banner podcast

Maraknya Cybercrime Saat Pandemi, Bagaimana Tindakan Kita?

  • Bagikan
Banner Iklan

Oleh : Sefana Ernastiti Triana
Jurusan Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Malang

Limadetik.com – CYBERCRIME (Kejahatan pada dunia maya) merupakan Aktivitas yang ilegal dan sangat merugikan banyak pihak untuk mengambil keuntungan, kejahatan ini melibatkan komputer, media, dan peranngkat-perangkat jaringan computer lainnya. Dilakukannya Pembuatan artikel ini karena tidak jarang masyarakat Indonesia yang terkena dampak dari cybercrime juga dapat merugikan mental serta psikis pihak lain.Dari banyak beberapa informasi dari internet, kejahatan ini sering sekali menyerang perusahaan untuk mengambil keuntungan finansial atau menyabotase/mengganggu system operasi.

Pengguna internet baik di dunia maupun di Indonesia setiap tahunnya semakin meningkat, tentunya ada sisi positif dari jaringan internet yang tinggi, namun dari sisi negatifnya tentunya internet atau teknologi informasi ini menjadi tools baru yang digunakan oleh pelaku kejahatan untuk merugikan orang lain.

Banyak sekali macam-macam dari cybercrime atau kejahatan pada media yaitu sebagai berikut:
1. Peretasan, Tindakan ini dilakukan oleh penyusup untuk mengakses system computer tanpa izin, aksi ini sering disalah gunakan oleh oknum tidak bertaggung jawab.

2. Hacking, Tindakan sangat berbahaya yang dilakukan oleh programmer professional untuk menyerang system keamanan, hal ini seringkali terjadi pada beberapa akun sosial media beberapa artis Indonesia. Tapi di sisi lain ada sisi positifnys, hacker diberi tugas oleh beberapa pihak untuk melacak keberadaan para buronan.

3. Menyebarkan konten illegal, Tindakan tidak hanya merugikan system computer, tetapi juga melanggar undang-undang. Aksi ini biasanya disalah gunakan untuk mengundang kontroversi berbagai kalangan.

Setelah mengetahui macam-macam cybercrime, apalagi sekarang di Indonesia hampir dua tahun virus covid-19 belum juga pulih. Kejahatan yang terjadi pada saat pandemic ini yaitu munculnya informasi hoaks tentang pandemi Covid-19 yang disebar luaskan oleh beberapa tokoh dan kemudian ditangkap oleh polisi. Para pelaku ini memanfaatkan dan mengambil keuntungan dari kerentaan, ketidakberdayaan dan keterbatasan masyarakat selama pandemi ini terjadi.

Di sistuasi seperti ini, masyarakat seharusnya sadar dan waspada terhadap berbagai macam potensi Cyber Crime yang biasanya dikembangkan penjahat Cyber untuk menipu mangsanya. Masyarakat yang tinggal atau bekerja di rumah, dan lebih banyak mengandalkan informasi dari sumber online saja, semisal e-mail dan chat, biasanya lebih berpotensi dimanfaatkan peretas untuk mencuri data dan informasi penting dengan metode phishing. Para penipu mempermainkan kerentanan psikologi masyarakat dengan sesuatu yang terkesan mendesak (urgent).

Melatih kepekaan dan sikap kritis masyarakat agar tidak membuka e-mail dan tautan yang mencurigakan atau berasal dari sumber tidak terpercaya, selalu bersikap waspada terhadap setiap file elektronik yang dilampirkan. Karena, bisa saja mengandung konten yang berbahaya,yakni hal-hal yang seharusnya otomatis dilakukan masyarakat yang sadar dan memiliki literasi informasi yang memadai.

Di satu sisi lain memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan dan peradaban manusia, namun di sisi lain menjadi sarana efektif perbuatan melawan hukum. Selain itu juga artikel ini bermanfaat bagi para korban juga masyarakat yang masih awam dengan dunia maya karena artikel ini akan banyak memberikan informasi-informasi penting yang belum pernah kita injak sebelumnya.

Di tengah booming informasi dan meningkatnya kecemasan masyarakat akan bahaya Covid-19, jangan sampai kita terperangkap dan menjadi korban untuk kedua kalinya akibat ulah penjahat Cyber. Biasakan diri hanya membuka situs-situs resmi untuk mendapatkan update mengenai kondisi terbaru Covid-19, demi menghindari infeksi malware, dan tidak menjadi korban cybercrime.

Selain itu beberapa tambahan solusi atau cara menanggulanginya yaitu sebagai berikut:
1. Rutin mengganti sandi pada akun pribadi dimana pun
2. Jangan pernah menggunakan akun bajakan
3. Perkuatlah keamanan pada akun-akun yang kita punya, agar Tindakan buruk tidak terjadi.

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.