Kecanggihan Teknologi Tingkatan Kualitas Daya Saing Pelajar

Avatar of news.Limadetik
Kecanggihan Teknologi Tingkatan Kualitas Daya Saing Pelajar
FOTO : Novi Dwi Yanti

Oleh : Novi Dwi Yanti
Prodi : Akuntansi/Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Malang

_____________________________

ARTIKEL – Kecanggihan teknologi yang tidak bisa dibayangkan oleh manusia, hingga saat ini masih menjadi masalah utama dalam proses membentuk manusia yang memiliki kecerdasan dan daya saing yang tinggi. Semua berlomba untuk mendapatkan tempat tertinggi dalam urusan dunia dan tidak bisa disangkal teknologi membantu manusia untuk menggapai posisi tersebut. Tanpa adanya teknologi dan kecanggihan internet, manusia tidak bisa mengembangkan kemampuannya karena adanya batasan-batasan yang tidak bisa dilalui seperti keterbatasan informasi.

Seolah tidak mengenal zaman, teknologi berkembang dengan sangat cepat di setiap tahun. Perkembangan teknologi serta tantangan yang harus dihadapi menuntut pelajar agar mampu mengikuti dinamika kecanggihan yang semakin maju. Inovasi dan kreativitas para developer yang tidak ada batas menciptakan teknologi berkualitas tinggi yang mampu membantu aktivitas harian manusia. Mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan dan seketor lain tidak bisa terlepas dari peranan teknologi.Masa bersinar kecanggihan teknologi mulai dirasakan sejak adanya pandemi Covid-19.

Pada masa pandemi semua aktivitas terhenti secara langsung yang berdampak pada aktivitas ekonomi maupun pendidikan tidak ada pertemuan secara langsung semua berubah menjadi aktivitas online. Kegiatan jual-beli yang awalnya terjadi di pasar dengan adanya pertemuan penjual dan pembeli berubah menjadi kegiatan jual-beli online dengan menggunakan aplikasi online shop. Pandemi yang juga berdampak pada pendidikan, membuat para pelajar tidak bisa datang secara langsung ke sekolah maupun universitas dan berubah menjadi kelas online atau dikenal sebagai sistem daring. Kegiatan online ini yang membuat teknologi semakin dikenal oleh masyarakat.Adanya perubahan alur kegiatan membuat masyarakat mau tidak mau mempelajari teknologi berbasis online.

Tidak berhenti sampai masa pandemi saja, zaman yang semakin modern ini masih menuntut manusia untuk terus berkembang dan tidak ketinggalan informasi mengenai masalah teknologi. Bila diibaratkan masa pandemi hanya sebagai pembuka jalan agar masyarakat mengenal teknologi terbaru. Namun, rintangan dan tantangan terus mengikuti agar manusia dapat memenuhi kebutuhan yang semakin lama semakin kompleks dan tidak ada hentinya. Masalah teknologi di era ini bukan hal yang asing lagi. Pada saat ini pengenalan teknologi sudah dilakukan sejak masih usia dini.

Orang tua mengenalkan gadget dan internet pada anak- anak mereka. Dikutip dari laman web hellosehat.com para ahli sependapat bahwa orang tua sudah mulai mengenalkan gadget pada saat anak sudah berusia 3 tahun ke atas.Pemahaman teknologi semakin diperdalam pada saat anak memasuki jenjang sekolah. Tidak dapat dipungkiri, manusia memang tidak bisa terlepas dari namanya teknologi. Masuk ke jenjang yang lebih tinggi, pelajar di minta untuk mempelajari dan memahami teknologi yang sudah disediakan sebagai kurikulum di sekolah mereka.

Berdasarkan data kajian dari laman internet kemdikbud.go.id kegiatan mengajar dengan basis komputer dan teknologi masih perlu ditingkatkan lagi. Meski dunia sudah menunjukkan perlombaannya dalam kecanggihan teknologi. Negeri kita tanah air tercinta, masih tertinggal. Dari laman kajian kemdikbud.go.id Banyak kendala yang masih harus diatasi seperti kurangnya sarana dan prasarana serta tenaga kerja yang berkualitas. Isu terbaru mengenai kemajuan teknologi dan hakikatnya pada kebutuhan manusia yang membuktikan bahwa teknologi sangat diperlukan untuk kehidupan manusia.

