Peduli Perantau, Pualam Jabodetabek Apresiasi Pemkab Lamongan

Avatar of news.Limadetik
Peduli Perantau, Pualam Jabodetabek Apresiasi Pemkab Lamongan
FOTO: Festival 1001 Pecel Lele Pualam Jabodetabek

LIMADETIK.COM, LAMONGAN – Forum Silaturrahim Putera Lamongan (Pualam) Jabodetabek mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lamongan yang peduli terhadap warga perantauan khususnya yang berprofesi sebagai pedagang Pecel Lele Lamongan, Jawa Timur.

Sekretaris Umum Forum Silaturrahim Putera Lamongan (PUALAM) Moh. Nur Huda menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan yang telah menyelenggarakan festival 1001 pecel lele Sekar Madu yang digagas oleh Kecamatan Sekaran dan Kecamatan Maduran.

“Tentunya, penyelenggaraan festival ini disamping untuk mempromosikan potensi kuliner daerah, sekaligus untuk mendorong para pelaku usaha kuliner khas Lamongan lainnya untuk berkembang. Semoga penyelenggaraan festival ini dapat rutin dilakukan tiap tahunnya dengan melibatkan warga perantauan yang tersebar di berbagai daerah”. Terang Huda yang juga Sekretaris Koperasi Pecel Lele Lamongan.

Forum Silaturahim Putera Lamongan (Pualam) mencatat, sejak tahun 1952 warga Lamongan yang terkenal ulet mulai merantau ke Jakarta. Selain menjajaki bisnis kuliner, mereka juga banyak terserap di instansi pemerintah dan swasta.

Sebelumnya, Lamongan tegaskan branding pada kuliner pecel lele khas Lamongan dengan menggelar festival 1001 pecel lele Sekar Madu, pada hari Sabtu (10/12/2022) di Lapangan Bintang Arut Desa Sekaran Kecamatan Sekaran Kab. Lamongan. Adanya festival pecel lele ini bertujuan untuk semakin melekatkan kuliner pecel lele kepada masyarakat luas.

“Festival luar biasa ini untuk menegaskan branding kuliner kita, yakni pecel lele, tentu juga agar semakin melekat bahwa pecel lele milik Lamongan dan khas Lamongan,” tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka festival yang masih menjadi rangkaian kegiatan HUT KORPRI ke-51.

Pertama kali digelar, festival pecel lele ini bentuk kolaborasi dari Kecamatan Sekaran dan Kecamatan Maduran yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai pedagang pecel lele dan sudah menyebar hingga ke Jabodetabek atau yang tergabung dalam perantauan asal kabupaten Lamongan (Pualam).

“Festival ini bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Lamongan kepada duta-duta kuliner Lamongan yang tersebar ke seluruh Indonesia, bahkan mereka sudah punya komunitas sendiri,” kata Bupati yang akrab disapa Pak Yes.