Pemberdayaan Masyarakat Desa Sukorejo, Mahasiswa KKN UM Berikan Pelatihan Sport Massage Untuk Meningkatkan Kebugaran

Avatar of news.Limadetik
Pemberdayaan Masyarakat Desa Sukorejo, Mahasiswa KKN UM Berikan Pelatihan Sport Massage Untuk Meningkatkan Kebugaran
FOTO: Mahasiswa KKN UM 2022 sedang melakukan Massage kepada perangkat Desa Sukorejo Malang

MALANG, Limadetik.com – Desa Sukorejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang merupakan sebuah desa yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai Petani. Dalam kehidupan sehari hari, masyarakat tidak lepas dari aktivitas yang ringan hingga berat.

Aktivitas yang tidak beraturan ini dapat menyebabkan otot mengalami spasme, akibatnya tubuh akan merasakan pegal-pegal, letih, bahkan cedera ringan hingga serius. Spasme otot merupakan kontraksi involunter mendadak satu kelompok otot atau lebih meliputi kram dan kontraktur (Haight, 2005).

Pada umumnya spasme otot dapat menyerang siapa saja, khususnya pada seseorang yang bekerja atau seseorang yang memiliki kegiatan dengan memerlukan kerja fisik secara maksimal seperti petani, kuli bangunan, dan olahragawan, selain itu spasme otot juga dapat berisiko pada pekerja kantoran dan mahasiswa yang melakukan kegiatan fisik sedikit dan lebih banyak melakukan pekerjaan pada satu posisi yakni duduk dengan posisi yang tidak ergonomis dalam waktu yang cukup lama.

Bambang, Sekertaris Desa Sukorejo mengatakan, bahwa terdapat banyak masayarakat yang mengalami cedera pada saat bekerja, “selain itu kurangnya pemahaman tentang cara penanganan cedera mengakibatkan cedera yang dialami menjadi lebih parah” katanya, Jumat (15/7/2022).

Pada dasarnya spasme otot merupakan tahap awal atau gejala awal dari berbagai penyakit seperti adanya kram otot, nyeri otot, bahkan bisa menyebabkan komplikasi pada cedera, baik cedera otot bahkan hingga tulang belakang.

Namun spasme ini dapat hilang sendiri dengan metabolisme tubuh kita yang baik. Untuk membantu mendapatkan metabolisme tubuh yang baik adalah dengan Pola hidup yang sehat seperti rutin berolahraga dan beristirahat dengan cukup. Selain itu untuk mendapatkan metabolisme tubuh yang baik juga dapat dibantu dengan recovery, Salah satu recovery yang cocok untuk menghilangkan spasme adalah dengan sport massage.

Berangkat dari masalah tersebut menggerakkan mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang untuk mengadakan pelatihan Sport Massage kepada warga desa Sukorejo dengan tujuan meningkatkan kebugaran tubuh serta meminimalisir terjadinya cedera. Mungkin, jika sebagian masyarakat masih belum awam dengan sebutan Massage, Massage ini juga bisa disebut dengan istilah pijat.

Masase/Pijat merupakan salah satu perawatan cedera dengan menggunakan sentuhan untuk merangsang produksi bahan kimia tertentu dalam sistem kekebalan yang mampu mendorong penyembuhan. Masase mampu menghancurkan tumbukan asam laktat yang terakumulasi selama latihan sehingga otot menjadi relaks, meningkatkan sirkulasi darah dan getah bening, meregangkan sendi, serta meredakan rasa nyeri.

“Pemberian manipuasi masase frirage yaitu gabungan antara gerusan (friction) dan gosokan (efflurage) yang bertujuan untuk memperlancar peredaran darah, merangsang serabut-serabut saraf otot agar relaks, meningkatkan sistem peredaran darah dan melancarkannya, serta mengurangi rasa nyeri dan mempercepat proses regenerasi” kata Abdullah Syakur, salah satu peserta KKN UM 2022.

Karena banyaknya masyarakat Desa Sukorejo yang beraktivitas berat setiap harinya, sehingga pengenalan mengenai pengetahuan Sport Massage dirasa sesuai dan cocok untuk desa ini.

“Sosialisasi Sport Massage ini kami tujukan kepada masyarakat, perangkat desa dan karang taruna dengan rasionalisasi bahwa pengetahuan Sport Massage ini dapat membantu meningkatkan kebugaran tubuh serta mengurangi tingkat resiko cedera berulang pada masyarakat Desa Sukorejo. Dalam pelaksanaan program ini kami berkolaborasi dengan perangkat desa mengenai pelaksanaan sosialisasi Sport Massage kepada warga Desa Sukorejo” ungkap Syakur.

Ia melanjutkan, kegiatan sosialisasi Sport Massage ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pemerintah desa sebagai fasilitator dalam proses pelatihan kepada masyarakat tentang Sport Massage sebagai upaya untuk meningkatkan kebugaran tubuh.

“Harapannya bisa memberikan sumbangan pengetahuan bagi masyarakat khususnya bagi pekerja lapangan seperti petani, peternak mengenai cara penanggulanagan cedera, agar nantinya tidak terjadi lagi cedera berulang pada saat melakukan aktivitas” tukasnya.