PMM UMM Kelompok 73 Ajak Warga Produksi Ice Cream Beras Kencur Untuk Tingkatkan Sistem Imun

PMM UMM Kelompok 73 Ajak Warga Produksi Ice Cream Beras Kencur Untuk Tingkatkan Sistem Imun
FOTO: Foto : Suasana produksi ice cream beras kencur bersama warga (Akhmad Bhakti Prastyo)

LAMONGAN, LimaDetik.Com – Pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM) gelombang 6 kelompok 73 sedang melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Datinawong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Pandemi covid-19 menuntut semua kalangan untuk menerapkan pola hidup sehat, diantaranya mengonsumsi minuman herbal.

Produksi bersama merupakan salah satu program kerja yang disusun oleh tim PMM UMM kelompok 73. Lola, koordinator PMM UMM kelompok 73 mengatakan, kegiatan yang dilakukan mereka adalah bentuk wujud edukasi kepada masyarakat.

“Kegiatan produksi bersama warga perlu diterapkan sebagai wujud edukasi pangan kaya manfaat, apalagi dalam kondisi covid seperti sekarang ini. Beras kencur merupakan salah-satu alternatif minuman yang baik untuk kesehatan tubuh” katanya, Minggu (27/6/2021) kepada media ini.

Senada dengan rekannya Angelia, ia mengakui bahwa kegiatan produksi ice cream beras kencur ini mendapat respon positif dari warga, utamanya kaum remaja. “Cukup mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat” ucapnya.

Sementara, salah satu pemuda setempat mengatakan, produksi ice cream tersebut sangat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat.

“Kegaiatan produksi ice cream ini sangat membantu kita, karena dapat memberikan ilmu baru bagaimana cara pembuatan ice cream itu” ujar Fellic, remaja Desa Datinawong yang mengikuti kegiatan produksi bersama.

“Sebelumnya kan beras kencur diolah biasa seperti jamu, jadi kita kurang suka untuk mengonsumsinya. Sedangkan kalau sekarang ini kan diolah menjadi ice cream. Tentunya hal ini dapat meningkatkan minat kita sebagai remaja untuk mengonsumsi minuman yang menyehatkan ini” tambahnya.

Menanggapi animo masyarakat, Lola kembali menyampaikan, bahwa sekalipun saat ini masih dalam pandemi. Namun pihaknya tetap harus melakukan kegiatan tersebut tapa mengabaikan prokes covid-19.

“Walaupun dalam keadaan pandemi seperti sekarang ini, kegiatan pengabdian pun tetap perlu dilaksanakan, hal ini sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Edukasi merupakan salah-satu kegiatan yang tepat untuk dilakukan, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang berlaku” tegas Lola menambahkan.

Tim PMM UMM kelompok 73 berharap agar kegiatan ini dapat bermanfaat bagi sesama, utamanya warga Desa Datinawong untuk menerapkan pola hidup sehat.

Baik dari cara konsumsi makanan atau minuman, ataupun penerapan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) agar terhindar dari paparan virus covid-19.

Penulis : Angelia Triharti Oktavia
Editor : Wahyu