KesuksesanZhang Hongchao Memiliki Gerai Mixue Lebih dari 300 Cabang di Indonesia

Avatar of news.Limadetik
KesuksesanZhang Hongchao Memiliki Gerai Mixue Lebih dari 300 Cabang di Indonesia
FOTO: Rachmawati Putri Larasati

Oleh : Rachmawati Putri Larasati
NIM : 202010170311196
Prodi: Akuntansi 5 B
Universitas Muhammadiyah Malang

____________________________

ARTIKEL – Nama brand MIXUE tengah menjadi perbincangan warganet. Sejumlah pihak menyebut Mixue belum memiliki sertifikat MIXUE. Selain itu, brand Ice Cream ini juga viral karena cabangnya selalu ada di setiap tikungan atau perempatan jalan. Mixue mengakui belum memiliki sertifikasi halal. Meski begitu, mengutip laman resmi Instagram @Mixueindonesia, pihak Mixue mengatakan bahwa belum memiliki sertifikasi halal tidak sama dengan tidak halal.

Mixue sendiri telah mengurus sertifikat halal sejak tahun 2021 awal dan hingga sekarang belum selesai. Mixue pun juga membantah bahwa produk mereka menggunakan alkohol, Rum atau mengandung babi.

Untuk diketahui, Mixue menjual produknya mulai dari harga Rp 8 ribu hingga Rp 30.000-an. Ada sejumlah menu yang ditawarkan mulai dari Sundae Boba, Jasmine Tea, Peach Tea, Earl Grey Tea, Squeezed Lemonade dan lain-lain.

SOSOK ZHANG HONGCHAO PEMILIK MIXUE
Dilansir dari berbagai sumber, Mixue didirikan pada tahun 1997. Sosok pemilik Mixue Ice Cream & Tea merupakan seorang pengusaha asal Cina, yakni Zhang Hongchao. Hongchao diketahui mengawali bisnisnya dengan modal sebesar 4.000 Yuan atau setara Rp 7 juta. Saat itu, ia hanya mengandalkan peralatan sederhana yang dirakit sebagai mesin serut, seperti meja pemutar, pemotong, dan sepeda motor.

Di awal merintis bisnis, Hongchao hanya mampu menjual tiga produk saja, yakni es krim, es serut, dan smoothie. Seiring makin banyaknya peminat, ia pun menambahkan menu teh susu pada produknya. Berkat kerja kerasnya, ia memperoleh keuntungan 100 Yuan atau senilai Rp 175.000 dalam sehari. Hongchao menyadari bahwa peluang bisnisnya akan laris terutama saat cuaca panas.

Di tahun 2007, Hongchao kemudian membuka tawaran kerja sama kepada siapa pun di provinsi Henan. Pada tahun 2008, tercatat ia memiliki 180 cabang. Pada tahun 2018, Mixue pun melebarkan usahanya sampai ke luar negeri, salah satunya Vietnam. Sementara, di negaranya sendiri, produk Mixue lebih dikenal dengan nama Mixue Bingchen (XBMC).

SUKSESNYA FRANCHISE MIXUE
Hampir setiap tempat menyediakan es krim karena digemari banyak orang apalagi saat cuaca terik menghadang. Kesempatan inilah yang dilirik oleh Mixue Indonesia untuk menyediakan kedai es krim yang lezat, nikmat, harganya terjangkau, dan rasanya lengkap.

Mixue Indonesia merupakan franchise atau waralaba es krim yang berasal dari Tiongkok dan mulai digemari banyak orang. Dalam satu kota bahkan terdapat beberapa toko Mixue dan hampir semuanya selalu dipenuhi oleh calon pembeli yang ingin mencicipinya.

Bukan tanpa alasan masyarakat mulai menggemari kedai es krim ini. Pertama, karena rasa es krim yang creamy dan lezat. Kedua, karena menu es krim yang tersedia sangatlah variatif. Mulai dari es krim kacang merah, es krim boba, es krim matcha, es krim oreo, hingga milk tea. Ketiga, karena harganya yang cukup terjangkau oleh masyarakat yaitu dimulai dari 8 ribu rupiah saja.

Bisnis es serut ini awalnya hanya sebuah kedai kecil di Distrik Zhengzhou, Henan, Tiongkok. Usahanya memang tidak berjalan mulus dan kerugian kerap ia dapatkan. Namun, kemudian es krim buatannya ini disukai banyak orang dan akhirnya ia berhasil membuka cabang di Tiongkok sejak tahun 2006 dan akhirnya masuk ke Indonesia tahun 2020.

Saat ini ia sudah memiliki kurang lebih 300 gerai di seluruh Indonesia dan 3000 toko di China dan Vietnam. Keberhasilan ini selain dilirik oleh konsumen juga dilirik oleh investor sehingga mendapatkan banyak modal dan usahanya semakin berkembang.

Waralaba es krim Mixue sudah tersebar di berbagai tempat di Indonesia, seperti Jakarta, Depok, Tangerang, Bandung, Surabaya, Denpasar, Bogor, Malang, Lampung, Palembang, Purwokerto, Tasikmalaya, Pangandaran, Yogyakarta, dan masih banyak lagi. Untuk Anda yang tertarik membuka waralaba ini, kurang lebih Anda harus menyiapkan modal sekitar 300 juta rupiah meskipun memang harga ini berbeda-beda di setiap daerah.

Seiring dengan bertambahnya dan semakin banyaknya gerai mixue di mana-mana mulai dari ruko hingga gerai-gerai di mall, netizen di media sosial sampai membuat lelucon tentang franchise minuman satu ini. Dengan maskot yang terlihat seperti snowman berwarna putih, logo Mixue selalu terlihat di mana-mana di setiap sudut kota.

“Wah, hari yang cerah. Tidak mungkin aku menemukan logo Mixue di sini,” kata pengguna Tiktok @ridwanhalimzreal, dikutip Holopis.com, Senin (27/12).

Kemudian Ridwan menunjukkan logo Mixue yang terlihat dari jauh siap berjualan.

Sound Tiktok tersebut pun menjadi sound yang cukup populer di Tiktok dan digunakan untuk menunjukkan setiap tempat yang saat ini sudah diisi dengan gerai Mixue. Sangking banyaknya, netizen sampai membuat lelucon bahwa marketing Mixue pantang melihat ruko kosong. Karena toko Mixue selalu nyempil di mana pun dan kapanpun.

“Bersama Mixue membandun dunia,” kata @anotherien.
“Takut tumah gue jadi Mixue,” kata @kaedahara____.
“Mixue lagi keliling cari ruko kosong,” kata @haiiii_108.

Penulis: Rachmawati Putri LarasatiEditor: Wahyu