Pentingnya Pelaksanaan Pemeriksaan Produksi Demi Keberlangsungan Suatu Perusahaan

Avatar of news.Limadetik
Pentingnya Pelaksanaan Pemeriksaan Produksi Demi Keberlangsungan Suatu Perusahaan
FOTO: Ilustrasi pekerja di sebuah perusahaan produksi

OLEH : Wahyu Kuncoro Yekti
NIM : 202010170311268
Mata Kuliah : Audit Substantif
Universitas Muhammadiyah Malang

____________________________________

NEWS.LIMADETIK.COM – Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, banyak ditemukan usaha-usaha baru yang bermunculan. Akan tetapi, usaha tersebut kurang bisa bertahan karena beberapa aspek yang kurang diperhitungkan untuk melangkah ke jenjang yang selanjutnya. Kebanyakan hal tersebut terjadi pada perusahaan manufaktur yang mengolah atau memproduksi barangnya dengan besar-besaran tanpa mengetahui sistem pengerjaan produksi yang memumpuni.

Apabila hal itu dibiarkan, perusahaan akan mengalami penurunan profit yang sebelumnya melonjak makin lama akan semakin menurun. Sehingga perlu disiapkan suatu perencanaan dan pengendalian dalam produksi yang memungkinkan sebagai peningkatan persentase kenaikan profit dan usaha tersebut tetap berlanjut.

Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan produksi yang nantinya akan menilai tentang produksi yang dilakukan terlah berjalan dengan efisen atau belum dan akan dilakukan penarikan kesimpulan melalui kebijakan, prosedur, perencanaan dengan tujuan menemukan alternatif untuk lebih meningkatkan kelancaran aktivitas proses produksi.

Pengertian dari produksi adalah kegiatan yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam periode waktu yang menghasilkan barang maupun jasa sebagai manfaat dalam memenuhi kebutuhan. Dilihat dari pengertiannya, produksi memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan produsen untuk menghasilkan produk atau menmabah nilai guna agar dapat mencukupi keinginan pelanggan.

Disamping itu, produsen akan memperoleh keuntungan yang diakui sebagai pendapatan yang disalurkan dalam kegiatan yang ada di perusahaan ataupun lainnya.

Dalam suatu produksi terdapat beberapa fungsi yang berkaitan dengan faktor dan pencapaian dari tingkat hasil produksi, sebagai artian input dan output. Berikut beberapa fungsi utama produksi :

1. Pergerakan pertama dalam aktivitas produksi adalah perencanaan yang dilakukan sebelum kegiatan produksi berjalan agar nantinya dapat memperoleh hasil yang maksimal.

2. Pemilihan kondisi dan keputusan yang terjadi pada ruang lingkup produksi di perusahan mampu untuk membantu pengelolaan dengan memperhatikan waktu yang tepat. Ruang lingkup yang dimaksud, antara lain : bahan baku, peralatan dan fasilitas, desain produk, transformasi operasional, perbaikan aktivitas produksi.

3. Pengendalian fungsi produksi yang diterapkan bisa sesuai dengan kebijakan yang sudah diatur perusahaan untuk menjamin keberlangsunga proses produksi secara efektif. Dalam hal pengendalian produksi terdpat 2 jenis, yaitu order control (Fokus pada pesanan konsumen) dan follow control (Fokus pada standar penentuan produk perusahaan). Adapun tahapan-tahapan dalam pengendalian produksi, yaitu Perencanaan, routing, scheduling, dispatching.

4. Prosedur produksi menjadi suatu bagian penting yang dijalankan sesuai dengan SOP perusahaan, dinilai dari tingkat ketelitian tenaga kerja, jadwal produksi, pemakaian bahan dan nilai suatu produk yang dihasilkan.

Dalam penerapan pemeriksaan produksi dapat dilakukan oleh seorang yang ditugaskan sebagai pengawas dalam perusahaan tersebut, tetapi perusahaan juga dapat merpekerjakan atau menyewa seorang auditor untuk menganalisis apakah proses produksi sesuai dengan kriterian yang ditetapkan untuk memastikan konsistensi dan kualitas yang perlu ditata ulang.

Peranan auditor tentunya akan berdampak pada perusahaan, dimulai dengan pengujian kebijakan dan prosedur sebagai dasar perbaikan manajemen produksi secara objektif dan sistematis dalam mengumpulkan serta menganalisis data yang valid dan relevan sebagai penilaian ketaatan perusahaan.

Selanjutnya auditor mengklasifikasi hasil analisa terkait dengan perencanaan strategis dan koordinasi untuk memperbaiki apabila ada ketidaksesuaian dalam produksi.

Dari penjelasan yang saling berkaitan dengan pemeriksaan dapat disimpulkan sebagai bentuk manfaat dari dilakukannya pemeriksaan produksi, diantaranya :

1. Menilai pelaksanaan proses produksi yang telah sesuai dengan kebijakan, prosedur, perencanaan yang berlaku secara efisien dan efektif.

2. Diharapkan penemuan alternatif-alternatif produksi sebagai perbaikan untuk peningkatan operasional oada produksi di perusahaan.