Opini  

Pendidikan Multikultural di Indonesia

Avatar of news.Limadetik
Pendidikan Multikultural di Indonesia
FOTO: Desyanti Eka Putri

Oleh : Desyanti Eka Putri
Prodi: Manajemen
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

______________________________

Pengantar
LIMADETIK.COM – Indonesia merupakan negara yang besar dengan semua budaya dan adat istiadat yang melekat di dalamnya, beragam budaya yang ada membuktikan bahwa Indonesia adalah negara dengan beragam etnis, ras budaya serta agama. Di dalam pendidikan mutikultural, budaya berada di posisi yang sama, karena tidak akan ada kebudayaan yang lebih tinggi dengan kebudayaan lainnya.

Pendahuluan
Pendidikan Multikultural merupakan salah satu bentuk bahwa Indonesia merupakan negara dengan beragam sekali perbedaan, untuk itu kita sebagai pemuda di Indonesia harus dapat menjunjung tinggi pendidikan Multikultural di Indonesia. Pendidikan Multikultural adalah Pendidikan yang mengajarkan dan menanamkan cara hidup bertoleran yang artinya, menghargai perbedaan agama, suku, bahasa, etnis dan lainnya.

Pendidikan multikultural ini sangatlah penting di ajarkan sejak dini agar penerus bangsa paham dan menghargai berbagai perberdaan yang ada di Indonesia. Berikut ini definisi pendidikan menurut para ahli:

1. Menurut Helmy 2003 ;17
Indonesia adalah negara yang besar dengan segala budaya dan adat istiadat yang melekat di dalamnya, beragam budaya tersebut tidak bisa dipungkiri bahwa akan melahirkan berbagai pandangan bahwa Indonesia negara dengan beragam etnis, ras budaya serta agama yang majemuk. Ilmu yang mempelajari tentang kemajemukan tersebut dewasa ini sering disebut sebagai istilah pendidikan Multikultural.

2. Menurut Mashadi 2009:52
Pendidikan multikultural perlu dikembangkan agar masyarakat Indonesia lebih memahami pentingnya memelihara kerukunan antar sesama manusia, dalam memahami sesuatu harus secara utuh agar apa yang menjadi keagungan ilmu dalam multikultural bisa melebar luar tidak hanya sempit sebatas sebagai menghargai perbedaan, lebih dari itu pemahaman agar pentingnya menjaga keharmonisan, memberi etika dalam berpendapat kelompok lain, menjunjung asas kemanusian dan sebagainya diharapkan mampu memberi kejayaan dalam negara yang serba multi ini.

3. Wahyu 2009:71
Dalam pendidikan multikultural, setiap peradapan dan kebudayaan yang ada berada dalam posisi yang sejajar dan sama, tidak ada kebudayaan yang lebih tinggi dari kebudayaan yang lain, dialog meniscayakan adanya persamaan dan kesamaan di antara pihak-pihak yang terlibat, anggapan bahwa kebudayaan tertentu lebih tinggi dari kebudayaan yang lain akan melahirkan fasisme, nativisme dan chauvinism, dengan dialog, diharapkan terjadi sumbang pemikiran yang pada gilirannya akan memperkaya kebudayaan atau peradaban yang bersangkutan sehingga nantinya terwujud masyarakat yang makmur, adil, sejahtera yang saling menghargai perbedaan.

4. Yudi Hartono 2003; 420
Pendidikan multikultural adalah pendidikan yang menghargai perbedaan. Sehingga nantinya perbedaan tersebut tidak menjadi sumber konflik dan perpecahan. Sikap saling toleransi inilah yang nantinya akan menjadikan keberagaman yang dinamis, kekayaan budaya yang menjadi jati diri bangsa yang patut untuk dilestarikan.

5. Brant dalam Billilng & Gillborn 2004;37
Multikulturisme difokuskan untuk menyediakan informasi dan meningkatkan kesadaran tentang etnisisme, budaya, kesetaraan, kesalahpahaman prejudice, dan kebodohan.

6. James Banks 1993; 3
Pendidikan multikultural adalah proses penanaman cara hidup menghormati, tulus, dan toleran terhadap keanekaragaman budaya yang hidup di tengah-tengah masyarakat plural.

