banner podcast

Mahasiswa PMM UMM Membuat Inovasi dan Berkreasi dengan Membuat Desain Motif Ciri Khas Batik Desa Bocek

  • Bagikan
Mahasiswa PMM UMM Membuat Inovasi dan Berkreasi dengan Membuat Desain Motif Ciri Khas Batik Desa Bocek
FOTO; Desain Ciri Motif Batik hasil Mahasiswa PMM UMM bersama UMKM Batik Desa Bocek
Banner Iklan

MALANG, LimaDetik.Com – Pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM) bagi mahasiswa universitas muhammadiyah malang masih berlangsung ditengah masa pandemi COVID-19 ini. Namun, mahasiswa dituntut untuk terus berkreasi dan berinovasi untuk membantu masyarakat mengembangkan potensi desa nya.

Menurut Dian Tamima Salsabila, tahun 2021 ini, mahasiswa PMM UMM kelompok 01 gelombang 10 bersilaturrahmi dengan Ibu Uswatun, pengelola UMKM Batik dengan mengunjungi rumah produksi umkm batik dan juga berdiskusi mengenai kendala pada pandemi covid-19, ada banyak diskusi dengan pengelola sampai desain batik didapat dengan cara menghubungi jasa desain batik dengan tarif 50.000/lembar.

“Dengan masa pandemi covid-19 PMM UMM kami mencoba membantu UMKM batik dengan cara memberikan hasil desain kepada pengelola UMKM Batik. Agar meminimalisir pengeluaran yang dikeluarkan pada usaha batik” kata Dian Tamimi Salsabila, kepada media ini, Sabtu (17/7/2021).

Menurut Dian sapaan akrabanya, proses pembuatan desain batik oleh mahasiswa diharapkan dapat membantu dalam memperkenalkan ciri khas produk batik bocek dan meningkatkan jumlah penjualan produk batik desa bocek.

“Nantinya dari hasil produk yang mahasiswa buat diharapkan dapat di jadikan hasil batik yang dapat dipasarkan kepada masyarakat dan menjadi sebuah keunikan dari desa bocek dengan motifnya” terangnya.

Ditambahkan Dian, setalah produk batik sudah jadi mahasiswa akan berusaha membantu memberikan kemasan produk yang menarik bagi produk kain batik yang telah dihasilkan.

Sementara itu, Ibu Uswatun, pengelola UMKM Batik Desa Bocek menjelaskan, pembuatan kemasan produk merupakan salah satu hal utama yang penting untuk melindungi produk serta dapat menjadi alat marketing untuk menyampaikan brand bocek langsung kepada pembeli.

Menurutnya, pembuatan kemasan produk bertujuan agar nantinya kain batik yang dihasilkan dapat menarik para pembeli dan tetap aman sampai di tangan pembeli, dapat juga menjadi suatu media promosi serta menambah kenyamanan dan efisiensi dalam pendistribusian produk dengan memperjual belikan produk batik melalui media online

“Penjualan ini bisa nanti kami lakukan melalui media sosial, seperti facebook, instragram dan juga jual beli online agar produk motif bocek dapat dikenal secara luas oleh masyarakat” tukas Uswatun.

Penulis: Intan Puspita Sari
Editor : Lisa

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.