Pengaruh Ekspor, Impor, dan Kurs Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Avatar of news.Limadetik
Pengaruh Ekspor, Impor, dan Kurs Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia
FOTO: hanya ilustrasi

Oleh : Rama Dwi Andita
Nim : 202010180311060

______________________________

Komoditi Ekspor Indonesia
Sepuluh komoditi ekspor utama Indonesia adalah Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), produk hasil hutan, elektronik, karet dan produk karet, sawit dan produk sawit, otomotif, alas kaki, udang, kakao dan kopi.

Namun, pasar internasional semakin kompetitif sehingga sepuluh komoditas ekspor utama Indonesia terdiversifikasi Komoditas lainnya, yaitu makanan olahan, perhiasan, ikan dan produk ikan, kerajinan dan rempah-rempah, kulit dan produk kulit, peralatan medis minyakatsiri peralatan kantor dan tanaman obat.

Tujuan Ekspor secara umum, tujuan dilakukannya kegiatan ekspor ialah dalam upaya pemenuhan kebutuhan masyarakatnya serta menambah devisa negara dalam pencapaian kehidupan yang sejahtera berikut ini ada beberapa tujuan utama dilakukannya kegiatan ekspor, yaitu:

1.Untuk membuka pasar baru diluar negeri atau memperluas pemasaran bagi berbagai produk dalam negeri.
2.Untuk memperoleh laba berupa devisa
3.Untuk memperoleh harga jual yang tinggi
4.Menjaga kestabilan kurs valuta asing
5.Mengendalikan harga produk ekspor dalam negeri

Impor
Impor merupakan pembelian atau pemasukan barang dari luar negeri ke dalam suatu perekonomian dalam negeri (Sukirno, 2006: 203). Impor sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara, seperti yang telah dijelaskan dalam teori Hecksher-Ohlin (dalam Appleyeard, Field dan Cobb, 2008) menyataka nbahwa suatu negara akan mengimpor produk/barang yang menggunakan faktor produksi yang tidak atau jarang dimiliki oleh negara tersebut.

Kegiatanini akan menguntungkan bagi negara tersebut dibandingkan melakukan produksi sendiri namun tidak secara efisien.Impor sendiri memiliki manfaat. Manfaat Impor:

1.Mendapatkan barang dan jasa yang tidak bisa dihasilkan
2.Memperoleh teknologi modern
3.Memperoleh bahan baku
4.Cadangan Devisa

Pengaruh Nilai Tukar atau Kurs terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Berdasarkan hasil pengujian menggunakan uji ECM-EG dalam jangka pendek dan panjang menunjukkan hasil bahwa variabel kurs memiliki pengaruh negative dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi pada jangka panjang tetapi pada jangka pendek memiliki pengaruh negative juga tetapi signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi.

Hal ini membuktikan bahwa variabel kurs jika mengalami kenaikan 1 persen tidak akan mempengaruhi perubahanterhadap Pertumbuhan Ekonomi. Beberapa penelitian telah dilakukan sebelumnya.