Opini  

Lunturnya Pancasila pada Generasi Milenial

Avatar of news.Limadetik
Lunturnya Pancasila pada Generasi Milenial
FOTO: Indira Prasetyowati

OLEH : Indira Prasetyowati
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

________________________________

Pengantar
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga opini ini dapat diselesaikan. Kali ini akan membahas mengenai Lunturnya Nilai Pancasila Pada Generasi Milenial. Saya harap opini ini bisa membantu dan bermanfaat bagi para pembaca.

Pendahuluan
Pancasila adalah pilar ideologi bangsa Indonesia dan istilah Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta dan terdiri dari dua kata yaitu panca dan sila. Panca berarti lima. Sila berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan pedoman hidup bernegara dan berbangsa bagi seluruh rakyat Indonesia. Lima ideologi utama yang membentuk Pancasila tercantum dalam alinea keempat.

Pembukaan UUD 1945.
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Perwujudan atau pengamalan Pancasila adalah setiap warga negara Indonesia yang telah memahami dan meyakini kebenaran dan keabsahannya harus mampu menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam bentuk pola pikir, sikap spiritual, perilaku dan tindakan dalam segala hal untuk mewujudkan hidup Pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari berarti Pancasila dijadikan pedoman hidup, pandangan hidup, petunjuk hidup dalam kehidupan sehari-hari, agar seseorang dapat mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan hidup baik lahir maupun batin. Pancasila sebagai dasar negara harus dipraktikkan secara faktual dan meyakinkan.

Fungsi dan kedudukan Pancasila
1. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia.

Sebagai nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia, sesuai cita-cita yang ingin dicapai, sesuai jiwa bangsa Indonesia, dan sebagai acuan melalui penjabaran sarana, sebagaimana Pancasila lahir bersama lahirnya bangsa Indonesia

2. Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia.

Suatu bentuk peran yang menunjukkan individualitas bangsa Indonesia, yaitu sikap, tingkah laku dan tingkah laku bangsa Indonesia yang membedakannya dengan negara lain.

3. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.

Puncak dari pengalaman hidup dalam sejarah bangsa Indonesia yang membentuk sikap, karakter, perilaku, nilai, norma, dan etika yang membentuk pandangan dunia.

4. Pancasia sebagai dasar negara Indonesia.

Mengatur tata kehidupan bangsa dan negara Indonesia yang mengatur seluruh pelaksanaan sistem ketatanegaraan Indonesia menurut Pancasila.

5. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum bagi negara Republlik Indonesia.

Seperti halnya segala sumber hukum dalam negara Indonesia, maka seluruh kehidupan berbangsa di Indonesia berdasarkan Pancasila, maka harus pula berdasarkan hukum. Semua tindakan kekuasaan dalam masyarakat harus didasarkan pada hukum.

6. Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia pada waktu mendirikan negara.

Pada saat negara didirikan negara, Pancasila merupakan kesepakatan luhur yang disepakati oleh para pendiri negara untuk dilaksanakan, dilestarikan, dan dipelihara.

7. Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia.

Karena di dalam pancasila terkandung cita-cita dan tujuan negara indonesia yang harus menjadikan Pancasila sebagai norma atau dasar pemersatu bangsa.

Pendidikan pancasila merupakan bahan ajar untuk pengembangan karakter manusia. Pendidikan Pancasila sangat penting karena merupakan salah satu proses lanjutan pembentukan karakter seseorang yang berlangsung sampai akhir hayatnya. Dengan kata lain, pendidikan pancasila adalah pendidikan ideologis di Indonesia.

Tujuan pendidikan Pancasila adalah mendidik warga negara yang baik yang memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta yang merasakan cinta dan nasionalisme terhadap negara Indonesia.

Problematika
Pancasila sebagai pendidikan karakter bangsa tentunya menjadi dasar pembentukan karakter, dimulai dari pengalaman generasi milenial nilai-nilai Pancasila dalam segala bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Tentu hal ini tersalurkan dengan baik jika pengenalan nilai-nilai pancasila terus dilakukan baik di lingkungan keluarga maupun di dunia pendidikan atau bahkan sosialisasi pengenalan yang dapat dilaksanakan agar generasi milenial tidak hilang. dengan caranya sendiri, justru mereka bisa lebih memahami nilai-nilai pancasila itu sendiri. Namun, saat ini sangat sedikit yang menghalangi nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila untuk diterapkan pada generasi milenial.

Pembahasan
Hal-hal yang dapat melunturkan nilai-nilai luhur Pancasila dapat digolongkan sebagai berikut:

1. Kurangnya peranan pendidikan Agama dalam pembentukan sikap remaja
2. Kurangnya pendidikan Pancasila
3. Kurang efektifnya pembinaan moral yang dilakukan oleh lingkungan (orangtua, sekolah maupun masyarakat
4. Efek globalisasi.

Solusi
Hal-hal tersebut menimbulkan krisis moral yang terjadi pada bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, Pancasila sebagai dasar falsafah berbangsa dan bernegara harus dipahami, dihayati dan diamalkan serta dilindungi oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali dan tidak dapat ditawar. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegahnya antara lain:

1. Memberikan pendidikan agama sejak dini untuk menanamkan ketakwaan dan budi pekerti pada generasi muda Indonesia
2. Mengajarkan pendidikan moral kepada anak-anak sedini mungkin untuk membentuk generasi muda yang berakhlak dan bermoral
3. Mendorong pendidikan pancasila yang harus diwadahi agar dapat menjadi pedoman dan landasan bagi generasi muda
4. Menumbuhkan kesadaran generasi muda Indonesia untuk membangkitkan semangat Pancasila,
5. Menumbuhkan jiwa kebangsaan, misalnya kecintaan terhadap produk lokal,
6. Lebih selektif terhadap dampak globalisasi terhadap bidang politik, ekonomi, dan budaya suatu bangsa.

Sehingga jika beberapa upaya tersebut dapat dilaksanakan dengan baik, maka nilai-nilai luhur Pancasila pasti dapat diwariskan secara turun-temurun. Agar nilai-nilai luhur Pancasila menyatu dalam masyarakat kita dan menjadikan masyarakat kita sebagai pribadi yang kuat yang mengharumkan nama bangsa Indonesia. Simpulan merupakan rangkuman hasil penelitian dengan uraian singkat dan saran yang disesuaikan dengan masalah.

Kesimpulan
Pendidikan Pancasila merupakan bahan ajar untuk pengembangan karakter manusia. Pendidikan Pancasila sangat penting karena merupakan salah satu proses lanjutan pembentukan karakter seseorang yang berlangsung sampai akhir hayatnya.