Pesan Bupati Sumenep Saat Melantik Kades PAW Desa Pancor

Avatar of news.Limadetik
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi SH.MH melantik dan mengambil sumpah Kepala Desa Pancor, Kecamatan Gayam hasil pemilihan Pengganti Antar Waktu (PAW) Hainur Rahman di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep. Ia menggantikan Kepala Desa sebelumnya karena meninggal dunia.
FOTO: Bupati Sumenep, Acmad Fauzi SH.MH saat melantik Kades PAW Desa Nonggunong

SUMENEP, LimaDetik.Com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi SH.MH melantik dan mengambil sumpah Kepala Desa Pancor, Kecamatan Gayam hasil pemilihan Pengganti Antar Waktu (PAW) Hainur Rahman di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep. Ia menggantikan Kepala Desa sebelumnya karena meninggal dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Achmad Fauzi mengatakan bahwa Kepala Desa diharapkan mampu meningkatkan dan mendorong ekonomi masyarakat dengan membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam rangka mengembangkan potensi masing-masing desa yang ada sehingga pengabdiannya kepada masyarakat benar benar bermanfaat.

“Pemerintahan Desa dengan memberdayakan BUMDes bisa menggerakkan perekonomian masyarakat yang menurun di tengah wabah COVID-19. Kepada desa harus mampu meningkatkan perekonomian masyarakatnya dengan cara mengelola BUMDes secara maksimal dan baik” katanya, Kamis (8/4/2021).

Lebih lanjut Bupati milenial itu menegaskan, Kepala desa jangan menyurutkan komitmennya untuk terus meningkatkan perokonomian masyarakat di tengah wabah COVID-19, dimana dalam situasi saat ini peran aktif Kepala desa sangat dibutuhkan untuk memperkuat dan mendorong BUMDes untuk mengembangkan potensi desa.

“Dalam.situasi seperti sekarang ini, Kepala Desa bisa menggunakan Dana Desa (DD) sesuai amanat Undang-undang untuk membentuk BUMDes, karena dengan pemberdayaan BUMDes ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di tengah wabah COVID-19. Dan ingat jangan menggunakan DD di luar regulasi yang ada apa lagi sampai menabrak undang-undang itu sendiri” pintanya berpesan.

Suami dari Nia Kurnia itu juga menyampaikan sebuah motivasi selayaknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diberdayakan, guna mengembangkan potensi desa demi mendorong kesejahteraan masyarakat di desanya. Ia meminta agar Kepala desa memanfaatkan BUMDes sebaik mungkin.

“BUMDes kita di Kabupaten Sumenep sudah tebentuk sekitar 276 BUMDes dari 330 desa, dengan klasifikasi tahun 2019 menjadi 174 BUMDes dasar, 97 BUMDes tumbuh dan 4 BUMDes berkembang serta 1 BUMDes maju. Jadi ini harus benar benar kita manfatkan untuk terus berkembang” ungkapnya.

Oleh karenanya, lanjut Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu, keberadaan BUMDes itu harus terus maju, mengingat keberadaannya untuk meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan pengelolaan potensi desa sesuai kebutuhan masyarakat dalam pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa. Dan pengelola BUMDes harus kreatif dan trampil dalam mengolah manajemen.

“Kepada pengelola BUMDes saya meminta harus memiliki pengetahuan dan keterampilan manajemen, agar pengelolaannya terus maju demi membangun perekonomian masyarakatnya dengan baik” tuturnya.

Pada acara pelantikan itu, Bupati Achmad Fauzi menyematkan tanda jabatan dan petikan Surat Keputusan (SK) Bupati kepada Kepala Desa terpilih PAW Desa Pancor Kecamatan Gayam Hainur Rahman.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli mengungkapkan, kepala desa terpilih PAW Desa Pancor Kecamatan Gayam masa jabatannya berakhir hingga 30 Desember 2025.

“Pelantikan hri ini adalah Pengganti Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Pancor Kecamatan Gayam, karena kepala desa sebelumnya meninggal dunia,” ucapnya.

Dikatakan Ramli, dengan dilantiknya Kades PAW Desa Pancor, Kecamatan Gayam maka diharapkan roda pemerintahan di desa tersebut berjalan dengan baik.

“Semoga roda pemerintahan di Desa Pancor Kecamatan Gayam berjalan sesuai dengan harapan masyarakat, sehingga perekonomian dan pelayan terhadap masyarakat terlayani dengan baik” tukasnya.

(yd/yd)