Sosialisasi PPDB Online Jenjang SD di Sampang 2021/2022

Sosialisasi PPDB Online Jenjang SD di Sampang 2021/2022
FOTO: Pelaksanaan sosialisasi PPDB online di Aula Disdik Sampang di Jalan Jaksa Agung Suprapto No.77 Sampang

SAMPANG, LimaDetik.Com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar menggelar sosialisasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun Pelajaran  2021/2022 di Aula Disdik sampang Jalan Jaksa Agung Nomor 22 Sampang, pada Senin (07/06/2021).

Hadir dikesempatan tersebut Kepala Bidang Pembinaan SD Drs. H. Arief Budiansor munikra, M. Pd, Kepala Seksi Penyelenggaran SD Rahmat Ariyanto S.Pd, M.Si, Pengelola Aplikasi Mukaddar, Korbiddikcam, Kepala Sekolah dan Operator SD.

Dikesempatan tersebut Kabid Pembinaan SD Drs. H. Arief Budiansor munikra, M. Pd, menjelaskan, tujuan diadakannya giat tersebut adalah untuk menjamin PPDB berlangsung secara obyektif, transparan dan akuntabel.

Memberikan kesempatan bagi warga negara untuk memperoleh laayanan pendidikan yang baik, tanpa diskriminatif.

“Sebenarnya pelaksanaan PPDB Online ini sudah berlangsung sejak 2016 silam, hingga sekarang masih tetap dilakukan namun terbatas karena anggaran, jangkauan jaringan dan ketersediaan jaringan di masing-masing sekolah dan faktor geografis” jelasnya.

Arief menambahkan, untuk saat ini memang lebih bagus dilakukan secara Online karena pertimbangan masa pandemi covid-19 demi menghindari kerumunan.

“PPDB online lebih menjamin akuntabikitasnya, lebih transparan dan memudahkan masyarakat saat melakukan pendaftaran” imbuhnya.

Dasar hukum pelaksanaannya adalah Permendikbud Nomor 1 tahun 2021 tentang PPDB TK, SD, SMP, SMA/SMK dan Peraturan Bupati Sampang Nomor 22 tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis PPDB tahun 2021-2022.

PPDB dilaksanakan secara Offline (Luar jaringan) dan Online (dalam jaringan). Pendaftaran dibuka tanggal 21-26 Juni 2021. Untuk pendaftaran secara Online dimulai pukul 08.00 – 20.00 WIB. sedangkan untuk pendaftaran Offline, dibuka dari pukul 08.00-14.00 WIB. Pengumuman tanggal 28 Juni 2021. Daftar ulang tanggal 1-5 Juli 2021. Permulaan Tahun Ajaran Baru tanggal 12 Juli 2021.

Untuk pendaftar mandiri secara Online bisa langsung mengunjungi Web Site dengan alamat http://ppdbsampang.com atau bisa dengan bantuan sekolah asal secara kolektif. Mengupload data diri pada tool bar, menyimpan dan mencetak bukti pendaftaran sebagai syarat daftar ulang.

Untuk pendaftar Offline, calon peserta didik baru (CPDB)/orang tua/walli dapat mendaftar secara kolektif melalui sekolah asal.atau dengan cara datang ke sekolah tujuan.

Dari 600 lembaga SD yang ada di Kabupen Sampang, hanya 10 lembaga SD yang melaksanakan PPDB secara Online diantaranya : UPTD SDN Gunung sekar I, II dan V,  SDN Dalpenang I dan III, SDN Rongtengah I, SDN Banyuanyar I, SDN Karang Dalam I, SDN Polagan I serta SDN Ketapang Barat I.

Berikut syarat pendaftaran : (1). Berusia 7 tahun atau paling rendah 6 tahun pada tanggal 1 Jui tahun berjalan (2). Terkait batasan umur bisa dikecualikan bagu peserta didiik yang mempunyai kecerdasan atau bakat istimewa serta kesiapan psikis yang dibuktikan dengan rekomendasi dari psikolog profesional. Jika tidak tersedia, bisa dilakukan oleh dewan guru sekolah.

Seleksi CBDB memperhatikan prioritas data tampung berdasar ketentuan Rombongan Belajar (Rombel) yaitu usia dan zonasi serta tidak dilakukan tes membaca, menulis dan berhitung.

Ada 3 jalur sistem PPDB : (1). Jalur Zonasi 75 % (2). Jalur Afirmasi atau diperuntukkan dari ekonomi tidak mampu 20 % (3). Jalur perpindahan tugas orang tua/wali 5 %.

Diakhir, Arief berharap dengan sistem zonasi ada perpindahan persepsi terkait keberadaan sekolah unggulan dan non unggulan yang nantinya terseleksi dengan sendirinya tentang kemampuan lembaga sekolah tersebut dalam memanege.

“Kalau tidak diimbangi oleh kepercayaan masyarakat sedari awal seperti sekarang ini, lantas kapan lagi pendistribusian input anak bisa merata ? Karena hal tersebut berkaitan dengan pemerataan mutu pendidikan yang ada di kabupaten Sampang. Kaitan dengan fasilitas, itu tergantung dari otonomi sekolah tersebut. Saya berharap dan menghimbau agar dalam pelaksanaan PPDB ini, masyarakat tetap memperhaatikan protol kesehatan covid-19” pungkasnya.

(MDS/YD)