Musakarah Rea LATS, Wadah Penyatuan Gagasan Tokoh dan Masyarakat Sumbawa

Avatar of news.Limadetik
Musakarah Rea LATS, Wadah Penyatuan Gagasan Tokoh dan Masyarakat Sumbawa
FOTO: Ust. Syukri

LIMADETIK.COM, MALANG – Oktober akan menjadi bulan bersejarah bagi tau dan tana Samawa. Pasalnya pada 28-30 Oktober akan dilangsungkan kegiatan Musakarah Rea (Musyawarah Besar) Lembaga Adat Tana Samawa (LATS). Salah satu agenda yang akan dilakukan dalam musakarah ialah pemilihan ketua LATS.

Senada dengan hal tersebut Ust. Syukri Rahmat selaku pengurus LATS menyampaikan, dalam musakara Rea kita akan melakukan evaluasi kerja, pemilihan ketua LATS 2022-2027 hingga penetapan desain program kerja.

“Selain beberapa hal tersebut, Musakara Rea diharapkan mampu menjadi alternatif penguatan nilai-nilai kebudayaan tau dan tana Samawa” katanya, Minggu (2/10/2022).

“Agenda besar yang insha allah akan mendatangkan tokoh-tokoh nasional ini, diharapkan mampu menghasilkan pokok-pokok pemikiran kebudayaan yang konstruktif untuk membangun Sumbawa dan Indonesia kedepan” ungkap Ketua MUI Sumbawa tersebut.

Kebudayaan lanjutnya, harus menjadi basis atau fondasi utama dalam membangun negeri, menguatkan budaya berarti menguatkan jati diri bangsa.

Dalam Musakara Rea seluruh peserta akan menyepakati rekomendasi untuk penguatan budaya dalam segala lini kehidupan. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Panitia sekaligus Sekretaris Sultan Sumbawa, salah satu output dari Musakarah ialah rekomendasi untuk sosial politik, ekonomi, kebudayaan dan lain sebagainya untuk Indonesia.

“Di satu sisi tentu kehadiran para tokoh nasional seperti Prof. Din Syamsuddin, Taufik Rahzen, Prof. Dahlanuddin dan lain sebagainya diharapkan mampu menjadi salah satu referensi dan pelita pemikiran untuk rekomendasi tersebut” terangnya.

Dea Guru Syukri sapaan akrab Ust. Syukri berharap agenda ini berjalan lancar dan sesuai dengan target. “Kami berharap ikhtiar baik untuk tau dan tana Samawa serta Indonesia berjalan dengan lancar. Tidak hanya selama acara, tetapi pasca acara, rekomendasi dan hasil Musakarah Rea ini menjadi salah satu acuan untuk menguatkan kebudayaan dan peradaban nusantara” tukasnya.