Pentingnya Sertifikasi Halal, Mahasiswa FH-UMM Beri Edukasi Jaminan Produk Halal Pada Tenaga Kerja CV.Caraka

Pentingnya Sertifikasi Halal, Mahasiswa FH-UMM Beri Edukasi Jaminan Produk Halal Pada Tenaga Kerja CV.Caraka
FOTO: Foto: Sosialisasi Edukasi Jaminan Produk Halal kepada tenaga kerja CV. Caraka Abadi (dok:fatha)

MALANG, LimaDetik.Com – Pada hari Rabu 30 Juni 2021 bertempat di CV. Caraka Abadi Jl. Kyai Parseh Jaya Gg. Kenikir Indah RT 11 RW 01, Bumiayu, Kedungkandang, Malang telah berlangsung sosialisasi yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa.

Kegiatan tersebut mengakat tema “Pendampingan Akad dan Sertifikasi Halal MUI Serta Edukasi Jaminan Produk Halal Pada Minuman Cangloh”. Peserta sendiri terdiri dari Firyal Azelia Nasera, Taufiqur Rahman Shaleh, Angelina Lucky, Fatha Khaira, dan Luthfillah Arrizqi dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Fitria Esfandiari,S.H.,M.H beserta Sholahuddin Al-Fatih, S.H.,M.H.

CV. Caraka Abadi merupakan perusahaan yang bergerak pada produk berbahan alami atau herbal seperti minuman cangloh yang dikelola oleh Titik Hariyati selaku Direktur, Wulansari selaku Wakil Direktur dan Riza Agung Pribadi selaku Manajemen Produksi. Minuman cangloh merupakan minuman yang berbahan utama belimbingwuluh dan secang. Minuman ini merupakan minuman herbal yang dapat memberi manfaat bagi siapa saja yang mengkonsumsinya diantaranya dapat menambah nafsu makan, melancarkan buang air kecil dan baik untuk paru-paru.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa FH UMM melalui program kegiatan PMM memberikan edukasi pada tenaga kerja CV. Caraka Abadi mengenai produk yang masuk beredar dan diperdagangkan diwilayah Indonesia wajib bersertifikat halal sebagaimana yang telah tercantum dalam Pasal 4 UU 33/2014. Tentu bukan suatu hal yang mudah untuk dapat memperoleh sertifikat halal yang mana pelaku usaha harus melalui beberapa proses untuk mendapatkan sertifikasi halal.

“Dengan adanya sertifikasi halal suatu produk akan memiliki Unique Selling Point (USP) yang mana merupakan pembeda produk minuman cangloh dengan produk lainnya juga dapat meraih pangsa produk lebih luas. Selain itu dengan adanya sertifikasi halal merupakan ibadah karena pelaku usaha telah menjalankan syariat tuntunan agamanya dengan mengelola dan menjual produk yang mengikuti anjuran agama Islam yaitu produk halal” kata Fatha Khaira, salah satua nggota PMM UMM, Minggu (4/7/2021).

Menurutnya, hal ini yang menggerakkan mahasiswa FH-UMM membantu pelaku usaha untuk dapat memberikan edukasi pada tenaga kerja agar tetap menjaga kualitas dalam proses produksi. diantaranya:
1. Para tenaga kerja mencuci tangan sebelum memasuki tempat produksi.
2. Dimasa pandemi saat ini para pegawai dapat mensterilkan tangan dengan hand sanitizer dan tempat sekitar dengan disenfektan.
3. Selalu menggunakan masker.
4. Menggunakan tutup kepala agar dalam proses produksi tidak ada kotoran yang jatuh dari kepala.
5. Menggunakan sarung tangan untuk menjaga kebersihan dalam proses pengolahan bahan baku.
6. Menggunakan bahan yang disetujui LPPOM MUI.
7. Fasilitas produksi dicuci sebelum dan sesudah digunakan.
8. Proses produksi dilakukan pada fasilitas yang bebas dari najis.
9. Proses pencucian bahan dilakukan dengan menggunakan air bersih yang mengalir.
10. Penyimpanan produksi bebas dari kontaminasi bahan-bahan kimia berbahaya, kotor maupun najis.
11. Setelah menyelesaikan proses produksi para tenaga kerja dapat membersihkan dan merapikan tempat produksi sebelum meninggalkan tempat produksi.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan para tenaga kerja dapat menerapkannya dalam proses produksi agar tetap menjamin kualitas dan kebersihan pada produk minuman cangloh” ucapnya.

Selain itu tambah Fatha, mengingat produk minuman cangloh dikonsumsi oleh berbagai kalangan dimulai dari anak-anak hingga lansia. “Sehingga produk minuman cangloh dapat dirasakan manfaatnya serta dapat beredar dikalangan masyarakat luas khusunya dalam negeri” tukasnya.

Penulis : Firyal Azelia
Editor : Wahyu