Rumusan Masalah
Problem kemasyarakatan Pendidikan Multikultural
1. Problem pembelajaran Pendidikan
2. Multikultural di sistem akademik

Pembahasan
1. Pendidikan multikultural berkaitan menyatukan bangsa secara demokratis, dengan menekankan pada perspektif pluralitas masyarakat di berbagai bangsa. Maka dengan itu masyarakat di didik agar memahami aneka kelompok budaya yang berbeda bahasa. Dimana para siswa lebih baik berbicara mengenai rasa hormat di antara mereka dan menunjung tinggi nilai-nilai kerjasama, dari pada mereka harus membicarakan persaingan dan juga prasangka di kalangan masyaraka yang berbeda dalam kelompok status sosialnya.

2. Diera digital seperti ini banyak sekali berita dimedia masa tentang anak-anak remaja yang tidak baik dan perilaku negatif yang ada, seperti pelecahan seksual dan tawuran antar pelajar yang semua itu melibatkan badan hukum. Dengan mengatasi hal ini kita harus menerapkan Pendidikan Multikultural di sekolah karena dengan adanya Pendidikan Multikultural ini kita dapat mencegah lebih banyak hal yang negatif.

Untuk mengatasi problematik ini, dengan cara melalui penerapan pendidikan multikultural yang ada pada pemanfaatan keragaman yang ada di masyarakat, khususnya yang ada pada siswa seperti keragaman bahasa, budaya, agama, gender, kemampuan dan ras. Lingkungan pendidikan sekolah merupakan salah satu sistem yang terdiri dari berbagai faktor, seperti: kebijakan sekolah, kultur sekolah, dan juga formalisasi kurikulum dan bidang studi.

Jika dalam hal ini terjadi perubahan maka perubahan itu hanya difokuskan sebagai menciptakan dan juga memelihara lingkungan sekolah dalam kondisi multikultural yang efektif dan efisien. Tujuan dari Pendidikan Multikultural untuk merubah pendekatan pelajaran dan pembelajaran ke arah memberi peluang yang sama terhadap setiap siswa. Siswa sudah harus ditanamkan pemikiran mengenai keanekaragaman dan keunikan itu dihargai. Hal ini harus ada perubahan perilaku, sikap, dan nilai-nilai khususnya pada bidang akademik sekolah.

Solusi
1. Agar masyarakat paham dan menerapkan betapa pentingnya Pendidikan Multikultural bisa dilakukan dengan cara diadakan kegiatan bersama, tidak membatasi kegiatan beragama, menghilangkan steoritip negative dari kalangan etnis tertentu dan berpandangan jauh ke depan bahwa tanpa persatuan Pendidikan Multikultural yang baik, negara akan terpecah dan memberi dampak negative bagi warga negaranya.

2. Pendidikan multikultural di sistem akademik perlu dikembangkan lebih baik dengan cara edukasi yang baik dari lingkungan, orang tua maupun tenaga pendidik. Dari tenaga pendidik bisa di terapkan di materi pembelajaran akademik tentang manfaat Pendidikan Multikultural, cara hidup berdampingan dengan berbagai suku dan budaya yang berbeda dan masih banyak lagi.

Pemahaman Pendidikan Multikultural bisa ditanamkan sejak dini dari peran orang tua dan lingkungan. Bahwa sikap bertenggang rasa, menghargai sesama manusia dari berbagai kalangan sangat diperlukan .

Kesimpulan
Dari penjelasan yang ada di atas dapat kita simpulkan bahwa Pendidikan Multikultural sangatlah penting bagi masyarakat maupun bagi pendidikan di sekolah ataupun akademik, Pendidikan Multikultural merupakan salah satu bentuk keberagaman budaya, etnis dan ras. Yang mana pengaruh yang diberikan dalam pendidikan Multikultural dapat membuat masyarakat dan pelajaran menjadi lebih tau tentang peran masing-masing di dalam pendidikan Multikultural ini. Untuk itu diharapkan kita semua dapat menerapkannya di lingkungan sekitar dan lingkungan sekolah.