banner podcast

PMM Mitra Dosen UMM Sukses Melaksanakan Focus Group Discussion Revitalisasi BUMDes di Desa Petungsewu

  • Bagikan
PMM Mitra Dosen UMM Sukses Melaksanakan Focus Group Discussion Revitalisasi BUMDes di Desa Petungsewu
FOTO: Kegiatan FGD bersama PMM Mitra Dose Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang
Banner Iklan

LIMADETIK.COM, MALANG – Sebulan pengabdian mahasiswa di laksanakan di Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Pengabdian ini berasal dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang atau biasa lebih dikenal dengan UMM yang dengan bermitra dosen yakni Mudrifah SE., M.M.

Banyak program kerja yang telah disusun dan diagendakan akan dilaksanakan di Desa Petungsewu, salah satu program kerja yang akan dilaksanakan adalah Focus Group Discussion (FGD) mengenai revitalisasi Badan Usaha Milik Dewa (BUMDes).

“BUMDes yang diupayakan untuk menjadi wadah seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan juga pelayanan umum yang dikelola oleh desa maupun kerja sama dengan pihak desa lain. Program kerja ini telah dilaksankan pada tanggal 24 Agustus 2022 dan pelaksannya dapat dikatakan sukses karena mampu menyelesaikan program kerja yang telah direncanakan sebelumnya dan telah berjalan sesuai dengan harapan.
Kegiatan program kerja ini berjalan selama kurang lebih 3 jam mulai dari pukul 14.00-17.00” kata Tevinesiya Fema Seliya Cendani, salah satu mahasiswa PMM UMM.

Adapun rangkain kegiatannya yaitu peserta hadir dan melakukan presensi kehadiran, selanjutnya pembukaan acara yang dihadiri oleh kepala desa dan dosen pembimbing lapangan serta pemateri dan peserta diskusi.

Kegiatan dilanjutkan dengan moderator terlebih dahulu memberikan waktu kepada pemateri untuk menyampaikan materinya, disini pematerinya adalah Ihyaul Ulum, Prof., Dr., SE., M. Si. Ia merupakan salah satu guru besar di bidang akuntansi, salah satu dosen dari Universitas Muhammadiyah Malang.

“Beliau (Prof. Dr. Ihya Ulum) banyak menyampaikan materi mengenai dasar-dasar BUMDES dan pengelolaan BUMDes yang benar, agar dapat berjalan lancar dan terus berkembang, setelah bapak Ihyaul Ulum selesai menyampaikan materi yang beliau bawakan, selanjutnya moderator yaitu Ibu Mudrifah mengarahkan untuk para peserta undangan memulai diskusi mereka dan setalah itu dilanjutkan dengan penutupan acara pada hari tersebut” terangnya.

Menurut Tevinesiya, kegiatan FGD ini bisa dikatakan sukses dan berjalan lancar dilihat pada saat dimana peserta undangan yang berasal dari perwakilan masyarakat, ketua karang taruna, pengurus BUMDes, perwakilan pengurus PKK dan perangkat desa hadir bersama dalam satu tempat membahas mengenai permasalahan BUMDes yang terdapat di desa mereka. Selain membahas mengenai permasalahan yang ada dan para tamu undangan juga melakukan diskusi untuk menemukan solusi atas permasalah tersebut.

“Tentunya, disaat diskusi tersebut Bapak Prof. Dr. Ihyaul Ulum, terus mendampingi dan memberikan masukan-masukan yang diharapkan dapat membantu memecahkan permasalahan yang sedang dibahas dan juga tidak lupa saat terjadinya kegiatan diskusi juga didampingi langsung oleh Kepala Desa Petungsewu” ungkapnya.

Selain bertujuan untuk mengumpulkan masyarakat lanjut Tevinesiya, peserta diskusi dan mendiskusikan permasalahan mereka serta mencari jalan keluarnya tujuan lain dari kegiatan kami ini adalah memberikan tambahan pembekalan, wawasan dan motivasi kepada para tim pengelola BUMDES agar pengelolaan BUMDes semakin maksimal dan semakin berkembang dengan baik.

Banyak harapan-harapan dari terlakasanya kegiatan ini, salah satunya harapan yang tidak luput adalah kami keseluruhan berharap terutama apa yang telah disampaikan oleh Bapak Prof Ihyaul Ulum, dapat bermanfaat dan terus memotivasi bagi para tim pengelola BUMDes untuk terus berkembang dan berjalan secara optimal.

“Disamping itu, harapan lainnya adalah kami berharap besar atas masalah yang telah ditemukan jalan keluarnya ini semakin mendorong semangat untuk terus memperbaiki kesalahan-kesalahan terdahulu yang telah menimbulkan masalah, agar dikedepannya tidak timbul masalah yang sama sehingga BUMDES Desa Petungsewu semakin baik kedepannya” tukasnya.

Untuk diketahui, anggota dari kelompok 18 Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang. Tempat pelaksanaan PMM di Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, masing masing, Tevinesiya Fema Seliya Cendani, Arya Tjatur Witjaksono, Fadila Khoirunnisa, Vasthi Alysia Salsabila dan Gladys Nicolin. Dengan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ibu Mudrifah, SE., MM.

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.