Mahasiswa PMM UMM Menanam Tanaman Obat Keluarga Bersama Masyarakat Desa Tlekung

Mahasiswa PMM UMM Menanam Tanaman Obat Keluarga Bersama Masyarakat Desa Tlekung
FOTO: Mahasiswa PMM UMM Kelompok 38 Gelombang 4 saat melakukan kegiatan menanam obat obatan untuk warga

MALANG, LimaDetik.Com – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 38 Gelombang 4, melakukan Kegiatan Penanaman Toga di sekitar lingkungan rumah bersama Ibu Dasawisma.

“Dalam keadaan pandemi covid ini, kami mahasiswa PMM UMM Kelompok 38 Gelombang 4 ingin menciptakan lingkungan yang sehat di sekitar lingkungan rumah warga Desa Tlekung hal ini yang sangat penting untuk diprioritaskan karena mayoritas kegiatan masyarakat yang terikat ke dalam rumah” kata Dinda Ollyvery salah satu peserta PMM Universitas Muhammadiyah Malang, Seni (19/4/2021).

Demi menjaga kesehatan fisik dan mental, lanjut Dinda, sebaiknya lingkungan rumah dilengkapi aspek alam yang menyegarkan. Memelihara tumbuhan di rumah dapat membangkitkan semangat melalui pemandangan dan udara yang menyegarkan.

“Masyarakat Dusun Krajan Kidul termasuk masyarakat yang sudah modern mereka sangat cepat tanggap dalam berbagai aktifitas baik itu aktivitas pribadi maupun kelompok sehingga banyak warga yang sangat antusias atas kehadiran kami Mahasiswa PMM Kelompok 38 Gelombang 04 untuk menyumbangkan sedikit bibit tanaman obat keluarga agar dapat di kelola dengan baik, karena masyarakatnya sudah produktif sangat memungkinkan jika masyarakat juga akan dapat melaksanakan kegiatan bersama kami dengan baik” ungkapnya.

Mahasiswa PMM UMM Menanam Tanaman Obat Keluarga Bersama Masyarakat Desa Tlekung
FOTO: Kompak Mahasiswa PMM UMM melakukan penanamn obat-obatan warga

Selain itu, masih kata Dinda, masyarakat juga dapat memilih tanaman berdasarkan manfaat kesehatannya, seperti Tanaman Obat Keluarga atau biasa disebut tanaman Toga. Toga adalah jenis-jenis tanaman yang mudah ditanam di halaman rumah dan dapat memenuhi kebutuhan obat-obatan suatu keluarga. “Konsep tanaman toga dapat menciptakan kemandirian bagi keluarga karena dapat menanam, merawat, dan memenuhi kebutuhan kesehatan sendiri dengan manfaat dari tanaman obat keluarga sangat beragam” terangnya.

Selanjutnya Dinda membeberkan jenis tanaman yang ditanam, ialah tanamn toga yang kelompok 38 PMM UMM Gelombang 04 tanam, diantaranya, kunyit yang biasanya digunakan sebagai bumbu dapur. Berbagai penyakit dapat diatasi oleh knyit diantaranya adalah anti mikroba, pencegah kanker, mengatasi penyakit maag, menurunkan kadar lemak dan kolesterol dalam darah, anti oksidan, mengatasi rasa mual, pembalut luka dan menghilangkan gatal – gatal pada kulit.

“kami juga menanam Jahe, yang manfaatnya untuk menyembuhkan batuk, meningkatkan kekebalan tubuh, mangatasi masuk angin, sakit kepala, mengatasi mabuk darat dan laut, obat luka memar dan menghambat oksidasi kolesterol” tuturnya.

Disamping itu, tambah Dinda, ada juga Kencur yang manfaatnya antara lain untuk memperlancar haid, menghilangkan rasa lelah, mengatasi batuk dan anti peradangan lambung.

Mahasiswa PMM UMM Menanam Tanaman Obat Keluarga Bersama Masyarakat Desa Tlekung
FOTO: Tak kenal lelah walau saat menjani ibadah puasa, Mahasiswa PMM UMM terus semangat membantu warga

Lengkuas dapat melancarkan peredaran darah, membuang radikal bebas dalam tubuh, penambah nafsu makan, menyembuhkan rematik dan limfa, meredakan diare, mengatasi mabuk darat dan laut dan mencegah tumor. Lidah Buaya dikenal dengan tanaman aleo vera sering sekali digunakan oleh pakar kecantikan untuk menghilangkan jerawat, menjaga kesehatan bulu mata, memperkuat rambut dan menghilangkan ketombe, menghilangkan flek hitam pada wajah dan menutup pori-pori wajah yang terlalu besar.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 38 Gelombang 4 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) diharapkan bisa menciptakan lingkungan yang sehat di sekitar rumah dengan memanfaatkan lahan kosong diperkarangan rumah untuk menanam tanaman toga yang memiliki berbagai macam manfaat.

“Agar dapat menjadikan Desa Tlekung menjadi kampung yang sehat, karena dengan adanya tanaman toga yang melimpah disekitar lingkungan rumah masyarakatnya yang harus di manfaatkan dengan baik. Sehingga dusun Krajan kidul memiliki kebun bersama maupun kebun pribadi untuk membuat olahan bahan obat tradisional” tukasnya.

Penulis : Tim PMM UMM kelompok 38 Gelombang 4
Editor : Wahyu