banner podcast

“Pusaka BUMDes” Salah Satu Inovasi Keren DPMD Sampang 

  • Bagikan
Pusaka BUMDes" Salah Satu Inovasi Keren DPMD Sampang 
FOTO: Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs. R. Chalilurrachman M.Si saat membuka Rakor di dampingi Pemateri Pusaka Bumdes
Banner Iklan

SAMPANG, LimaDetik.Com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur, Siang tadi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penggunaan aplikasi Pusaka Bumdes Kabupaten Sampang 2021 di Aula DPMD Sampang pada Kamis, (06/05/2021).

Giat tersebut sekaligus sebagai ajang sosialisasi dan tutorial penggunaan aplikasi  Pusat Asistensi Dan Konsultasi Berbasis Aplikasi (Pusaka) Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa).

Turut hadir dalam giat tersebut, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs. R. Chalilurachman, M. Si, Kabid Ekonomi dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Taufiqurrahman, SH, MM, Kasi Pemberdayaan Ekonomi Desa Taufik, Kepala Seksi PMD Kecamatan Se Kabupaten Sampang, dan Pendamping Desa.

Dikesempatan tersebut, Plt. DPMD Sampang Drs. R. Chalilurachman, M. Si, menjelaskan, Pusaka BUMDesa adalah aplikasi yang bertujuan untuk mempermudah dalam pelayanan BUMDesa untuk mendapatkan pelayanan dengan baik, cepat dan tepat, serta dapat memberikan informasi dengan mudah kepada semua pihak untuk melihat perkembangan BUMDesa di Kabupaten Sampang.

“Aplikasi ini adalah salah satu inovasi kami, terobosan bagaimana kita memajukan desa dari segi IT dalam membangun desa. Kita membuat aplikasi ini dengan menggunakan SDM lokal. Kita gandeng Sahabat Go Online sebagai putera daerah untuk membuat aplikasi ini” ungkapnya.

PLT kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa drs. R. Chalilurrahman M.Si saat membuka rakordi dampingi pemateri pusaka bumdes
FOTO: Sejumlah peserta Rakor Pusa BUMDes

Ditambahkannya, rencana dan strategi DPMD ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Sampang yaitu desa membangun dan mandiri dengan tata kelola desa yang kuat.

“Pusaka BUMDes ini adalah mendorong bagaimana BUMDes itu bisa maju. Dari pemula menjadi berkembang, lalu maju dan endingnya menjadi desa mandiri” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kabid Ekonomi dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Taufiqurrahman, SH, MM, menjelaskan, Pemkab Sampang mendorong terciptanya BUMDes dalam rangka bantuan permodalan, pendampingan teknis, dan pengelolaan anggaran.

“Untuk tahun ini ada 5 BUMDes yang dapat bantuan. Karena sudah mamanfaatkan aplikasi dari provinsi Jawa timur. Di sampang sudah berdiri 164 BUMDes, sebanyak 22 BUMDes yang masuk kategori maju” jelasnya.

Taufik berharap agar semua perangkat, mulai dari kades, pendamping dan masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi tersebut. Karena manfaatnya luar biasa.

“Kami berharap agar aplikasi ini bisa di implementasikan dan di aplikasikan oleh semua pihak terkait pengelolaan BUMDes. Semua pihak harus punya keinginan untuk bersama-sama memajukan BUMDes. Semoga apa yang dicita-citakan bersama bisa terwujud” pungkasnya.

(MDS/YD)

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.