Banner Ucapan Selamat

Sering dapat Keluhan, Bupati Sumenep Minta Aktivitas Bongkar Muat Tidak di Depan Toko

  • Bagikan
Sering dapat Keluhan, Bupati Sumenep Minta Aktivitas Bongkar Muat Tidak di Depan Toko
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi (tengah) Sekda Sumenep Edy Rasiadi (kiri) dan Plt Asisten Pemerintahan Agus Dwi Saputra (kanan)
Banner Iklan

SUMENEP, LimaDetik.Com – Banyak keluhan masyarakat terkait macetnya lalu lintas di daerah tertentu di Kota Sumenep, khususnya daerah pertokoan yang memiliki aktivitas bongkar muat akhirnya mendapat respon dari Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH.MH.

Bupati Achmad Fauzi meminta dan berharap agar pemilik toko di sepanjang jalan di wilayah Kecamatan Kota Sumenep, mempunyai gudang bongkar muat barang, demi mencegah dampak negatif terhadap arus lalu lintas (lalin) di sekitar lingkungannya, sehingga tidak menghambat pengguna jalan.

Hal tesebut disampaikan Achmad Fauzi, saat acara Focus Group Discussiaon (FGD) pembinaan dan penataan gudang toko di Kantor Bupati, Kamis (3/6/2021) dimana pihaknya sering mendapat keluhan masyarakat terhadap pemilik toko yang tidak memiliki gudang, sehingga setiap melakukan bongkar muat barang berdampak negatif kepada masyarakat pengguna jalan umum, karena di sepanjang jalan toko itu sering terjadi kemacetan.

“Sering ada keluhan dari masyarakat kepada saya dan kepada Pemkab Sumenep agar dilakukan penataan gudang toko di Kecamatan Kota, sehingga tidak merugikan masyarakat akibat kegiatan bongkar muat barang di pinggir jalan sering menghambat arus lalu lintas, bahkan tidak jarang terjadi laka lantas” kata Bupati.

Secara tegas orangnomer satu di Kabupaten Sumenep menyatakan, aktivitas bongkar muat angkutan barang sangat penting dalam menunjang perekonomian lokal, tetapi pemilik toko hendaknya dalam mengelola bisnisnya ini tidak mengganggu kenyamanan masyarakat utamanya pengguna jalan umum.

“Harus ada gudang tempat mereka (toko) bongkar muat, agar pengguna jalan umum tidak terganggu dan tidak menimbulkan dampak yang negatif yang mengarah pada laka lantyas. Karena selama ini banyak kendaraan yang melakukan bongkar muat menggunakan bahu jalan dan ini sangat mengganggu bagi pengguna jalan lainnya” tegas Bupati Achmad Fauzi, SH.MH.

Oleh karenanya lanjut Bupati muda ini, pemerintah daerah mengadakan FGD dengan pemilik toko yang ada untuk bersama-sama mencari solusi terbaik, agar bongkar muat barang itu tidak mendapat keluhan masyarakat terlebih meninmbulkan dampak negatif.

“Kita melihat ini sangat penting, untuk itulah kami mengundang pemilik toko untuk duduk bersama mencari solusi yang terbaik, karena saya ingin membangun Sumenep lebih maju, sehingga setiap ada masalah harus dipecahkan bersama seperti forum ini” terangnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan Setdakab Sumenep, Agus Dwi Saputro mengungkapkan, selama ini, pemilik toko di wilayah Kecamatan Kota Sumenep tidak mempunyai tempat bongkar muat barang, yang dampaknya kendaraan angkutannya memakai badan jalan umum untuk parkir. an dampaknya kemacetan sering terjadi.

“Kami mengajak pemilik toko duduk bersama, dan FGD ini, murni ide Bupati untuk bertemu dengan pemilik toko guna mengatasi persoalan bongkar muat barang di toko agar tidak dikeluhkan masyarakat pengguna jalan. Jadi melalui forum ini ada tindak lanjut penyelesaian dalam rangka menjaga kelancaran lalu lintas dan kualitas lingkungan di Kecamatan Kota, dan pada intinya kita cari solusi bersama sama agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari” pungkasnya.

(yd/efa)

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *