SMA Negeri 1 Ambunten Jadi Pilihan Kejari Sumenep Jaksa Masuk Sekolah

Avatar of news.Limadetik
SMA Negeri 1 Ambunten Jadi Pilihan Kejari Sumenep Jaksa Masuk Sekolah
FOTO: Dari Kanan, Kepala SMAN 1 Ambunten, Sirajum Munir, Kasi Intel Kejari Sumenep, Novan Bernadi, Jaksa Nur Fajariya

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Kejaksaan Negeri (Kejari) Negeri Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar sosialisasi hukum bagi anak sekolah sebagai upaya mencegah terjadinya pelanggaran atau kejahatan di lingkungan sekolah.

Kegiatan sosialisasi hukum tersebut dikemas dalam acara Jaksa Masuk Sekolah dan berlangsung di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep Jawa Timur.

Dalam acara Jaksa Masuk Sekolah di SMAN 1 Ambunten rombongan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep disambut dengan hadrah persembahan siswa/i SMAN 1 Ambunten.

Kepala SMAN 1 Ambunten, Drs Sirajum Munir, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Sumenep, Novan Bernadi, SH.MH beserta rombongannya yang berkenan hadir memberikan pencerahan terhadap hukum terhadap siswa siswi yang ada.

“Kami sangat berterimakasih atas kehadiran Pak Kasi Intel Kejari Sumenep bersama rombongannya yang berkenan hadir pada kesempatan ini. Kami yakin dengan hadirnya bapak ibu di tengah tengah siswa siswi SMAN 1 Ambunten akan mampu memberikan pencerahan hukum bagi anak anak kami” katanya, Kamis (29/9/2022).

Menurut Kepala SMAN 1 Ambunten, pihaknya pernah beberapa kali kecolongan atas kenakalan anak didiknya, yang sampai berusan dengan hukum hingga akhirnya harus menjalani hukuman.

“Pernah siswa kami ada yang terlibat asusila, ada juga yang terlibat kejahatan narkoba. Kami sangat perihatin, tentu dengan itu kami sangat berharap kehadiran Jaksa di SMA 1 Ambunten ini akan menjadi pencerah bagi anak anak kami” ungkapnya.

SMA Negeri 1 Ambunten Jadi Pilihan Kejari Sumenep Jaksa Masuk Sekolah
FOTO: Siswa/i SMAN 1 Ambunten saat mengikuti kegiatan Jaksa Masuk Sekolah

Sementara itu, Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Novan Bernadi menanggapi apa yang menjadi keresahan Kepala SMA Negeri 1 Ambunten, Sirajum Munir atas kenakalan siswa di Sekolah.

Menurut Novan, kenakalan remaja atau kenakalan anak di sekolah pada umumnya merupakan hal yang lumrah, selama itu tidak keluar atau melabrak hukum.

“Kenakalan anak selolah itu wajar, namun harus tetap dalam koridor kenakalan anak pada umumnya. Tapi kalau sudah melawan hukum, tentu konsekuensinya akan bergadapan dengan pidana” katanya.

Oleh karena itu kata Novan, siswa/i SMAN 1 Ambunten, jangan sampai melakukan kesalahan yang berakibat berhadapan dengan hukum, salah satunya jangan sampai mendekati barang terlarang seperti narkoba atau sabu dan sejenisnya.

“Nakal bagi siswa itu lumrah ya, tapi nakalnya jangan sampai berurusan dengan hukum. Jangan mau disuruh orang melakukan atau jual narkotika, jangan melakukan kejahatan kriminal. Begal, pelecehan seksual, sebab itu nanti akan fatal jadinya” terangnya.

Kasi Intel dengan perawakan jangkung itu menegaskan, masa depan anak bangsa bergantung pada generasi seperti yang ada di SMAN 1 Ambunten. Itu karenanya dia meminta agar para siswa hati hati dalam setiap bertindak agar tidak sampai menjadi korban kejahatan.

“Kejahatan itu muncul dari berbagai hal, salah satunya penggunaan handphone yang tidak tepat sasaran, contoh bermedsos dengan serampangan sehingga lepas kontrol yang berakibat pada pelanggaran UU ITE. Karena terpancing membuat berita hoax. Begitu juga jangan terpancing untuk mendekati narkotika atau sejenis. Termasuk kejahatan lainnya” tukasnya.

Terpantau dalam acara tersebut, tidak kurang dari 100 siswa siswi yang ikut hadir dalam kegiatan Jaksa Masuk Sekolah tersebut. Hadir pula sejumlah dewan guru SMAN 1 Ambunten.

Respon (1)

Komentar ditutup.