Pentingnya Edukasi Kepada Masyarakat Agar Tidak ke Tukang Gigi

Avatar of news.Limadetik
Pentingnya Edukasi Kepada Masyarakat Agar Tidak ke Tukang Gigi
FOTO: Arum Dwi Apriliani

OLEH : Arum Dwi Apriliani
Prodi: Akuntansi
Universitas Muhammadiyah Malang

_______________________________

LIMADETIK.COM – Menjaga kesehatan tubuh adalah hal yang sangat penting dilakukan setiap individu yang ada di dunia ini. Hal ini dikarenakan jika tubuh dalam keadaan sakit maka semua aktivitas akan terganggu karena jaringan-jaringan dalam tubuh berkoneksi satu sama lainya. Salah satu kesehatan tubuh yang sangat penting untuk dijaga adalah kesehatan gigi. Namun dewasa ini banyak sekali mayoritas masyarakat dalam berkonsultasi mengenai kesehatan gigi lebih memilih untuk pergi ke tukang gigi. Hal tersebut dilakukan masyarakat karena keberadaanya sebagai budaya tradisional.

Di Indonesia sendiri, keberadaan budaya tradisional juga diakui. Hal tersebut namun juga ada batasan menurut hukum yang berlaku. Pada tukang gigi hanya memiliki wewenang dalam pembuatan gigi palsu saja. Namun dalam realitanya pada zaman sekarang banyak tukang gigi yang melakukan praktik tanpa melaksanakan wewenang yang di tentukan sesuai UU yang berlaku di Indonesia.

Pada dasarnya profesi tukang gigi dengan dokter gigi memiliki perbedaan yang cukup pesat. Tukang gigi hanya memiliki tugas dalam mempelajari mengenai gigi-gigi tiruan sedangkan dokter gigi mempelajari mengenai jaringan-jaringan yang ada didalam gigi serta kaitanya dengan mulut, rongga mulut serta organ di luar rongga mulut.

Namun karena banyaknya praktek tukang gigi tidak sesuai dengan wewenangnya memunculkan banyak kasus mengenai malpraktek. Sehingga dengan kasus tersebut maka artikel ini akan membahas mengenai bagaimana pentingnya acars mengedukasi masyarakat untuk tidak pergi ke tukang gigi.

Bahaya Ke Tukang Gigi : Apa Saja Akibatnya?.

Secara teori melakukan perawatan kesehatan gigi jika tidak dilakukan dengan baik dan benar maka akan bisa berbahaya. Salah satunya jika berkonsultasi dalam merawat kesehatan gigi dengan pergi ke tukang gigi. Hal tersebut tentunya tiak sesuai dengan persyaratan dan prosedur yang berlaku. Dalam dunia kedokteran, perawatan gigi dari dokter dan tukang gigi sangatlah berbeda.

Di sisi dokter akan mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajarinya dalam menganalisis kasus pada gigi pasien serta jaringan-jaringan sekitar gigi barulah melakukan tindakan dalam perawatan gigi. Sedangkan pada tukang gigi dalam pelaksanaanya tidak berdasarkan pertimbangan sehingga sangat membahayakan gigi pasien.

Jika ke tukang gigi maka tukang gigi akan secara instan memperbaiki suatu kerusakan bagi bagian jaringan tubuh pasien. Sedangkan pada dokter gigi membutuhkan beberapa kunjungan dalam melakukan perawatan gigi yang baik dan benar. Sehingga apabila pasien tetap ke tukang gigi maka akan cenderung membahayakan kesehatan gigi seperti malafungsi gigi, penyakit infeksi mulut dan gigi serta bentuk gigi yang tidak sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

Bagaimana Cara Mengedukasi Masyarakat Mengenai Hal Tersebut?.

Cara mengedukasi masyarakat agar tidak memeriksakan perawatan giginya ke tukang gigi adalah dengan cara terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat atas pentingnya kesehatan gigi. Langkah tersebut dalam diraih dalam implementasi terus mengedukasi akan bahaya perwatan gigi melalui tukang gigi. Edukasi tersebut daat dilakukan terus menerus agar pemahaman masyarakat mengenai pergi ke tukang gigi semakin terbuka. Pasalnya dengan biaya yang murah tersebut akan menyebabkan kondisi bahaya bagi kondisi gigi pasien akibat tidak sepengetahuan tukang gigi baik dalam konsep keilmuanya dan wewenangnya.

Apabila sudah terjadi kasus malpraktek, maka pasien harus segera melaporkan kasus tersebut agar dapat menempuh jalur hukum. Sehingga dengan hal terssebut dapat membuat para tukang gigi untuk jera tidak melakukan pekerjaan yang bukan wewenangnya. Sehingga masyarakat dapat melihat pergi ke tukang gigi akan memberikan pemeriksaan kesehatan gigi yang bersifat fatal. Kesadaran tersebut akan muncul apabila masyarakat dapat melihat langsung akibat dari kasus malpraktek yang dilakukan oleh tukang gigi.

Bentuk Implementasi : Stop Datang Ke Tukang Gigi!.

Dewasa ini banyak sekali bentuk implementasi maupun penerapan mengenai untuk tidak ke tukang gigi. Salah satu penerapan tersebut dapat tercermin dalam kampanye kawat gigi. Dimana dalam kampanye tersebut menyerukan kepada masyarakat bahwa perawatan gigi disarankan lebih baik ke dokter gigi daripada ketukang gigi karena dampak yang ditumbulkan apabila salah memilih akan berakibat fatal. Dengan adanya kampanye ini merupakan salah satu bentuk dalam mengedukasi masyarakat bahwa kesehatan gigi harus ditangani oleh ahli gigi yakni dokter gigi.

Pentingnya edukasi mengenai kesehatan gigi sangatlah penting. Hal ini dikarenakan kesehatan gigi juga merupakan salah satu bentuk kesehatan manusia yang paling penting pada kodratnya. Namun jika kesehatan tersebut bukan pada orang yang tepat menanganinya maka akan menyebabkan implikasi yang fatal. Sehingga edukasi kepada masyarakat untuk jangan ke tukang gigi sangat diperlukan.

Salah satu langkah yang harus kita lakukan adalah dengan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi. Sudah banyak kasus yang ditimbukan oleh tukang gigi yakni terjadinya malpraktek kepada pasien. Bukanya malah membaik tetapi malah menyakitkan.

Sehingga masyarakat harus sadar bahwa pergi ke dokter gigi aalah cara yang paling efektif dalam mengkonsultasikan masalah kesehatan gigi. Namun nyatanya saat ini banyak sekali orang tergiur ke tukang gigi akibat informasi yang salah di media sosial.

Padahal seorang dokter gigi harus berlatih bertahun-tahun untuk memenuhi syarat dalam profesinya dan akan memberikan bimbingan yang dapat dipercayai. Dengan mengunjungi dokter gigi maka kita akan menyesuaikan saran dan dukungan khusus untuk kebutuhan dalam jangka waktu yang lama.

Dengan demikian, tidak ada orang yang lebih baik untuk membantu menjaga kesehatan mulut dan gigi selain dokter gigi. Jadi tunggu apalagi? Stop datang ke tukang gigi!