Mahasiswa UMM Sosialisasikan Pentingnya Diversifikasi Pangan Kala Pandemi di Desa Datinawong Lamongan

Mahasiswa UMM Sosialisasikan Pentingnya Diversifikasi Pangan Kala Pandemi di Desa Datinawong Lamongan
FOTO: Mahasiswa PMM UMM Kelompok 73 saat memberikan sosialisasi kepada masyarakat di Lamongan

LAMONGAN, LimaDetik.Com – Pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM) merupakan salah-satu program pengabdian yang dilakukan sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini ditujukan untuk menyumbangkan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat.

Salah-satu upaya yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kelompok 73 yakni mensosialisasi masyarakat perihal pentingnya diversifikasi pangan.

Diversifikasi pangan yang dimaksud yakni mengolah komoditas hasil pertanian desa menjadi produk yang dapat menjaga imunitas tubuh di masa pandemi covid-19.
Desa Datinawong mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.

Sekaligus sebagai salah-satu wilayah penghasil beras tertinggi di Kabupaten Lamongan. Desa Datinawong terletak di Kecamatan Babat, wilayah Babat dikenal masyarakat sebagai jalur transaksi dari tiga kabupaten disekitarnya, yakni Kabuapaten Lamongan, Kabupaten Tuban, dan Kabupaten Bojonegoro.

“Tingginya masyarakat yang datang-pergi menjadikan wilayah ini berpotensi sebagai tempat penyebaran covid-19” kata Ibu Nikmah, salah satu warga setempat, Jumat (11/6/2021).

Oleh sebab itu, lanjut Ibu Nikmah, penting bagi mereka penting untuk mendapatkan sosialisasi dari Mahasiswa PMM UMM kepada warga agar tetap menjaga pola hidup sehat pada situasi pandemi covid-19. Hal yang bisa dilakukan salah satunya yakni dengan melakukan diversifikasi pangan.

Diversifikasi pangan merupakan upaya mengolah komoditas hasil pertanian desa menjadi produk yang dapat menjaga imunitas tubuh, salah-satunya menjadi minuman beras kencur.

“Di Desa Datinawong keberadaan beras dan kencur cukup melimpah, sehingga mengolahnya menjadi produk siap saji tentu tidak sulit untuk dilakukan” ujarnya Ibu Nikmah.

Sementara itu, Ferbriyanti Kurnia salah satu peserta PMM UMM kelompok 73 mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi kepada warga, tim mahasiswa PMM UMM kelompok 73 ini juga mengajak warga untuk produksi beras kencur secara bersama. “Kegiatan produksi bersama akan dilangsungkan di Kantor Balai Desa Datinawong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes)” katanya.

Tidak hanya beras kencur, kata Febri, mahasiswa PMM UMM kelompok 73 juga akan mengajak warga memproduksi ice cream beras kencur secara bersama. Produksi ice cream beras kencur di latar belakangi oleh rendahnya kesukaan anak-anak hingga remaja akan minuman tradisional.

“Kegiatan sosialisasi dilakukan secara door-to-door (rumah ke rumah) oleh tim PMM UMM kelompok 73. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi perkumpulan massa di Desa Datinawong. Tidak sedikit dari warga yang memberikan respon positif diadakannya kegiatan sosialisasi ini” terangnya.

Selain itu masih kata Febriyanti, warga Desa Datinawong justru bersemangat dan menyambut baik pelaksanaan produksi bersama yang akan dilangsungkan esok. Sebagian dari mereka menaggapi bahwa pembuatan ice cream belum pernah dilakukan sebelumnya.

Ia juga dengan tegas mengatakan, kurangnya kesadaran masyarakat mengenai pola hidup sehat seringkali menjadikan sebagian warga mengabaikan asupan gizinya. Dengan adanya program sosialisasi ini diharapkan masyarakat Desa Datinawong dapat menjaga imunitas tubuh dengan rajin mengonsumsi makanan atau minuman yang menyehatkan.

“Apalagi, jika dilihat dari ketersediaan bahan baku yang melimpah dan dijual dengan harga rendah. Alangkah lebih baik jika bahan tersebut diolah menjadi produk lain yang bernilai tinggi. Tidak perlu membeli suplemen dengan harga ratusan ribu, jika memanfaatkan bahan di sekitar saja sudah berdampak baik untuk kesehatan tubuh” ungkapnya.

Ditambahkan Febri, berbagai upaya yang dilakukann oleh tim PMM UMM kelompok 73, dharapkan dapat menyadarkan masyarakat Desa Datinawong mengenai pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang menyehatkan pula

“Disamping memenuhi asupan gizi, penting bagi masyarakat luas untuk tetap menerapkan prokes yang telah dihimbaukan oleh pemerintah. Dan semoga kegiatan ini dapat dijadikan sebagai contoh positif masyarakat mengenai pencegahan diri dari paparan covid-19 yang segera berakhir” tukasnya.

Penulis : Angelia Triharti Oktavia
Editor : Efa