Munculnya Budaya Asing di Indonesia

Avatar of news.Limadetik
Munculnya Budaya Asing di Indonesia
FOTO: Sofiya Wulandari

OLEH : Sofiya Wulandari
PRODI: Akuntansi
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

_________________________

LIMADETIK.COM – Pada saat ini Negara Indonesia sedang mengalami perubahan budaya yang disebabkan oleh budaya asing yang masuk dinegara kita, untuk itu saya akan mengulik sedikit tentang “MUNCULNYA BUDAYA ASING DI INDONESIA” yang memberi pengaruh positif dan negative terhadap kita dan bangsa Indonesia.

PENDAHULUAN
Budaya adalah suatu kebiasaan atau cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh setiap kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi, Indonesia terkenal dengan banyaknya suku, budaya, keanekaragaman dan keunikannya yang sangat kaya ragamnnya. Pada kondisi saat ini kebudayaan mulai ditinggalkan, bahkan sebagian besar khususnya generasi muda mulai cenderung malu akan kebudayaan yang sebenarnya jati diri sebuah bangsa.

Seiring berjalannya waktu mulailah muncul budaya-budaya asing yang masuk ke Negara Indonesia, budaya-budaya asing tersebut mulai berkembang secara bebas dan menyebar luas diseluruh Indonesia. Dan dengan mudahnya budaya asing tersebut menyebar bebas karena teknolgi komunkasi yang semakin canggih yang dapat dengan mudah memprovokasi remaja serta remaja sangat mudah terpengaruh oleh hal-hal baru.

Pada saat ini, pengaruh budaya –budaya asing ini banyak mempengaruhi perkembanagan remaja yang cenderung mudah meniru gaya-gaya orang barat yang sudah tidak sesuai dengan norma-norma budaya . banyak remaja berasumsi bahwa dengan menirukan budaya asing bisa dianggap gaul,modern, dan tidak kampungan . Dengan pemikiran mereka akan lupa akan budaya sendiri yang menjadi ciri khas suatu daerah/ciri khas suatu bangsa.

Pengertian kebudayaan menurut para ahli:

> Bronislaw Malinowski (1884-1942)

Malinowski mendefinisikan kebudayaan sebagai penyelesaian manusia terhadap lingkungan hidupnya serta usaha untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya sesuai dengan tradisi yang terbaik. Dalam hal ini, Malinowski menekankan bahwa hubungan manusia dengan alam semesta dapat digeneralisasikan secara lintas budaya.

> Clifford Geertz (1926-2006)

Antropolog ternama dunia Clifford Geertz mengatakan kebudayaan merupakan sistem keteraturan dari makna dan simbol-simbol. Simbol tersebut kemudian diterjemahkan dan diinterpretasikan agar dapat mengontrol perilaku, sumber-sumber ekstrasomatik informasi, memantapkan individu, pengembangkan pengetahuan, hingga cara bersikap.

> Roger M. Keesing (1935-1993)

Roger mendefinisikan makna kebudayaan melalui dua pendekatan, adaptif dan ideasional. Kebudayaan menurut pendekatan adaptif merupakan kontes pikiran dan perilaku. Sedangkan, menurut pendekatan ideasional kebudayaan adalah semata-mata sebagai konteks pikiran.

PROBLEMATIKA
Dampak budaya asing yang masuk diindonesia, upaya penanganan budaya asing,dan faktor

PEMBAHASAN

Pengaruh budaya asing diindonesia sangat mudah menyebar luas Karena pengaruh perkembangan teknologi yang semakin hari semakin maju. Pengaruh budaya asing memberikan pengaruh negative dan positif bagi bangsa Indonesia Dampak negative kebudayaan asing atau barat terhadap masyarakat Indonesia khusunya remaja sudah memprihatinkan karena ada kecenderungan pera remaja sudah melupakan kebudayaan bangsanya sendiri.

Dampak masuknya budaya asing antara lain, terjadi perubahan kebudayaan, hilangnya nilai budaya local dalam jiwa remaja, pergaulan bebas, menurunkan rasa nasionalisme, sikap individualis, rendahnya tingkat gotong royong dalam masyarakat.

Masuknya budaya asing juga berdampak positif bagi bangsa Indonesia yakni budaya sosialisasi yang tinggi, kemajuan teknologi yang sangat pesat, pola pikir lebih maju lebih luas sehingga mendukung modernism, dan budaya giat belajar dan bekerja dalam rangka memajukan Negara. salah satu contoh Pengaruh budaya asing masuk ke Indonesia ialah adanya trend mengecat rambut, adanya trend memakai pakaian terbuka atau minim yang memperlihatkan bentuk tubuh, banyak pergaulan bebas dikalangan remaja, masyarakat lebih memilih mkanaan cepat saji dari pada harus memasak sendiri, mulai bermunculan tempat hiburan malam dimana mana.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BUDAYA ASING MASUK DI INDONESIA

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi budaya asing masuk ke imdonesia ialah kurangnya kesadaran masyarakat memilih budaya yang baik dan budaya yang buruk. Masyarakat yang bersifat konsumtif terhadap barang – barang luar negeri, banyaknya masyarakat yang meniru gaya berpakaian budaya asing serta banyak juga masyarakat yang meniru gaya hidup budaya asing,kurangnya penguasaan atas perkembangan iptek.

UPAYA / SOLUSI PENANGANAN BUDAYA ASING DI INDONESIA

Untuk mengatasi pengaruh budaya asing terhadap bangsa Indonesia sangat diperlukan bantuan atau dorongan dari beberapa pihak yaitu pemerintah, pendidikan ,keluarga, serta orang tua yang menjadi peran penting bagi generasi muda.

Peran Pemerintah dan pendidikan ialah mengatur ulang kembali sitimatika pembelajaran yang ada disekolah sekolah supaya lebih memberikan pembelajaran dan pengenalan keagamaan yang dinilai kurang dalam menjelaskan terhadap siswa akan pentingnya kita mempelajari tentang pengaruh budaya asing.

Peran keluarga dan orang tua menjadi peran penting karena keluarga dan orang tua yang paling dekat dengan anak. Peran keluarga dan orang tua bukan hanya mengontol anak tetapi keluarga dan orang tua harus mengerti dengan siapa anak bergaul karena agar anak tidak salah pergaulan.

Namun generasi muda memiliki peran penting bagi bangsa karena generasi muda disebut sebagai penerus bangsa yang akan meneruskan dan mewujudkan cita cita bangsa dengan cara adanya perubahan pandangan hidup remaja dan selalu berlingkup dengan sosial atau masyarakat sekitar karena peran generasi muda sangat penting dalam pembangunan peradaban bangsa indoesia.

KESIMPULAN

Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pengaruh budaya asing turut dalam perkembangan zaman serta budaya asing turut dalam perkembangan budaya Indonesia, khususnya terhadap kebudayaan Indonesia, kehidupan bermasyarakat serta memberi pengaruh terhadap pemikiran kalangan remaja yang dapat merusak generasi muda untuk kedepannya.

Sebagai generasi muda yang baik hendaknya dapat berperilaku yang selektif terhadap pengaruh globalisasi sesuai dengan nilai nilai pancasila serta sesuai dengan nilai agama dengan sebaik – bainya. Dan jangan lupa tumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, seperti mencintai budaya lokal dengan cara mengembangkannya, serta mencintai produk – produk dalam negeri.