banner podcast

Masih Terkait DPS Fiktif, FKM Kembali Datangi Kantor Panitia Pilkades Masalima

  • Bagikan
Masih Terkait DPS Fiktif, FKM Kembali Datangi Kantor Panitia Pilkades Masalima
FOTO: Masyarakat datangi kantor panitia pemilihan Kepala Desa
Banner Iklan

SUMENEP, LimaDetik.Com – Masih berkaitan dengan nama-nama Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Pemilihan Kepala desa (Pilkades) Masalima, perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Kepulauan Masalembu (FKM) mendatangi kantor sekretariat Panitia pelaksana Pilkades, Selasa (8/6/2021), sekitar Pukul 09.30 WIB.

Kedatangan Forum Komunikasi Masyarakat Kepulauan Masalembu (FKM) ini dalam rangka menagih respon pihak Panitia Pelaksana PILKADES terkait dengan banyaknya nama-nama pemilih fiktif yang tercantum dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Jailani, selaku Koordinator FKM mengatakan, kedatangan masyarakat itu merupakan untuk yang kesekian kalinya ke Panitia Pelaksana Pilkades terkait dengan banyaknya nama-nama fiktif dalam DPS yang mencapai ribuan nama.

“Sekaligus untuk menegaskan kembali tuntutan masyarakat agar panitia pelaksana segera melakukan tahapan pemutakhiran
data atau pendataan ulang.” kata Jailani, melalui rilis yang diterima media ini.

Menurut Jailani, pihaknya meminta agara pemutakhiran data atau pendataan ulang harus dilakukan sebab dengan banyaknya nama-nama fiktif di DPS yang mencapai ribuan itu menununjukkan kalau DPS yang diterbitkan panitia memiliki cacat serius yang fatal.

Baca juga: Banyak Nama Fiktif di DPS Pilkades Masalima, “FKM Ancam Boikot”

“Itu artinya, panitia telah gagal melakukan tahapan pemutakhiran data sebagaimana aturan yang berlaku. Oleh karenanya kami meminta agar segera dilakukan pendataan ulang, sebab ini sudah jelas memiliki cacat yang serius dan ini tidak bisa dianggap main-main” tegasnya.

Lebih lanjut pria yang selalu menyuarakan ketidak adilan itu mengatakan, nama-nama fiktif yang mereka maksud adalah ada nama-nama yang mengacu pada subyek yang tidak ada figurnya namun dicantumkan seolah-olah ada. Namanya dikenal.

“Akan tetapi nama-nama itu setelah dikroscek berdasarkan identitas lainnya, misalnya tanggal lahir, hasilnya tidak sesuai dengan yang bersangkutan. Belum lagi nama-nama yang memang sama sekali tidak dikenal. Nama-nama
seperti ini mencapai ribuan.” ungkapnya.

Sebagaimana telah diketahui publik bahwa sebelumnya FKM telah memasukkan surat berisi tuntutan pendataan ulang kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Camat Masalembu selaku pihak yang membentuk dan mengawasi Panitia Pelaksana Pilkades mengingat nama-nama fiktif yang tercantum di DPS mencapai ribuan orang.

“Namun hingga rilis ini dibuat, kedua lembaga negara tersebut dan termasuk Panitia Pelaksana Pilkades belum memenuhi tuntutan masyarakat. Sehingga menimbulkan rasa kecewa yang semakin menjadi” tukasnya.

Sebelumnya diberitkan media ini, FKM mencam akan memboikot pelaksanaan Pilkades di Desa Masalima jika Panitia dan pihak terkait tetap tidak mengindahkan temuan mereka terkait nama-nama yang fiktif.

(yd/lisa)

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.