banner podcast

Korupsi di Cegah Bukan Lengah

  • Bagikan
Korupsi di Cegah Bukan Lengah
FOTO: Ilustrasi/Kompas
Banner Iklan

Oleh: Rizka Febriyanti
Mahasiswa Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang

Korupsi mempunyai banyak persepsi yang berkembang dengan banyak makna. Hal ini dikarenakan makna korupsi tersebut dapat kita temui dalam berbagai perspektif yang ada dalam masyarakat. Sebagai acuan dari korupsi itu sendiri. Korupsi dikenal dalam masyarakat merupakan kejahatan yang merugikan keuangan negara, mengambil uang rakyat. Ada juga yang menyebut dengan penyalahgunaan kewenangan untuk menguntungkan diri sendiri dan tidak bisa dipisahkan dari kekuasaan karena kekuasaan menjadikan jalan masuk utama untuk melalukan Tindakan korupsi.

Mengapa kasus korupsi masih sering terjadi? Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya korupsi yaitu adanya faktor internal dan eksternal. Dari faktor internal penyebabnya yaitu terlalu memiliki gaya hidup yang konsumtif dan sifat tamak. Gaya hidup yang terlalu konsumtif menuntut individu selalu bergaya yang terlalu berlebih atau glamor. Apabila gaya glamour ini tidak sesuai dengan pendapatan yang diperoleh seseorang, maka ia akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan gayanya sehari-hari yang serba mewah.

Maka memungkinkan bahwa seseorang bisa melakukan Tindakan korupsi. sifat tamak individu terjadi karena individu yang tidak pernah puas akan sesuatu yang ia miliki, sehingga munculah pemikiran seseorang yang ingin mendapatkan lebih yang dapat menyebabkan korupsi yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Lalu ada faktor eksternal yaitu faktor politik, faktor ekonomi, dan faktor hukum.

Pada faktor politik, jaman sekarang ini sifat individualis sangat tinggi dan adanya persaingan antar individu menjadi sangat ketat. Seseorang yang tak memiliki kepribadian baik pasti akan melakukan atau menghalakan segala cara, terutama tindak korupsi agar dapat menang dan duduk di kekuasan tertinggi. Faktor ekonomi, seseorang mungkin punya kebutuhan masing-masing yang berbeda sehingga tidak pernah merasa cukup puas dengan apa yang ia miliki. Faktor hukum, lemahnya Lembaga hukum di Indonesia yang tidak tegas dalam menegakkan hukum. Salah satu penyebabnya mungkin karena ada beberapa orang yang sengaja menyuap aparat penegak hukum agar orang tersebut terhindar dari jeratan hukum yang membuat Lembaga-lembaga anti korupsi semakin lemah.

Pemberantasan korupsi telah menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan kokohnya negara Indonesia serta meningkatkan tujuan nasional. Dalam mewujudkan hal itu Indonesia seharusnya lebih tegas dalam pemberantasan korupsi. bisa kita lihat bahwa di Indonesia banyak upaya yang dilakukan untuk melemahkan hukum yang membuat Indonesia tertinggal dari negara lain.

Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah korupsi di Indonesia ini. Dengan cara Pertama, caranya dengan menutup celah Internasional. Banyak koruptor yang melakukan korupsi menyembunyikan hasilnya di negara lain. Dengan ditutupnya celah internasional maka para koruptor akan lebih mudah untuk dilacak. Kedua, pers yang bebas. Pers yang bebas adalah salah satu pilar dari demokrasi. Semakin banyak informasi yang diterima masyarakat, semakin paham masyarakat akan bahaya korupsi. media yang bebas sama pentingnya dengan peradilan yang independent. Selain berfungsi sebagai alat kampanye mengenai bahaya korupsi media memiliki fungsi yang efektif untuk melakukan pengawasan atas perilaku penjabat publik. Ketiga, mewajibkan penjabat publik melaporkan dan mengumumkan jumlah kekayaan yang dimiliki baik sebelum maupun sesudah menjabat.

Upaya pencegahan bisa dimulai dari diri sendiri dan tak luput dari Kerjasama semua pihak untuk membantu Lembaga KPK mengurangi korupsi yang ada saat ini. Dalam usaha pemberantasan korupsi Indonesia sebaiknya dapat mencontoh Lembaga anti
korupsi di Hongkong yang merupakan Lembaga pemberantasan korupsi terbaik di Asia Tenggara. lembaga anti korupsi yang telah dibentuk yakni Independent Commission Against Corruption (ICAC) telah sukses bekerja memberantas korupsi sehingga permasalahan korupsi di Hong Kong dapat diatasi secara signifikan. Prinsip utama dalam memberantas korupsi di Hongkong yang digunakan oleh ICAC ialah prinsip Zero tolerance yaitu tidak peduli apakah itu merupakan korupsi kecil yang melibatkan pegawai rendahan demi memenuhi kebutuhan dasar hidup sehari-hari atau korupsi yang melibatkan pejabat negara dan pengusaha besar dalam merampas uang jumlah besar, semua berhasil diproses secara pasti di mata hukum (Hongkong).

ICAC memiliki tiga fokus utama yakni penindakan, pencegahan, dan pendidikan. Departemen Operasi bertugas melakukan penegakan hukum melalui peneyelidikan dan penyidikan. Departemen Pencegahan Korupsi Bertugas melakukan pencegahan sebelum terjadinya korupsi. Departemen Hubungan Masyarakat bertugas dalam strategi pencegahan yakni dengan pendidikan dan propaganda kehebatan ICAC. Seperti halnya Hongkong, Indonesia juga memiliki Lembaga anti korupsi yaitu KPK.

KPK merumuskan melalui tiga pendekatan yaitu, pertama melalui pendekatan Pendidikan masyarakat maka akan timbul keinginan untuk melakukan tindak pidana korupsi. Kedua, pencegahan,KPK memahami bahwa korupsi terjadi karena buruk, gagal dan lemahnya
sistem. dan ketiga, penindakan secara tegas dan terukur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

ICAC dan KPK memiliki mekanisme akutabilitas yang sama yakni adanya laporan tahunan serta survei tahunan. ICAC bertanggung jawab langsung kepada Chief Executive Hong Kong, sedangkan KPK bertanggung jawab kepada publik dan juga harus menyampaikan laporan secara terbuka dan berkala kepada Presiden RI, Dewan Perwakilan Rakyat, serta Badan Pemeriksa Keuangan. Dalam melakukan tanggung jawabnya kepada publik, KPK harus melakukan audit terhadap kinerja dan keuangannya, menerbitkan laporan keuangan, serta membuka akses informasi.

Hal yang mendasar tapi sangat penting bagi upaya pemberantasan yang dilakukan adalah memahami latar belakang permasalahan terjadinya wabah korupsi di negara masing-masing. ICAC memahami apa yang menjadi permasalahan mendasar di Hong Kong sehingga bisa merancang strategi yang efektif.

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.