banner podcast

Kemenag RI Imbau Tidak Termakan Hoax Terkait Haji 2021, Ini Tanggapan Kasi PHU Kemenag Sumenep

  • Bagikan
Putuskan Haji 2021 Batal Berangkat, Kemenag Sumenep Himbau Jamaah Tetap Bersabar
FOTO: Kasi PHU Kemenag Sumenep Hj.Innani Mukarromah (@arsip limadetik.com)
Banner Iklan

SUMENEP, LimaDetik.Com – Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Khoirizi H. mengimbau agar masyarakat tidak termakan informasi hoax terkait penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2021.

Ia menegaskan kepada masyarakat khususnya jemaah haji tahun 2021 tidak terjebak dalam pemberintaan yang tidak akurat dan hanya menyesatkan masyarkat.

“Kami meminta kepada masyarakat luas agar tidak terjerat, terperangkap dan terjebak dalam pemberitaan hoax terkait perkembangan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2021,” kata Khoirizi melalui pesan singkatnya, Jumat (16/04/2021) seperti dilansir sulsel.kamenag.go.id

Menanggapi hal itu, Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Sumenep Hj. Innani meminta kepada jamaah haji 2021 di Sumenep agar tidak ikut-ikutan memikirkan informasi haji. Sebab menurutnya pemerintah dalam hal ini Kemenag sudah bekerja semaksimal mungkin.

“Saya meminta agar jamaah haji di Sumenep tidak perlu terpengaruh dengan informasi-informasi yang sifatnya justru membuat kita pecah konsentrasi untuk persiapan ibadah” katanya.

Innani justru meminta agar semua calon jamaah haji 2021 di Sumenep untuk lebih focus ibadah, berdoa’a kepada tuhan dan memasrahkan semuanya kepada kehendak Allah. Ia menilai, semuanya adalah kehendak yang maha kuasa.

“Jadi edaran pak Dirjen Kemenag RI itu meminta kepada semua jamaah haji agar tidak percaya kepada informasi hoax hentah itu terkait vaksin yang katanya di Srab Saudi tidak diterima. Baiknya kita tidak usah percaya itu” ungkapnya.

Lebih lanjut Kasi PHU Kemenag Sumenep mengimbau agar jamaah haji tetap menjaga kesehatan, menjaga imun dan menjaga iman lalu bertawakkal kepada Allah, sehingga semuanya tetap sehat.

“Ibadah haji ini adalah panggilan dan kehendak Allah, itu sebabnya kita tetap jaga imun dan jaga iman. Dan kita tau semua saat juga di Arab Saudi masih dalam situasi pandemi, oleh karenanya sekali lagi kita tidak usah hiraukan berita berita yang salah atau tidak jelas” tukasnya.

(yd/azz/red)

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.