banner podcast

PMM UMM Ajak Anak di Panti Asuhan Membuat Kerajinan dari Bungkus Nasi

  • Bagikan
PMM UMM Ajak Anak di Panti Asuhan Membuat Kerajinan dari Bungkus Nasi
FOTO: Kegiatan di Panti Asuhan Riadloh Ihsan Kamil
Banner Iklan

LIMADETIK.COM, MALANG – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 90 Gelombang 7 yang diselenggarakan di Panti Asuhan Roudloh Ihsan Kamil, Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur telah berlangsung selama setu bulan.

Berbagai aktivitas telah diselenggarakan selama PMM berlangsung, salah satunya adalah belajar membuat kerajinan dari kertas bungkus nasi untuk di jadikan hiasan dinding.

Kegiatan membuat kerajinan dari kertas bungkus nasi untuk membuat hiasan dinding ini diinisiasi oleh salah satu anggota kelompok 90 gelombang 7 PMM UMM 2022. Dipilihnya kertas minyak sebagai media kerajinan adalah untuk mengajak anak-anak Panti Asuhan supaya lebih kreatif dalam membuat kerajinan.

Kerajinan dari bungkus nasi ini sendiri adalah seni melipat dan menyatukan bungkus nasi menjadi suatu yang memiliki nilai jual dan estetika tinggi. Kerajinan ini tergolong mudah untuk dibuat, namun hasilnya sangat bagus.

“Kita hanya perlu membuat pola kerajinan dan menempelkan menggunakan lem bakar pada sebuah media, bisa bisa di karton, kardus bekas, dll. Setelah membuat pola pada kertas minyak sudah jadi dan ditempelkan ke media kita tinggal membentuk menjadi kerajinan yang bagus dan menarik serta memiliki nilai estetika yang tinggi” kata Syamsuriansyah Syi’bul Huda, ketua koordinator PMM UMM.

Selama pembuatan kerajinan ini berlangsung, kata Huda, anak-anak panti terlihat antusias. Selain karena kegiatan membuat kerajinan dan menghias memang sangat menyenangkan bagi anak-anak, membuat kerajinan dari bungkus nasi ini memang cukup mudah. Bahkan salah satu anak yang mengaku tidak begitu pandai di bidang seni, berhasil membuat kerajian yang cantik dari bungkus nasi.

“Hasil dari kerajinan ini nantinya akan digunakan sebagai vas foto dan hiasan dinding, yang kemudian akan diletakkan di teras panti, atau di kamar mereka masing-masing sebagai penghias ruangan” tutur dia.

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.