banner podcast

Lantik Dua Kades PAW, Bupati Pamekasan: Tak Boleh Ada Rakyatnya Kelaparan

  • Bagikan
Lantik Dua Kades PAW, Bupati Pamekasan: Tak Boleh Ada Rakyatnya Kelaparan
FOTO: Bupati Baddrut Tamam saat melantik dua kades PAW di Pendopo Agung Ronggosukowati Pamekasan
Banner Iklan

PAMEKASAN, LimaDetik.Com – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam melantik dan mengambil sumpah dua Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW), di Pendopo Mandhapa Agung Ronggosukowati, Rabu (20/01/2021).

Dua kepala desa yang dilantik ini merupakan Kepala Desa Baddurih, Kecamatan Pademawu dan Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Pagantenan Pamekasan. Kepala Desa Pengganti Antar Waktu di antaranya, Humawardah, Kades Baddurih dan Saridah, Kades Tanjung.

Mereka masing-masing sebagai pengganti Kepala Desa sebelumnya yang berhalangan tetap, yakni meninggal dunia.

Pelantikan dua kades perempuan itu disaksikan secara langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Fathorrahman, Sekretaris Daerah, Totok Hartono, Forkopimda beserta beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Dengan ini, saya Bupati Pamekasan melantik saudara sebagai Kepala desa antar waktu, semoga Allah melindungi kita semua,” begitu bunyi petikan kata – kata pelantikan oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

“Selamat dan sukses serta semangat mengabdi bagi dua Kepala Desa yang sudah dilantik,” ucapnya.

Menurut Baddrut Tamam, menjadi pemimpin itu tidaklah mudah, dan harus memiliki keluasan berpikir dengan mempertimbangkan berbagai aspek dalam persoalan yang akan dihadapi.

“Tidak mungkin ada pemimpin yang mendapat hasil luar biasa tanpa upaya luar biasa. Melihat persoalan tidak bisa dari sudut pandang hitam putih, kita harus melihat dari berbagai sudut pandang,” ungkapnya.

Bupati muda ini memberikan pesan, agar kedua Kades PAW memperhatikan kesejahteraan warga yang dipimpinnya.

Tak hanya itu, keberlangsungan dunia pendidikan yang menjadi salah satu program prioritas harus benar – benar dapat diperhatikan dengan baik.

“Saya mohon dengan sangat, agar memperhatikan kesehatan rakyatnya. Betapapun ini beratnya, tidak boleh ada masyarakat desa kelaparan atau miskin,” tandasnya.

(Ar/ADV)

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.