News  

Pangkogabwilhan III : Buat Mata Air, Jangan Sampai Kita Tinggalkan Mereka dengan Air Mata

Pangkogabwilhan III : Buat Mata Air, Jangan Sampai Kita Tinggalkan Mereka dengan Air Mata
FOTO: Pagkoganwilhan III, Letjen TNI, I Nyoman Cantiasa (kiri) bersama Pangkoopsud III Marsda TNI, Samsul Rizal

BIAK, Limadetik.com – Dalam kunjungannya di Markas Koopsud III Biak, Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) disambut Pangkoopsud III Marsekal Muda (Marsda) TNI Samsul Rizal, S.I.P.,M.Tr (Han) beserta staf.

Ikut menyambut pula, Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro, Danlanud Manuhua Marsma TNI Ronald Siregar, S.T., M.M., M.Tr (Han), Kas Guskamla Kolonel Laut (P) Heru Wahyono, S.H, Danlanal Biak Kolonel Marinir Karlos R. Deda, M.Tr.(Han)., serta pejabat TNI di wilayah Biak Papua, Jumat (20/5/2022).

Diawal sambutannya Pangkoopsud III membuka dengan ucapan selamat datang kepada Pangkogabwilhan III dan menyatakan suatu kehormatan dan kebanggaan dikunjungi Pangkogabwilhan III untuk menambah moril prajurit yang sedang melaksanakan tugas operasi.

Selanjutnya menjelaskan secara singkat tentang tugas Koopsud III, yaitu menyelenggarakan pembinaan kemampuan dan keiapsiagaan operasional satuan jajarannya dan melaksanakan operasi udara dalam rangka penegakan kedaulatan negara di udara, serta mendukung penegakan kedaulatan negara di darat dan di laut yang ada di wilayahnya sesuai dengan kebijakan Panglima TNI.

Sementara itu, Danrem 173/PVB menjelaskan tentang pelaksanaan operasi di wilayah jajarannya, berpedoman pada petunjuk Panglima TNI dengan mengedepankan Binter dan Komsos, serta menyampaikan kendala yang dihadapi khususnya transportasi di wilayah pegunungan.

IMG 20220521 WA0057

Pada kesempatan tersebut Pangkogabwilhan III menekankan tentang langkah-langkah menghadapi ekskalasi dan dinamika ancaman serta gangguan keamanan “Pertama, Perlu upaya strategis dari unsur pimpinan TNI di wilayah, khususnya di Papua agar dapat mengevaluasi penempatan pos (disposisi, komposisi dan penebalan pasukan) dihadapkan dengan dinamika ancaman.

Kedua, Prajurit tidak boleh ragu-ragu mengambil tindakan tegas dan terukur bilamana ada potensi ancaman selama pelaksanaan tugas pengamanan wilayah.

Ketiga, Tingkatkan peran satgas intelijen (koordinasi dengan Bais TNI) dalam rangka pengumpulan info/keterangan untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

Keempat, buat SOP sebagai pedoman prajurit bila ada dinamika ancaman terhadap diri/satuannya dengan langkah-langkah terukur dan tindakan tegas untuk menghindari keraguan prajurit di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa tugas merupakan kehormatan yang harus dilaksanakan dengan segenap hati dan pikiran, fokus pada pelaksanaan tugas serta kesampingkan hal lain selain tugas, tidak ada prajurit yang melaksanakan tugas lain di luar tugas pokok.

Terkait Pandemi Covid-19, orang nomor satu di Kogabwilhan III tersebut mengajak seluruh prajurit untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan pemakaian masker guna mencegah penyebaran di kalangan prajurit maupun masyarakat.

Sebelum mengakhiri pegarahannya, Pangkogabwilhan III memberikan ajakan “Mari kita turut membantu membangun wilayah Papua ini, dengan membuat mata air-mata air, jangan sampai kita tinggalkan mereka dengan air mata,” tutupnya.

(Kapen Kogabwilhan III/Wahyu)

Tinggalkan Balasan