Puisi  

PUISI: Rindu

Avatar of news.Limadetik
PUISI: Rindu
FOTO: Hanya Ilustrasi

PUISI: Rindu
Oleh : Herdayanti

Dari sudut pelapon kamar.
Tertolak maksud tuk memenjarakan bebasmu.

Lantas pemberian kabar dimana pijakmu.
Ialah pelerai bagi gundahku.

####
Wahai raga yang berdiri di sebrang pintu.

Telah tertitip rindu di ruas senja yang seteduh matamu.

Layaknya gelap nan terang kian bersenda.
Dikala senja menutup diri pada rongga pelapon kamarku.

#####
Engkau yang telah tertuang rindu.
Jangan hakimi aku lantaran sedang apa…?

Kala jarak menjadi pemisah, rinduku pula rindunya.
Jua memupuk rindu semakin tertumpuk.

#####
Wahai sesosok lilin di tengah gulita.
Sanggupkah pabila jarimu menepis gundah jua nestapaku.

Menolehkan ku pada kisah.
Dipesisir rongga pelapon rindu yang kian sengit.