Opini  

Sampah Masih Menjadi Permasalahan yang Belum Teratasi di Indonesia

Avatar of news.Limadetik
Sampah Masih Menjadi Permasalahan yang Belum Teratasi di Indonesia
FOTO: Ayuselvian Seja Sanggu

Oleh : Ayuselvian Seja Sanggu
Prodi: PPKN
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

___________________________________

OPINI – Saat ini sampah masih menjadi suatu permasalahan yang belum teratasi dengan baik di Indonesia. Tidak dapat dipungkiri, sampah akan selalu ada selama aktivitas kehidupan masih terus berjalan. Sampah bukan suatu permasalahan kecil, melainkan permasalahan besar yang harus selalu ditemukan jalan keluar dan bagaimana cara mengatasinya. Di Indonesia saat ini kapasitas sampah setiap harinya semakin mengalami peningkatan dan terus bertambah.

Di sini saya mengambil contoh daerah saya sendiri, tepatnya kabupaten Ende Flores Nusa Tenggara Timur. Kesadaran masyarakat di daerah saya saat ini masih sangat rendah dalam urusan menjaga kebersihan lingkungan, dengan membuang sampah tidak pada tempatnya padahal seperti yang kita ketahui, sampah itu tidak baik jika dibiarkan begitu saja karena bisa saja menimbulkan polusi udara, banjir, dan penyakit penyakit lainnya yang tidak di inginkan untuk terjadi. Kemana saja kita pergi pasti yang di lihat adalah sampah yang dibuang sembarang dan berserakan di jalan, maupun di pinggir jalan.

Bukan hanya itu, selokan, sungai, dan laut pun masih sering di temui sampah. Masyarakat belum begitu sadar dalam menjaga kebersihan dan merawat lingkungan dengan baik. Mereka belum mampu memahami dampak buruk yang terjadi dengan melakukan kecerobohan seperti itu.

Setelah dipikir pikir, sebenarnya banyak hal positif yang bisa kita lakukan dengan sampah karena sampah mempunyai nilai ekonomis dan dapat di manfaatkan misalnya, untuk energi, kompos, pupuk, bahan baku industri, dan mengolahnya atau mendaur ulang sampah menjadi suatu produk, itu jauh lebih baik sehingga menjadi sampah yang kemudian dikembalikan ke media lingkungan secara aman, ketimbang membuangnya begitu saja di sembarang tempat.

Tahap pengembangan masyarakat dalam mengolah sampah merupakan hal yang tersulit untuk dilakukan. Apabila tipe masyarakat yang ada adalah tipikal masyarakat tradisional yang perlu diberikan pengertian secara berulang-ulang untuk kemudian bisa lebih memahami. Kadang kala masyarakat juga sering salah mengerti, akhirnya partisipasi masyarakat menjadi minim dan imbasnya pada program. Pogram pengelolaan sampah menjadi terkendala dan gagal.

Disamping itu ada berbagai pendapat masyarakat yang berbeda. Serta ada diskusi-diskusi kontroversial antara pro dan kontra mengenai keberhasilan dan kegagalan program serta dampak program terhadap proses pembangunan ekonomi sosial dan kelingkungan di daerah yang bersangkutan.

Hal tersebut merupakan alasan yang mendesak untuk mengadakan perbaikan terhadap tata kelola sampah sehingga terciptalah lingkungan yang indah dan bersih serta bebas dari penyakit. Oleh karenanya perlu adanya edukasi kepada masyarakat itu sendiri. Pendampingan yang terus menerus perlu dilakukan.

Untuk menumbuhkembangkan, dan membina peran serta masyarakat secara terarah, yakni diperlukan program yang dilaksanakan secara konsisten, menyeluruh dan berdasar pada penyebar luasan ilmu pengetahuan, penggalian kesadaran, peneguhan sikap dan pembentukan perilaku yang baik pada masyarakat.

Tentunya kita pasti sangat senang jika hidup di lingkungan yang sehat, bersih serta jauh dari penyakit, maka dari itu ayo tingkatkan rasa kesadaran kita akan kebersihan lingkungan dengan merawat, menjaga, dan selalu melestarikannya. Dengan begitu kita bisa merasakan kebahagiaan hidup dalam lingkungan itu dan kelak Ank cucu kita masih bisa merasakan keindahan keindahan yang ada.

Penulis: Ayuselvian Seja SangguEditor: Wahyu