Liabilitas Jangka Pendek Mempengaruhi Profitabilitas dan Arus Kas Koperasi pada Sebuah Perusahaan

Avatar of news.Limadetik
Liabilitas Jangka Pendek Mempengaruhi Profitabilitas dan Arus Kas Koperasi pada Sebuah Perusahaan2
bookkeeper inspector calculated and checking balance account. accounting and auditing concept.

Oleh : Nabillah Mutiara Finika
NIM : 202010170311355
Prodi: Akuntansi
Universitas Muhammadiyah Malang

________________________

ARTIKEL – Berdirinya suatu perusahaan pada prinsipya memiliki tujuan yang ingin dicapai. Salah satu tujuan tersebut yaitu untuk terus maju dan berkembang. Untuk melihat kemajuan sebuah perusahaan dapat dilihat dari segi keuntungan yang dicapai oleh perusahaan. Perusahaan dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitasnya baik dalam hal produk maupun pelayanan. Perusahaan dihadapkan pada suatu keputusan penting untuk meningkatkan kemampuannya dalam memperoleh laba melalui pengelolaan manajemen yang tepat.

Saat ini persaingan bisnis tidak hanya dari dalam negeri saja tetapi sudah mencakup dalam skala global. Salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk mengikuti persaingan bisnis adalah pengelolaan keuangan. Pada kondisi ini perusahaan harus siap dalam menghadapi persaingan bisnis untuk dapat terus maju. Dalam menghadapi persaingan perusahaan perlu menyediakan dana yang cukup besar untuk mengembangkan usahanya. Untuk pemenuhan dana yang besar tersebut, perusahaan membutuhkan sumber pendanaan dari luar seperti hutang. Tidak sedikit perusahaan lebih memilih menggunakan hutang sebagai sumber dananya dibandingkan dengan sumber ekuitas karena pada umunya bunga yang dibayarkan oleh perusahaan yang menggunakan hutang dapat digunakan untuk mengurangi pajak penghasilan, sehingga pajak penghasilan yang harus dibayarkan oleh perusahaan lebih kecil.

Penghematan pajak penghasilan merupakan suatu manfaat yang menguntungkan bagi perusahaan, tetapi hal terpenting yang perlu diingat oleh setiap perusahaan, bahwa dalam penggunaan hutang jangka pendek akan menimbulkan kewajiban finansial, baik dalam bentuk pembayaran bunga maupun angsuran pokok pinjaman. Oleh karena itu setiap perusahaan harus berhati-hati dalam penggunaan sumber dana yang berasal dari hutang, agar tidak menimbulkan kesulitan likuiditas jangka panjang, dalam artian perusahaan tidak mampu memenuhi kewajiban jangka pendek tepat pada waktunya, yang dapat berakibat pada resiko kebangkrutan.

Perusahaan dihadapkan pada suatu keputusan penting untuk meningkatkan kemampuannya dalam memperoleh laba melalui pengelolaan manajemen yang tepat. Semakin tinggi profitabilitas yang dimiliki oleh sebuah perusahaan maka berarti akan semakin baik juga nilai perusahaan tersebut, begitu pula sebaliknya. Jadi rasio kemampulabaan akan memberikan jawaban akhir tentang efektifitas manajemen keuangan perusahaan, karena rasio ini memberikan gambaran tentang tingkat pengelolaan suatu perusahaan. Sebagian besar stakeholder perusahaan menggunakan rasio profitabilitas untuk mengukur tingkat efisiensi kinerja suatu perusahaan terkait.

Dan manajemen perusahaan harus mampu membuat perencanaan yang baik dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang dimiliki secara efisien juga efektif mengenai kinerja perusahaan. Untuk dapat mengetahui kinerja setiap perusahaan harus menyajikan suatu laporan keuangan pada satu periode. Laporan keuangan digunakan sebagai dasar untuk menentukan atau menilai posisi keuangan perusahaan, dimana hasil analisis tersebut digunakan oleh pihak – pihak yang berkepentingan untuk mengambil suatu keputusan. Selain itu laporan keuangan akan dapat menilai kemampuan perusahaan untuk memenuhi persediaan bahan baku, kewajiban – kewajibannya, serta hal – hal lainnya yang berhubungan dengan keadaan finansial perusahaan.