Dikutip dari laman kominfo yang membahas tentang “Tiga Isu Prioritas Digitalisasi dalam Forum DEWG G 20”. Dalam forum ini membahas tentang, digitalisasi sebagai salah satu bentuk usaha untuk membentuk manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Beberapa program direncanakan agar dapat mencapai tujuan menciptakan generasi penerus bangsa yang paham akan perkembangan teknologi diantaranya sebagai berikut , program Digital Talent Scholarship, Beasiswa Kominfo, Gerakan Nasional Literasi Digital, dan sebagai Knowledge Partner DEWG 20, jelas Menteri Johnny. Beliau juga mengungkapkan harapan nya agar pelajar semakin antusias dalam menggali ilmu dan mengeksplorasi potensi digital Indonesia.

Menanggapi tentang teknologi yang menjadi jalan manusia agar menuju kejayaan dengan daya saing yang tinggi. Memang bukan hal yang tabu lagi jika manusia berlomba-lomba untuk belajar teknologi terbaru. Karena, memang pada kenyataan nya manusia dituntut agar bisa mengoperasikan sistem-sistem baru yang belum pernah mereka kenal. Bisa dibilang masa pandemi covid-19 membawa perubahan pada kehidupan manusia. Sejak adanya pandemi covid-19 bahkan setelah pandemi. Kehidupan dan aktivitas manusia seolah terfokus pada yang namanya teknologi, terutama gadget. Semua kegiatan dilakukan secara online. Contoh kecilnya saja dalam hal transaksi, pada awalnya banyak masyarakat yang belum tertarik pada teknologi yang bernama transaksi online dan pembayaran uang virtual seperti QRIS.

Tanggapan masyarakat masih kurang mendukung bahkan ada anggapan yang bisa dibilang sebagai argumen negatif. Meraka menganggap bahwa transaksi online mudah kena tipu dan tidak bisa dipercaya. Setelah pandemi covid-19 terjadi, mau tidak mau masyarakat harus merubah tanggapan dan pikiran nya mengenai transaksi online. Semua orang mulai menggunakan jasa transfer online. Bank di Indonesia pun membaca adanya perubahan ini, sehingga pihak developer menciptakan sistem transfer online yang mudah dipakai dengan hanya memakai handphone tanpa datang ke bank atau ATM.

Dari contoh kecil ini saja kita bisa berasumsi bahwa, manusia harus terus berproses dan tidak bisa mengatakan tidak pada perubahan. Tuntutan akan teknologi seolah tidak berhenti disitu saja. Seperti contoh nyata yang terjadi saat ini, banyak sistem dan teknologi terbaru yang tercipta. Dengan adanya inovasi ini, pelajar dituntut agar bisa menciptakan atau berkontribusi dalam penelitian dan penciptaan teknologi terbaru. Namun, bila dilihat dari keadaan lapang. Pelajar tidak menerima pendidikan teknologi dengan baik. Masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki lagi.

Seperti, kurang nya sarana dan prasarana dalam mendapatkan informasi pendidikan teknologi atau kurangnya sumber daya manusia yang mampu memberikan pengetahuan. Memang jika menyangkut teknologi biaya yang besar tidak bisa lepas dari topik teknologi. Agar bisa menciptakan pelajar berkualitas daya saing tinggi yang paham mengenai kemajuan teknologi. Sekolah dan institut belajar mau tidak mau harus mengeluarkan dana yang besar untuk mendukung sarana dan prasarana pendidikan. Beruntungnya, pelajar saat ini mau berinovasi dan memiliki pikiran yang maju untuk selalu mengikuti perubahan. Tidak berhenti hanya di rangkaian pendidikan di institusi mereka.

Pelajar yang berkomitmen mau mencari informasi bahkan melakukan pelatihan dengan dana mereka sendiri untuk mengasah skill dan kemampuan mereka. Tidak jarang juga, pelajar memanfaatkan teknologi untuk belajar teknologi. Bagaimana bisa memanfaatkan teknologi untuk belajar teknologi? Pelajar mulai melakukan bisnis online dan menghasilkan omset untuk mereka jadikan modal. Ini sudah menjadi bukti nyata bahwa pelajar sebenarnya sudah memiliki daya saing yang tinggi.

Teknologi memang sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Teknologi mendorong manusia agar mau berkembang dan memiliki kualitas tinggi agar mampu bersaing . Terutama untuk generasi penerus bangsa.