakat harus berhenti berpikir bahwa aspek pendidikan di daerah 3T tidaklah sepenting pendidikan di daerah perkotaan. Dengan menghapus pandangan yang keliru ini, maka masyarakat juga dapat memiliki peran yang strategis dalam membantu terwujudnya inovasi pembelajaran di daerah 3T.

Berbekal kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat inilah, inovasi pembelajaran dapat diberikan secara merata kepada seluruh daerah di Indonesia. Terutama, di daerah 3T.

Penulis: Siti Amalia MabrurahEditor: Wahyu