Untuk itu setiap perusahaan diwajibkan menyusun laporan arus kas dan menjadikan laporan tersebut sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan untuk setiap periode penyajian laporan keuangan. Laba bersih yang dihasilkan suatu perusahaan belum menjamin bahwa perusahaan tersebut memiliki uang kas yang cukup. Untuk menjalankan operasi, melakukan investasi, dan membayar hutang, perusahaan benar-benar harus memiliki kas bukan memiliki laba bersih. Karena itu, bagi investor sangat penting untuk menganalisis sampai sejauh mana efesiensi perusahaan dalam mengelola kasnya.

Tujuan utama laporan arus kas adalah menyajikan informasi yang relevan tentang penerimaan dan pengeluaran kas suatu perusahaan selama satu periode. Dengan dibuatnya laporan arus kas, setiap perusahaan dapat memprediksi kemajuan perusahaan di setiap tahun berjalan dan perusahaan tidak mengalami kerugian seta kebangkrutan.

Dimana hal ini dapat dilihat dari penyajian laporan arus kas yang disusun oleh bagian keuangan untuk mengevaluasi seluruh kegiatan yang telah dilakukan oleh perusahaan. Apabila perusahaan telah melakukan hal tersebut, diharapkan perusahaan akan tetap bertahan walaupun terkadang kondisi ekonomi tidak stabil keadaannya. Sebagai perusahaan besar tidak terlepas dari berbagai macam resiko dalam mencapai tujuannya. Namun beberapa perusahaan di Indonesia tidak sedikit yang mampu bertahan ditengah kondisi perekonomian tersebut.

Berdasarkan beberapa perusahaan di Indonesia dapat diketahui bahwa melaporkan perhitungan hutang jangka pendek berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilias, hal dapat dilihat dengan tingkat signifikansi dengan meningkatnya pembelian bahan baku setiap perusahaan ini menandakan tingginya angka produksi pada perusahaan di Inonesia hal ini juga diharapkan dapat melancarkan siklus keluar masuknya aliran dana untuk dapat digunakan dalam memenuhi segala kebutuhan perusahaan.

Pada beberapa perusahaan di Indonesia menguji pengaruh Hutang Jangka Pendek dan Persediaan terhadap Arus Kas Operasi, hasil dari beberapa penelitian dapat dijelaskan sebagai berikut:

Pengaruh Hutang Jangka Pendek terhadap Persediaan Dari hasil regresi ditemukan bahwa Hutang Jangka Pendek berpengaruh signifikan dan positif terhadap Arus Kas Operasi beberapa perusahaan yang ada di Indonesia. Yang berarti bila terjadi peningkatan Hutang Jangka Pendek maka Arus Kas Operasi akan turun. Kondisi Hutang Jangka Pendek beberapa perushaan disebabkan karena memiliki kewajiban untuk membayar hutangnya.

Kemudian, Pengaruh Persediaan terhadap Arus Kas Operasi Dari hasil regresi ditemukan bahwa Persediaan mempunyai pengaruh yang signifikan dan negatif terhadap Arus Kas Operasi perusahaan yang ada di Indonesia. Hasil ini menjelaskan bahwa besarnya persediaan yang ada secara langsung memberikan andil pada perolehan perubahan arus kas pada 1 tahun. Hal ini disebabkan karena penurunan persediaan barang jadi mengindikasikan adanya penjualan yang berdampak dengan arus kas masuk, sedangkan peningkatan persediaan bahan baku mengindikasikan adanya pembelian bahan baku yang akan mempengaruhi arus kas keluar.

Pengaruh Hutang Jangka Pendek dan Persediaan terhadap Arus Kas Operasi Dari hasil regresi diketahui bahwa penjualan dan hutang Jangka Pendek secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Arus Kas Operasi pada beberapa perusahaan di Indonesia. Dari Hasil regresi kontribusi yang signifikan dari kedua variabel bebas tersebut disebabkan oleh kenaikan kenaikan hutang Jangka Pendek pada tahun tertentu pada perusahaan, dibarengi dengan jumlah kas yang di danai dari hutang membuat Persediaan produksi meningkat yang berdampak pada peningkatan Arus Kas Operasi secara terus menerus.