banner podcast

Puskesmas Pandian Sudah Layani Vaksinasi Tahap Kedua Dosis Kedua

  • Bagikan
Puskesmas Pandian Sudah Melayani Vaksinasi Tahap Kedua Dosis Kedua
FOTO: Kapus Pandian H.Achmad Syamsuri (dok.redaksi)
Banner Iklan

SUMENEP, LimaDetik.Com – Puskesmas Pandian Kecamatan Kota Sumenep sudah memberikan pelayanan vaksinasi tahap kedua dosis kedua sejak hari Rabu 24 Maret 2021.

Pada pelayanan vaksinasi tahap kedua ini, pihak puskesmas pandian masih melayani jumlah vaksinasi sesuai yang sudah melakukan vaksinasi pada tahap kedua dosis satu beberapa waktu yang lalu.

“Kita sudah melakukan vaksinasi tahap kedua dosis dua ini sejak hari rabu kemarin (24/3/2021) setelah sehari sebelumnya kita terima dari Dinkes. Jumlahnya masih tetap sama ya dengan vaksinasi tahap kedua dosis satu sebanyak 59 vial atau setara 590 vaksinasi” kata Kepala Puskesmas Pandian H.Achmad Syanmsuri S.Kep NS MH, Jumat (26/3/2021).

Sasaran vaksinasi tahap kedua pada dosis kedua ini masih sama dengan tahap kedua dosis satu yakni meliputi OPD TNI dan juga guru. Pada sasaran tersebut tidak ada target karena pihak puskesmas sudah memiliki catatan atau buku vaksinasi bagi peserta sebelumnya.

“Vaksinasi kita masih sama, karena kita kan sudah punya catatan peserta vaksinasi sesuai buku peserta vaksinasi yang tahap kedua pada dosis satu kemarin. Jadi tidak ada target, karena sejumlah OPD TNI termasuk guru yang kita layani” terangnya.

Jumlah vaksin untuk puskesmas pandian lanjut H.Mamad sapaan akrab Kapus pandian ini pada dasaranya berjumlah 644 vaksinasi, namun karena sejak hari sabtu kemarin pihaknya kehabisan stok maka yang terealisasi baru 590.

“Iya memang sebetulnya kami ada 664 sasaran berdasarkan data, tapi karena kami masih dapat 59 vial atau 590 sasaran vaksinasi jadi ini dulu kami laksanakan. Senin atau selasa minggu depan akan dapat tambahan lagi” tuturnya.

Terkait vaksinasi yang tidak bisa pada dosis kedua ini, pihaknya tambah Kapus pandian tetap memberikan kesempatan, sebab memang ada peserta vaksinasi yang belum bisa dilakukan karena faktor penyakit ispa.

“Nanti kalau mereka (vaksinasi) sudah sembuh dari penyakit saluran pernapasan atau Ispa baru bisa kita lakukan pemberian vaksin. Termasuk juga orang yang tensi darahnya masih tinggi kita arahkan ke bagian apotik di puskesmas agar diberikan obat terlebih dahulu sehingga jika tensinya sudah turun baru bisa kembali” tukasnya.

(yd/yd)

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *