banner podcast

Mahasiswa PMM UMM Mendirikan Spot Foto untuk Menarik Pengunjung Wisata Rajut Indah

  • Bagikan
Mahasiswa PMM UMM Mendirikan Spot Foto untuk Menarik Pengunjung Wisata Rajut Indah
FOTO: Mahasiswa PMM UMM bersama Kepala Dusun Kecopokan di Wisata Rajut Indah
Banner Iklan

MALANG, LimaDetik.Com – Desa Senggreng merupakan salah satu desa yeng terletak di Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang, desa tersebut memiliki berbagai potensi baik pertanian, pemandian alam serta tempat wisata. Salah satunya adalah Wisata Rajut Indah yang terletak di Dusun Kecopokan, wisata tersebut merupakan salah satu program yang dikembangkan oleh KKBN.

Menurut Verin Ayu, salah satu anggota PMM UMM karena lokasi tersebut yang bertepatan dengan danau juga menjadi tempat penyebrangan bagi warga yang ingin menyebrang ke Desa Kalipare dengan menggunakan kapal.

“Wisata Rajut Indah dibentuk pada tahun 2017 dan diresmikan pada bulan Desember tahun 2020, dengan rentang waktu yang cukup lama tersebut tentunya banyak fasilitas yang sudah usang dan lokasi yang tidak begitu asri” katanya, Kamis (15/7/2021) pada media ini.

Verina mengatakan, setelah melihat kondisi yang demikian mahasiswa UMM melalui program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang tergabung dalam Kelompok 78 gelombang 9 mengabdikan diri untuk melakukan kegiatan di wisata tersebut.

“Kegiatan yang dirancang ialah melakukan peremajaan lokasi hingga branding untuk pengembangan lokasi wisata. Salah satu kegiatan yang telah dijalankan adalah pembuatan spot foto yang juga berfungsi sebagai gazebo mini” jelasnya.

Lebih lanjut Verina Ayu menjelaskan, sebelum proses pembuatan kelompok 78 berdiskusi terlebih dahulu dengan Kepala Dusun Kecopokan, Suyanto atau lebih akrab disapa dengan Yanto, yang mana beliau juga mencangkup sebagai pengelola Wisata Rajut Indah.

Sementara itu, Kepala Dusun Kecopokan, Suyanto mengatakan, dalam diskusi perancangan spot foto tersebut kelompok 78 menyampaikan beberapa ide serta program yang akan dilaksanakan, dalam kesempatan yang sama pula Yanto menyampaikan ide terkait pembuatan spot foto atau gazebo sebgai unsur baru di lokasi wisata.

“Baiknya dibuatkan spot foto atau gazebo, itu bisa menarik perhatian banyak orang dan juga bisa lebih awet, apa lagi kalau diletakkan menghadap danau pasti akan terlihat lebih bagus” ucap Suyanto.

Mendengar usulan tersebut, kata Suyanto, kelompok 78 menawarkan ide pembuatan spot foto serta dapat difungsikan sebagai gazebo mini, kemudian materialnya yang mudah dicari dan memberikan kesan ramah lingkungan pada Wisata Rajut Indah.

“Pada proses pembuatan kelompok 78 memilih model gapura untuk pembuatan spot foto yang juga berfungsi sebagai gazebo mini, ide ini didasarkan lokasi wisata memilki banyaknya tempat duduk namun tidak memiliki tempat berteduh” tuturnya.

Suyanto juga menjelaskan, untuk material bangunannya, kelompok 78 memilih bambu dan atap jerami, material tersebut dipilih guna memberikan kesan ramah lingkungan dan juga suasana ala pedesaan disamping itu material tersebut juga mudah didapat serta tidak memerlukan dana yang besar.

Dalam proses pembuatannya kami dibantu oleh warga sekitar serta diarahkan oleh Suyanto selaku pengelola wisata. Setelah pembuatan spot foto kami juga menambakan ornamen papan nama untuk mempercantik spot foto tersebut.

“ Pembuatan spot foto yang juga berfungsi sebagai gazebo ini sudah bagus dan juga menarik, nanti kedepannya saya akan memperbanyak lagi “ tutur Suyanto.

Dikatakan Suyanto, dengan dibuatnya media spot foto yang juga berfungsi sebagai gazebo mini tersebut diharapkan dapat lebih mempengaruhi daya tarik pengunjung serta para anak muda yang cenderung berswafoto dan memposting di media sosial.

“Dengan demikian, sehingga masyarakat luar akan tergugah untuk mengunjungi Wisata Rajut Indah” tukasnya.

Penulis : Claudia Ayu Pratiwi
Editor : Achmad Fadhil Alhasny

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.