Perkokoh Harmonisasi Sosial, Wabup Sampang Gelar Safari Ramadhan di Pangarengan

Perkokoh Harmonisasi Sosial, Wabup Sampang Gelar Safari Ramadhan di Pangarengan
FOTO: Wakil Bupati Sampang H.Abdullah Hidayat bersama Forkopimda saat menghadiri safari Ramadhan di Pangarengan

SAMPANG, LimaDetik.Com  – Wakil Bupati (Wabup) Sampang H. Abdullah Hidayat kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan di Masjid Al Hasan Desa Apa’an Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang Madura Propinsi Jawa timur, Sabtu (24/4/2021).

Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan, Pimpinan OPD dan BUMD, Forkopimcam Pangarengan, Kepala Desa se Kecamatan Pangarengan serta Tokoh Agama dan Masyarakat.

Baca juga: Tangkap Aspirasi Masyarakat Melalui Dialog, Bupati Sampang Gelar Safari Ramadhan

Tiba di tempat, Wabup Sampang langsung menyantuni para anak yatim , kaum dhuafa, guru ngaji serta memberikan bantuan kepada takmir masjid. Para kaum dhuafa juga diberikan bantuan sembako untuk meringankan beban mereka di tengah Pandemi Covid-19.

Wabup Sampang H. Abdullah Hidayat atau lebih akrab dipanggil H. Ab menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan rangkaian kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang untuk melakukan serap aspirasi dari masyarakat.

Baca juga: Serap Aspirasi Masyarakat, Bupati Sampang Gelar Safari Ramadhan di Banyuates

Momen tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk berbaur dan menyapa seluruh lapisan tokoh masyarakat demi kokohnya harmonisasi sosial.

Menurut H. Ab, kegiatan Safari Ramadhan merupakan kegiatan rutin tahunan yang tidak hanya digelar secara seremonial buka puasa bersama saja, melainkan untuk bertatap muka langsung dan menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam sesi dialog santai, pihaknya menyampaikan bahwa bantuan untuk  guru ngaji telah direalisasikan. Bahkan dalam kepemimpinannya bersama H. Slamet Junaidi telah menaikkan nominal yang semula Rp. 500.000,- menjadi Rp.1.000.000,- 

“Kami ingin ada kebersamaan, termasuk dengan para tokoh agama dan masyarakat. Karena tanpa keterlibatan semua pihak, kami tak akan bisa membangun Kabupaten Sampang seorang diri” pungkasnya.

(MDS/YD)