Nelayan Masalembu Tangkap Kapal Penangkap Ikan dengan Jaring Cantrang

Nelayan Masalembu Tangkap Kapal Penangkap Ikan dengan Jaring Cantrang
FOTO: Kapal penangkap ikan jaring cantrang digiring ke dermaga oleh nelayan maslembu

SUMENEP, LimaDetik.Com – Nelayan Masalembu tangkap kapal penangkap ikan yang menggunakan jarinng cantrang yang sedang beroperasi di wilayah lau pulau masalembu, pada Sabtu, (27/3/2021).

Sebelum melakukan penangkapan, para nelayan yang tergabung dalam persatuan nelayan masalembu (PNM) Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep itu terlebioh dahulu melapork sekaligus berkoordinasi ke pihak Polsek .

“Kami sudah melapor dan berkoordiansi dengan pihak Polsek, bahkan dengan Kapolsek langsung sekira pukul 09.00 WIB dan sudah menyampaikan keberadaan cantrang yang ada di laut pulau masalembu” kata, Haerul Umam, salah satu anggota persatuan nelayan masalembu saat dihubungi media ini, Minggu (28/3/2021).

Dari hasil koordinasi dengan Kapolsek Masalembu, akhirnya beliau (Kapolsek) memerintahkan satu anggotanya untuk ikut dalam operasi tersebut.

Karena sudah melakukan pelaporan sekaligus berkordinasi dengan bapak Kapolsek, maka beberapa nelayan tersebut pulang sembari menyiapkan kapal yang akan digunakan untuk operasi di tengah laut.

“Empat perahu sudah siap beserta logistiknya, akan tetapi hingga pukul 12.00 WIB, tak satupun anggota Polsek yang datang. Hanya KPLP Syahbandar Masalembu yang datang dan siap ikut, tentunya jadi pertanyaan bagi semua nelayan yang ada” ungkapnya.

Lebih lanjut Haerul menyampaikan, pihak nelayan beberapa kali berkoordinasi lagi dengan polsek, dan mendatangi kembali kantor Polsek Masalembu, namun perwakilan polsek tak kunjung datang, sehingga pada pukul 13.15 WIB nelayan memutuskan untuk jalan meski tanpa perwakilan dari polsek.

“Ya karena tidak ada kejelasan dari anggota polsek siapa yang mau ikut, akhirnya kami (nelayan) berangkat ke tengah laut menuju kapal cantrang. Dan tepat pukul 15.10 WIB kami menggiring kapal cantrang Putri Selina yang sedang menarik jaringnya di sekitar 8 – 9 mil Tunggara Masalembu. Tidak ada perlawanan, justru ketika kapal cantrang tersebut didekati, kapten kapal dan seluruh anak buah kapal tersebut sangat kooperatif dan kami diajak dialog” terangnya.

Muh Zuri, sekretaris Persatuan Nelayan Masalembu juga menimpali, setelah berdialog, nelayan masalembu mengajak kapten kapal untuk merapat ke dermaga. Selanjurnya bersama nelayan, kapal cantrang Putri Selina menuju dermaga Masalembu,

“Hal ini menunjukkan bahwa sikap nelayan Masalembu tetap menolak keberadaan cantrang termasuk menolak Permen KP No 59 Tahun 2020. Jika ini terus dibiarkan, kami hawatir semakin menimbulkan konflik sosial antara nelayan kecil dengan nelayan cantrang” katanya.

Selain itu tambah Zuhri, dari hasil koordinasi bersama Polsek, dan syahbandar masalembu pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk kemudian diambil tindakan.

“Sesampainya di dermaga Masalembu, perwakilan nelayan sudah berkoordinasi dengan Polsek Masalembu dan syahbandar. Kini kapal cantrang beserta anak buah kapalnya kami serahkan sepenuhnya kepada Kapolsek Masalembu untuk di amankan serta di proses secara hukum” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Sumenep melalui Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas ketika dihubungi mengatakan, hingga saat ini masih belum menerima laporan dari Kapolsek Masalembu terkait penangkapan oleh masyarakat nelayan di masalembu.

“Belum ada mas, kami belum menerima laporannya, mungkin karena kendala sinya disana agak sulit. Nanti kalau sudah ada (laporan) akan segera kami kabari” katanya.

(yd/yd)