Penuh Dedikasi, Mahasiswa KKN UM Merevitalisasi e-Marketing Bagi UMKM di Kampung Tahu Tinalan Kediri

Avatar of news.Limadetik
Penuh Dedikasi, Mahasiswa KKN UM Merevitalisasi e-Marketing Bagi UMKM di Kampung Tahu Tinalan Kediri
FOTO: Supingi (kiri) pengusaha tahu RTT di Kampung Tinalan Kota Kediri bersama Mahasiswi KKN UM 2022

KEDIRI, Limadetik.com – Pengabdian masyarakat oleh mahasiswa KKN dari Universitas Negeri Malang (UM) tahun 2022 yang dilaksanakan di jl. Tinalan gg.4, Kampung Tahu, Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur ini diisi dengan berbagai macam program kerja yang menarik, salah satunya yaitu e-Marketing atau pemasaran online.

E-Marketing merupakan sebuah upaya yang dilakukan oleh produsen dalam memasarkan produknya dengan memanfaatkan digital media online atau internet. Program e-marketing ini telah terlaksana mulai 02 Juli 2022 hingga akhir waktu KKN.

Kegiatan ini ditujukan kepada para Pengusaha tahu yang berada di Kampung tahu. Selama tenggang waktu tersebut mahasiswa juga melakukan monitoring terhadap pengusaha agar e-marketing tetap berjalan lancar, Rabu (13/7/2022).

Mahasiswa KKN UM telah mengadakan sosialisasi dan pendampingan kepada para pelaku UMKM yakni pengusaha tahu di wilayah kampung tahu, tinalan. Sosialisasi yang diselenggarakan di salah satu kediaman anggota paguyuban ini bertujuan untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat hususnya kepada para pengusaha tahu di wilayah kampung tahu, tinalan.

Banyak pelaku UMKM di kampung tahu yang mengalami penurunan omset “semenjak adanya pandemi UMKM di kampung tahu ini mengalami penjualan yang tidak stabil. Setiap harinya bisa menghabiskan 1000-2000 buah tahu, tapi karena adanya covid-19 serta pemberlakuan lockdown mitra UMKM penjual tahu ini mengalami penurunan hingga 40% dari sebelumnya”, ujar Supingi salah seorang pengusaha tahu, Selasa (05/07/2022) saat itu.

“Dulu saat masa pandemi, pernah ada penggunaan e-marketing namun terhenti karena kurang adanya bimbingan terkait cara pembayaran dan pengelolaan akun sosial media untuk e-marketing” tambahnya.

Penuh Dedikasi, Mahasiswa KKN UM Merevitalisasi e-Marketing Bagi UMKM di Kampung Tahu Tinalan Kediri
FOTO: Mahasiswi KKN UM 2022 (kanan) mendampingi pengusaha tahu di Toko Tahu Taqwa Bu Nur di Kampung Tinalan Kota Kediri untuk pemahaman e-Marketing

Melihat hal tersebut, Mahasiswa KKN UM berupaya untuk membangun kembali penerapan digital marketing guna membantu branding produk UMKM. “Karena menurut kita UMKM ini harus di dukung dengan membantu mengembangkan usahanya untuk bangkit lagi,” kata Fahmi, salah satu Mahasiswa KKN UM, Jumat (08/07/2022).

“Dari segi pemasaran, kita menerapkan strategi e-marketing agar usaha produsen tahu tersebut lebih menarik dan lebih dikenal kalayak ramai. Pendampingan pembuatan e-marketing dilaksanakan langsung oleh mahasiswa dengan strategi door to door ke rumah tiap warga yang berkenan tokonya dibuatkan e-marketing.” demikian Fahmi menambahkan.

Semua mahasiswa ikut berpartisipasi dalam program ini mulai dari melakukan sosialisasi terkait e-marketing, pendampingan pembuatan akun media sosial dan cara pemotretan produk.

Tak hanya itu saja, para mahasiswa juga melakukan pengecekan kembali terkait perkembangan dan kendala setelah beberapa hari pembuatan media sosial. Hal tersebut disambut antusias oleh para pengusaha. Produk yang di promosikan yaitu olahan tahu kering dan tahu sayur.

“Media sosial yang digunakan untuk strategi e-marketing yaitu pembuatan akun IG untuk kampung tahu, tinalan yang nantinya akan dimasukkan foto produk dari setiap pengusaha tahu yang nantinya diberi informasi produk tersebut, tidak luput juga nomor pemilik produk tersebut. Yang kedua yaitu pembuatan akun Shopee untuk setiap pengusaha, selain itu kita juga membuat striker logo aplikasi Ig dan Shoppe atau sosmed lainnya yang nantinya akan ditempelkan di etalase toko sebagai media promosi” paparnya.

Respon (2)

  1. Semangat adik² melalui prokernya patut diapresiasi karena sangat berdampak bagi kemajuan UMKM di daerah tersebut :). Sukses ya buat kalian.

Komentar ditutup.