Mahasiswa PMM Mengedukasi Siswa SD Untuk Penanaman Bambu Hias dengan Hydrogel

MALANG, LimaDetik.Com – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dengan Program Pengabdian masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) gelombang 10 kelompok 86, melakukan sebuah kegiatan sosial berupa penanaman bambu hoki bersama anak-anak yang berada di wilayah RW 01, Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (19/06/21).

Menurut Renaldhi Febriyanto, Ketua koordinator PMM 86 UMM mengatakan, pemakaian hidrogel dalam media tanam merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi intensitas penyiraman. Selain itu manfaat penggunaan media hidrogel ialah mengurangi frekuensi penyiraman atau irigasi hingga 50%.

“Cara ini meningkatkan pertumbuhan tanaman karena air dan nutrisi selalu tersedia di sekitar tanaman sehingga mengoptimalkan penyerapan oleh akar, mengurangi pencemaran lingkungan dari erosi dan pencemaran air tanah, dan lebih ekonomis” katanya.

Mahasiswa PMM Mengedukasi Siswa SD Untuk Penanaman Bambu Hias dengan Hydrogel
FOTO: Peserta PMM 86 UMM saat memberikan pelajaran cara menanam bambu hias di hydrogel pada siswa SD di Kota Malang

Namun disamping itu lanjut Renaldhi, jumlah hidrogel yang berlebih pada media tanam juga akan menimbulkan efek negatif bagi pertumbuhan tanaman, karena kelembaban dalam media tanam terlalu tinggi.

“Tanaman yang akan ditanam dalam media hidrogel harus mempunyai karakteristik seperti halnya, tahan genangan, tahan kelembaban tinggi, tanaman indoor, serta umumnya tidak berkayu dan tidak berbunga” terangnya.

Dikatakan Renaldhi, jenis-jenis tanaman yang sampai saat ini bisa ditanam dalam hidrogel, adalah, bambu rejeki, bamboo hoki, sansiviera, sirih hias, sri rejeki serta tanaman sayuran seperti caisim, selada dan kangkung.

Mahasiswa PMM Mengedukasi Siswa SD Untuk Penanaman Bambu Hias dengan Hydrogel
FOTO: Salah satu siswa SD Kota Malang mulai mempresentasikan cara menanam bambu hias di hydrogel setelah mendapat pembinaan dari Mahasiswa PMM 86 UMM

Selain itu ia juga mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas anak-anak dan penghijauan berskala kecil di era pandemi.

“Penanaman bambu hias ini selain tidak memerlukan biaya yang besar, juga diharapkan agar dapat menyadarkan masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan setiap saat walaupun dimasa pandemi ini” tukasnya.

Penulis: Neli Febriyanti
Editor : Efa BSA