Seberapa Pentingnya Perusahaan Menerapkan Manajemen Strategi di Masa Pandemi?

Seberapa Pentingnya Perusahaan Menerapkan Manajemen Strategi di Masa Pandemi?
FOTO: Ilustrasi

Penulis:
Ronaldo Angga Ardi Gutawa
Kiki Agilia Agustin
Brahma Zulfikar P

Perlu kalian ketahui manajemen strategi ini sudah tidak asing lagi khususnya bagi perusahaan dan pengusahan yang baru memulai usaha nya itu sendiri. Akan tetapi banyak pengusaha perorangan yang baru memulai tidak melakukan manajemen strategi,Yang dimana seharusnya dilakukannya manajemen strategi agar usaha yang di jalankan atau dilakukan ini tidak terjadi kesalahan atau merugi dalam segi apapun.

Di dalam dunia bisnis Strategi Manajemen ini terdiri dari 3 aspek yaitu pembuatan strategi Perumusan strategi ini meliputi penetapan tugas dan tujuan jangka panjang, identifikasi peluang dan ancaman eksternal serta kekuatan dan kelemahan organisasi, perumusan alternatif strategis dan penentuan strategi yang tepat untuk diadopsi penerapan strategi Penerapan strategi ini meliputi penetapan tujuan operasi tahunan, pengorganisasian kebijakan, motivasi karyawan dan pengalokasian sumber daya sehingga strategi yang telah ditetapkan sebelumnya dapat dilaksanakan.

Dalam masa pandemi seperti saat ini, karyawan tidak bisa bekerja secara langsung ke perusahaan. Sesuai anjuran dari pemerintah karyawan bisa bekerja secara WFH (work from home), yang mengakibatkan kinerja perusahaan kurang optimal. Perusahaan harus bisa menerapkan manajemen strateginya dengan baik, tidak bisa dipungkiri banyak sekali perusahaan yang mengalami kerugian yang signifikan bahkan sampai ada yang bangkrut.

Maka dari itu seperti yang sudah dihimbaukan oleh pemerintah pengusaha harus bisa menerapkan strategi langkah bertahan dengan cara tidak melakukan PHK (pemutus hubungan kerja) secara masif kepada karyawan. Dengan cara beralih strategi bisnis, perusahaan perlu mengevaluasi strategi yang sudah dijalankan apakah mampu bertahan di era pandemi seperti ini atau perlu membuat strategi yang baru.

Jika strategi yang sudah dijalankan bisa berjalan dengan baik secara WFH maka dapat dipertahankan, apabila strategi yang sudah diterapkan tidak berjalan dengan baik. Maka perusahaan disarankan untuk mengganti model bisnis seperti fokus ke kelompok target pasar tertentu dengan mengganti cara penjualan yang dari on site menjadi online, serta melakukan perubahan perombakan pada divisi karyawan agar perusahaan bisa berjalan optimal.

Manajemen Strategi Keuangan Perusahaan yang dapat diterapkan untuk menghadapi
Pandemi COVID-19

Menggunakan Defense Strategy.

Dalam praktiknya, pengaturan keuangan dalam berbisnis harus didesain untuk jangka tujuh hingga delapan bulan mendatang atau setidaknya aman sampai kuartal satu 2021. Salah satu caranya dengan menggunakan defense strategy. Kita bisa mulai menghitung fix cost, dan kita lepaskan ongkos paling besar. Pemotongan ini adalah untuk memastikan apakah perusahaan bisa tetap menyimpan uang di masa-masa sulit seperti sekarang ini. Selain itu, perusahaan juga harus beradaptasi dengan perubahan prilaku konsumen, dan mencari tau apa kebutuhan konsumen saat ini dengan begitu penjualan akan dapat terus berjalan.

Selain itu untuk mengelola keuangan perusahaan, maka perusahaan akan melibatkan rancangan elemen yang akan memaksimalkan sumber daya keuangan perusahaan dan menggunakannya secara efisien. Beberapa elemen pada manajemen keuangan strategis mencakup beberapa hal berikut ini.

Perencanaan

Tahap ini adalah tahap paling awal untuk menerapkan manajemen strategik untuk mengelola keuangan suatu perusahaan. Secara umum manajemen strategi, bertujuan untuk mengembangkan visi & misi, membantu identifikasi peluang eksternal dan ancaman, menetapkan kelemahan serta kekuatan internal perusahaan, menetapkan tujuan jangka panjang, dan membuat strategi alternatif untuk mencapai tujuan. Namun dalam bidang keuangan, maka hal-hal diatas difokuskan pada aspek keuangan atau finansial. Artinya, perlu untuk mengidentifikais peluang dan ancaman di bidang keuangan dna keuntungan, menentukan tujuan jangka pendek dan panjang pada sektor keuangan perusahaan, dan hal-hal lainnya yang bersangkutan dengan keuangan perusahaan perlu untuk direncakana sebaik mungkin.

1. Tetapkan tujuan dengan tepat.
2. Mengidentifikasi dan mengukur sumber daya yang tersedia dan potensial.
3. Tulis rencana keuangan bisnis tertentu.

Penganggaran

Kemudian adalah melakukan penganggaran, untuk mengelola keuangan yang baik maka tentu harus ada anggaran awal yang digunakan sebagai acuan dalam menjalanka aktifitas keuangan perusaaan. Penggaran ini akan membantu fungsi perusahaan dengan efisiensi keuangan, dan mengurangi kemungkinan akan terjadinya kekurangan atau kerugiaan.

1. Identifikasi area yang mengeluarkan biaya operasi paling besar, atau melebihi biaya yang dianggarkan.
2. Pastikan likuiditas yang cukup untuk menutup biaya operasional tanpa memanfaatkan sumber daya eksternal.
3. Mengungkap area di mana perusahaan dapat menginvestasikan pendapatan untuk mencapai tujuan lebih efektif.

Menetapkan Prosedur yang Sedang Berlangsung

Menetapkan prosedur yang telah dipaparkan diatas merupakan strategi selanjutnya.. Pada tahap ini dilakukan pengembangan strategi pendukung, merencanakan struktur keuangan yang efektif, mengatur ulang usaha pemasaran yang dilakukan, mempersiapkan anggaran, dan mengembangkan dan utilisasi sistem informasi. Tahap ini juga bisa sekaligus dilakukan sebagai tahap akhir dalam manajemen strategis untuk mengelola keuangan. Kita bisa mengevaluasi untuk tahu kapan strategi tertentu tidak bekerja dengan baik.

1. Kumpulkan dan analisis data.
2. Membuat keputusan keuangan yang konsisten.
3. Melacak dan menganalisis varians — yaitu, perbedaan antara hasil yang dianggarkan dan aktual.
4. Mengidentifikasi masalah dan mengambil tindakan korektif yang tepat.